<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649</id><updated>2011-08-01T17:33:34.590-07:00</updated><category term='Taushiyah'/><category term='Psikotes'/><category term='Tafsir'/><category term='Spirit'/><category term='Kontemplasi'/><category term='Khazanah'/><category term='Tips dan Trik'/><category term='Sirah'/><category term='Analisa'/><category term='komputer'/><category term='Hikmah'/><category term='Resensi Buku'/><category term='Konsultasi Syari&apos;ah'/><category term='my notes'/><category term='Tokoh'/><category term='Sastra'/><title type='text'>Ahlan Bikum The Shiraz.tk</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dshiraz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-62753397630118732</id><published>2010-06-29T09:10:00.000-07:00</published><updated>2010-06-29T09:21:41.615-07:00</updated><title type='text'>Seorang yang selalu ‘spesial’ dimataku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:zHLe3AoKZyx-iM:http://kfk.kompas.com/system/files/imagecache/sfk_preview_600x600/DALAM_HENING-LIU_ANDRIAN_S.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 101px; height: 134px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:zHLe3AoKZyx-iM:http://kfk.kompas.com/system/files/imagecache/sfk_preview_600x600/DALAM_HENING-LIU_ANDRIAN_S.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Malam ini, kucoba lagi mengingat-ingat. Seseorang yang selalu ‘spesial’ dimataku. Seorang yang kuyakin bisa melengkapi kekosongan hidupku. Mungkin tidak akan semua rasa yang akan bisa aku tuangkan dalam tulisan ini. Tapi cukuplah ini menjadi tumpahan rasa hati yang sampai sekarang masih mengganjal untuk ku utarakan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa lagi rutinitas harianku waktu itu sebagai seorang ‘hacker gadungan’ yang selalu berselancar di dunia maya. Membuat blog dan blog lagi. Merancang dan men design website agar tampil secanting mungkin. Hingga datang seorang teman lama yang muncul di mailbox-ku.&lt;br /&gt;Seorang simple girl yang suka bicara ceplas-ceplos, tapi sangat baik hati. Aku bahkan sudah hampir-hampir tidak ingat siapa dia. Susah sekali aku mengingat-ingat. Tapi tak kunjung ketemu dalam files otakku.&lt;br /&gt;Ketika pertama sekali membaca mail nya, hatiku langsung saja bergetar.  Entah mengapa itu. Aku-lah orangnya yang bertipe ‘tidak gampang jatuh cinta, tapi sosok satu ini sudah mampu membuatku bergetar saat pertama kali melihat photonya. “Ahh.. mungkin upload photonya pake mantra-mantra..” selorohku waktu itu.&lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya, selalu saja dia menyapa kalau ak OnLine di Yahoo Messanger. Entah ngobrol apa-an yang jelas enak dan bikin betah. Dia-lah orang pertama yang membuatku betah berlama-lama chating. Mungkin dia orangnya maniak chating, enak diajak ngobrol sampai-sampai aku betah ber jam-jam bercerita. Ada saja bahan yang tak kunjung habis-habis buat diomongin. Aku juga mulai terbuka.. talking about averything yang membuatku plong setelah chating dengannya.&lt;br /&gt;Orangnya baik hati. Suka membantu. Sungguh dia sudah banyak membantuku. Tak bisa lagi kusebutkan satu persatu karena saking banyaknya. Herannya, dia masih tetap bersahaja untuk mendengarkan smua problemku. Dan mau berfikir untuk mecarikan solusinya. Klop sekali ! fikirku. Aku juga pada dasarnya punya jiwa sosial dan solidaritas yang tinggi.&lt;br /&gt;Hingga tibalah harinya kepulanganku ke Indonesia. Aku masih ingat ketika malam itu menyusun barang-barang ke koper. Chating terakhir dengan nya sebelum meninggalkan Kairo. Aku bertekat, tidak akan melepaskannya. Sesampai di indonesia nanti tidak akan membuang-buang waktu untuk langsung ke orang tuanya. Aku tidak ingin mengulangi kesalahan dua kali karena berlama-lama dan memakai sifat ‘panyogan’.&lt;br /&gt;Hari berganti hari di kampung halaman, lama kutunggu dia OnLine. Mungkin dia sedang sibuk atau ada keperluan. Tidak biasanya dia meninggalkan Yahoo messanger berlama-lama. Aku berfikir keras, bagaimana caranya mencari moment untuk bisa bertemu dengannya.&lt;br /&gt;Akhirnya, Allah mengabulkan do’a ku. Hari itu adikku ada acara di kampus nya dan harus datang orangtuanya. Aku-lah yang datang waktu itu sebagai orang tua. Aku sudah ada firasat akan ketemuan dengan dia. Karena dalam acara sebesar ini dia mestinya hadir.&lt;br /&gt;Hari itu, Kutenangkan hatiku duduk dibelakang. Sekali-kali kepalaku celinguk ke depan mencari kalau-kalau orang yang ku cari ada di depan. Benar saja, ketika acara selesai dan break, terlihat dia berjalan dari depan bersama teman nya. Bayangkan ! betapa terpesona nya aku waktu itu. Objek yang selama ini hanya bisa aku lihat dari photo, sekarang bisa aku saksikan langsung dengan mata kepala sendiri. Walau aku merasa baru pertama kali melihatnya, tapi aku yakin sudah lama mengenal wajahnya. Itu dia ! seorang wanita berjilbab lebar yang akrab dan hangat pergaulannya.&lt;br /&gt;Kami benar-benar ketemuan. Aku, dia, dan adik ku. Jangankan menatap matanya, melihat ke arahnya aku tak berani. Hatiku dag-dig-dug, grogi bukan main. Grogi !&lt;br /&gt;Hari berikutnya, bahkan dia datang kerumahku. Menagih oleh-oleh dari Mesir, mungkin katanya. Dia bersama adiknya sudah menunggu di ruang tamu. Kemudian bangkit menyalami dan mencium tangan mama penuh santun. Bicara santun, sopan. Yang ada dalam dadaku waktu itu hanya kekaguman pada sosoknya.&lt;br /&gt;Ku bongkar habis-habisan koperku waktu itu. Tentu saja oleh-oleh spesial untuknya tidak akan lupa aku bawa. Tapi dimana ? dimana..?! berulang-ulang aku bongkar koperku, kuperiksa tas, laci meja, bahkan sampai ke kamar mandi. Tapi tetap saja hasilnya nihil !&lt;br /&gt;Baru terakhir kuingat, oleh-oleh itu ketinggalan di koper satu lagi. Di koper buku-buku yang tertinggal di Malaysia. Sama dengan oleh-oleh untuk kedua adik perempuanku dan mama. Sebuah jilbab mesir yang manis. Alamaaak.. terpaksa sore itu kutakurkan kepala. Dia pulang kerumah dengan tangan hampa. Tanpa oleh-oleh apapun !&lt;br /&gt;Sejak hari itu, aku berusaha mencari-cari informasi tentangnya. Ingin mengetahui dia lebih dekat. Dan semakin lama, semakin kuat keinginanku untuk memilikinya. Hingga suatu saat ketika selesai chating dengannya, aku begitu termenung. Lama aku termenung, menatap layar komputer dengan tatapan hampa. Ku ulang lagi mengeja kata-kata yang tertulis waktu chating dengan nya.&lt;br /&gt;Dia begitu spesial. Seorang muslimah muda dengan karir selangit. Subhanallah.. aku tidak dapat berkata-kata. Yang terbayang waktu itu hanya ingin mengukur bayang-bayang sepanjang badan. Tampaknya angan-anganku terlalu tinggi untuk memilikinya. Ia terlalu jauh diatasku. Aku melihat diriku terlalu kerdil.&lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya, tetap chating dengan nya. Seperti biasa, bercerita tentang apapun. Plong dan tidak ada yang bisa aku tutup-tutupi darinya. Bahkan untuk proses ta’aruf-ku. Terus terang kusampaikan kepadanya. Ada beberapa orang yang ingin memulai proses menuju jenjang pernikahan dengan-ku dan minta pendapatnya. Aku perhatikan reaksinya, ternyata ia tak punya rasa apa-apa. Tetap plong !&lt;br /&gt;Hingga akhirnya kuberanikan diri untuk mengutarakan maksud hati. Dengan media chating, tentunya kutekatkan chating kali ini akan mengakhiri semua kata-kata basa-basi. Langsung saat itu aku tembak. Aku ingin melamar seorang akhwat.&lt;br /&gt;Seperti biasa, dia tanya “boleh tau siapa orangnya?”&lt;br /&gt;Aku jawab, masih teman satu es-em-pe juga. Tinggal di Ibuh.&lt;br /&gt;“iya ?” mungkin dia berfikir kalau dia pasti tau orang nya. Hingga tidak ada pilihan lain dari spesifik ciri-ciri yang aku sebutkan kecuali dialah orangnya. Dia mengelak ! “ahh jangan gt, nanti aku kepedean..”&lt;br /&gt;Pada saat yang sama juga, dia juga mengutarakan niatnya berangkat ke Bandung untuk melanjutkan kuliah. Seperti yang dahulu sering ia utarakan niatnya untuk S2. Ahh.. kembali lagi aku down waktu itu. Aku tak mungkin menghalangi niatnya untuk kuliah. Di Bandung? Tentu tidak mungkin, sedangkan aku harus tetap disini, di Payakumbuh mengurus Sekolah. Akhirnya chating hari itu ditutup dengan kata-kata “anggap saja garah-garah”. Aku berdo’a waktu itu, moga Allah memberikan ia yang terbaik.&lt;br /&gt;Hari ini, malam ini. Untuk kedua kalinya aku kembali gagal menyampaikan rasa hati padanya. Mungkin aku terlalu nekat dan tidak melihat kondisi. Kembali aku tanyakan kalo aku mendambakan seorang istri seperti nya. Apakah dia mau dengan orang seperti aku ini? radd 'alayya.. dengan bahasa yang halus. Sangat halus malahan. “Apo lah spesialnyo ana, Dak ado do. Kok bantuak biaso2 se, Dak tinnggi lo do t, Kok belajar ilmu agama baru patang2 ko baru, Kok ilmu agama mangarati stek2nyo, Kok klg pas2an lo. Dk ado spesiaal2nyo do han !”&lt;br /&gt;Kembali aku yakinkan dia, kalau aku akan menerimanya apa adanya. Kuceritakan Kisah dalam film Kung fu Panda sebagai dalilku“Sup yang spesial tidak harus punya bumbu spesial, ya kan ? dragon scroll itu ternyata kosong, tidak ada apa-apa, tapi tetap punya nilai sangat spesial !”&lt;br /&gt;Tapi tetap jawabannya tak jauh beda. Sebelum terlanjur, bagus tau dulu-lah smuanya. Kalau tau gimana sebenarnya dia, pasti ilfil deh..&lt;br /&gt;So what can i do ? entah bagaimana akhirnya nanti. Entah aku salah persepsi atau penafsiran, entahlah..&lt;br /&gt;Ukhti, dimanapun engkau sekarang, aku doakan untukmu. Moga Allah memberikan pendamping yang terbaik untukmu. Kalau itu adalah aku, sungguh tak terhingga syukurku. Tapi kalau itu bukanlah aku, moga itu adalah pilihan terbaik engkau dan karunia terbesar dari Allah untukmu. Dan aku akan selalu bangga padamu dan tetap akan mendoakan yang terbaik untukmu.&lt;br /&gt;Koto Tangah, 29 juli 2010&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-62753397630118732?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/62753397630118732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/62753397630118732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2010/06/seorang-yang-selalu-spesial-dimataku.html' title='Seorang yang selalu ‘spesial’ dimataku'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-3528279374527721269</id><published>2010-02-04T23:14:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T23:13:15.832-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my notes'/><title type='text'>Aladdin Travel</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ZVY-L3IhSixidM:http://lexicorient.com/egypt/photos/zagazig01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 128px; height: 92px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ZVY-L3IhSixidM:http://lexicorient.com/egypt/photos/zagazig01.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kutapaki langkahku dipinggir Nil Zagazig. Angin malam musim dingin begitu menusuk tulang. Kusembunyikan ujung tanganku di ketiak jaket tebalku. Ah.. sudah sampai. Terlihat ‘Aladdin Travel’ tujuanku.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Law samahti, ‘andi rihlah yom sitta..”&lt;/span&gt; kucoba berbicara dengan nada selembut mungkin. Asal jangan kedengeran memelas saja. Karena memang posisiku saat ini adalah sebagai pemohon. Semoga mereka bisa mengabulkannya, mengundur hari penerbanganku ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hadratak ‘aiz yom adde ?”&lt;/span&gt; tanya si mbak itu ramah. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ihdasyar, istnasyar, talattasyar.. kidah.. yom tasyrik.”&lt;/span&gt; Jawabku setengah bergurau. Ia pun tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah menunggu lebih setengah jam, akhirnya dapat juga hasilnya. Penerbanganku dari Kairo ke Kuala Lumpur bisa di undur. Semula tanggal 6 menjadi tanggal 13. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“lakin eh.. tadfa’ ghuromah”&lt;/span&gt; buru-buru si Mbak tadi menambahkan. 400 Pound !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kata-kata ku terhenti sejenak. Denda Empat Ratus Pound ?!  Bukannya kemaren dia bilang 50 Dolar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ghuromah dah min syirkah, misy min ‘andina”&lt;/span&gt; ujar si mbak itu.Tampaknya tidak bisa ditawar lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ah.. rasanya tidak sanggup kubayar sebanyak itu. Kalau di hitung-hitung, duit di saku mungkin saja cukup. Tapi aku tak terbiasa berjalan jauh seperti ini dengan duit pas-pasan. Kita juga tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Apalagi ini kali perdana aku ke Kuala Lumpur. Takutnya malah ga’ bisa pulang dari Kuala Lumpur ke Indonesia nanti. Duit lebih itu mesti. Untuk jaga-jaga dan hati-hati kalau nanti terjadi apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ya udah, Deal. Berangkat tanggal 6 ajah. Saat itu kuberharap moga ini keputusan yang tepat. Kutelpon Kak Riko, memberitahukan hal ini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mafi ayi syaik musykilla&lt;/span&gt;. Kemudian kuberanikan diri menelpon Wati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Wati.. kak mohon maaf bana yo..” &lt;/span&gt;suaraku mulai berat. Entah gugup atau sedih, wallahu ‘alam. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Apo tu kak ?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Kak ndak bisa ikut walimah Wati do. Sabananyo waktu kak nelpon wati partamo dulu, akak lah ma hajaz tiket, dan waktu itu ka kak undur. Cuma waktu itu kan alun jaleh awak baraleknyo tanggal bara. Jadi waktu itu alun jadi ba undur lai. Baru tadi kak cubo mangundur tiket nyo, ternyata ndak bisa lai do”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ndak bisa ? ah.. ternyata dia pintar menerka. Masalahnya pada ghuromah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Bara mambayia dando kak?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tiba-tiba saja lidahku kelu. Tak bisa kujawab apa-apa. Ia kembali mengulang pertanyaan yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ampek ratus dolar.. ehh.. Ampek ratus pound”&lt;/span&gt; jawab ku gugup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Kak, santa lai Wati hubungi akak liak yo, Wati samo-samo Rahmi kini. Bia Wati ngecek-ngecek samo Rahmi dulu” &lt;/span&gt;kemudian ia memberi salam dan menutup telepon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sesampai di Hay Sabi’ kembali ku berbicara via telpon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Akak, Wati mohon bana akak jan pulang ndak. Wati baralek disiko ndak do urang tuo do akak lah urang tuo Wati. Tu ndak lo ka hadir kak. Mengenai ghuromah tadi bia Wati samo Rahmi yang bayia. Biasuak Wati agiahan pitinyo. Tapi jan ngecek-ngecek ka Kak Riko ndak kak”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pipiku panas serasa kena tampar. Mana mungkin dia yang akan membayarkan tiketku. Hati kecilku juga berbicara. Mana mungkin kutinggalkan adikku yang tiga hari lagi akan menikah dengan sahabat terdekatku. Bagaimana mungkin aku tidak akan hadir ? Apalagi kepulangan ini adalah pulang yang kemungkinan besar tidak akan kembali lagi kesini. Serasa ingin tengah malam itu juga aku kembali lagi ke Zagazig dan mengundur tiket itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pagi-pagi, Roni dan agil sudah sibuk menghidangkan burger buatan mereka. Roni sebagai orang yang mengaku berpengalaman, mengajarkan anak-anak bagaimana menyusun isi burger yang benar. Mulai dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lansyun&lt;/span&gt;, trus telur dadar, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jubnah&lt;/span&gt;, cabe dan tomat, kemudian terakhir kali diolesi sambal. Kami semua memperhatikan dengan khidmat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Telpon dari kak Riko, kak” Agil menyerahkan handphone-ku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Copek la kasiko, wak mulai acara lai..”&lt;/span&gt; kata suara diseberang sana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Iyo iko lah ka barangkek na lai kak..” &lt;/span&gt;jawabku berseloroh. Diikuti tawa anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Baru saja percakapan via telpon antara aku dan kak Riko selesai, Agil segera angkat suara “ itu akak tadi deh yang ma nelpon” katanya padaku. Aduuhh.. anak-anak kembali tertawa garing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku, Ade dan Roni berjalan bertiga menuju Sehati Restorant. Kuceritakan kepada mereka mengenai masalah tiket ini. Solusi yang kutawarkan saat itu adalah, pertama menjual tiket itu dengan harga murah kalau ada yang akan pulang. Dan kedua, minjam duit Ade dulu 400 Pound untuk bayar ghuromah tadi. Sebenarnya aku bisa nelpon orang tua, minta dikirimkan uang lagi untuk bayar ghuromah, namun tentu saja itu tidak etis dan jauh dari pribadiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ternyata kedua solusi itu ditolak. “Insya Allah kito samo-samo nanti akan bantu” jawabnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari kejauhan terlihat Bang Rafi’ baru keluar dari mobilnya. Segera ku ajak anak-anak untuk menghampiri beliau. Kuyakin beliau sebagai broker tiket dan orang yang paling berpengalaman soal travel di seantero Kairo ini, tentu saja pasti bisa memberi pencerahan tentang masalah tiket ini. Benar saja ternyata !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ghuromah &lt;/span&gt;biasanya segitar 400 Pound-lah lebih kurang. Pengunduran  atau peng-cancel-an tiket selambat-lambatnya sehari sebelum hari keberangkatan”. Setidaknya dua informasi ini membuatku berjalan tergesa-gesa menghampiri anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ambo harus baliak kini juo ka Zagazig”&lt;/span&gt; kataku pada mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lama kutatap jam yang ada di handphone-ku. Pukul 16.15! empat tambah tiga? Ah.. seakan tidak percaya aku saat itu kalau hasilnya tujuh. Sekarang pukul empat lewat.. dari Kairo ke Zagazig, ada 3 jam. Itu kalau lancar, kalo sedang apes, bisa jadi 5 jam! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Qitor &lt;/span&gt;? apa ada qitor berangkat jam segini? Sementara Travel Aladdin yang di tuju di Zagazig tutupnya ba’da maghrib! Aduuhh.. jika aku sampai di Zagazig lewat dari jam tujuh, berarti semua ini gagal sudah !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Benar-benar buntu otak ku saat itu. Apa bisa aku tiba di Zagazig saat itu kurang dari 3 Jam ?! hampir mustahil rasanya. Travelnya Tutup ba’da maghrib ?! Hahh.. jam 5 saja sudah maghrib, apalagi paling cepat aku sampai di Zagazig nanti jam 7. Belum lagi tugasku sebagai sekretaris dalam kepanitian Walimatuh ini yang mencakup sebagai koordinator dekorasi dan dokumentasi. Bahan-bahan untuk membuat undangan harus dibeli hari ini ke Samir wa Ali. Tidak ada waktu lagi, karena waktu membuat undangan dari A sampai Z hanya diberi waktu 2 hari saja! Badanku lemas, otak ku benar-benar tidak bisa berfikir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Kak, tinggakan se lah soal undangan ko dulu, rancak akak kajakan ka Zagazig kini”&lt;/span&gt; Usul Roni.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pai lah lai kak !”&lt;/span&gt; usul Agil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Yo itu hape ambo di kak Riko lu a”&lt;/span&gt; jawab ku. Kulihat Kak Riko masih sibuk berbicara dengan Bang Mukhyar soal transportasi dan resepsi pernikahan Wati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Abih pulsa nampak eh “ Ade masih aja bisa berseloroh dalam situasi begini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kutitipkan saja pada Roni untuk membeli bahan-bahan undangan ke Samir wa ‘Ali. “Pena ! kertas !” kataku panik. Ade buru-buru mengeluarkan pena dan kertas. Langsung saja kucatat bahan-bahan undangan yang akan dibeli Roni.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Karton warna hijau.. Stiker empat buah..” pena ku terhenti. Kucoba mengingat-ingat. Ahh.. semua bahan-bahan yang akan dibeli telah kucatat di handphone. Akhirnya handphone ku diminta Agil ke Kak Riko.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kak Riko berpindah handphone ke handpone Ade. Banyak sekali yang..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;to be continue...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/S2vIenQwRzI/AAAAAAAAAUo/ud7OZlMGoYY/s1600-h/DSC01033.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/S2vIenQwRzI/AAAAAAAAAUo/ud7OZlMGoYY/s400/DSC01033.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434657803613521714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-3528279374527721269?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/3528279374527721269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/3528279374527721269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2010/02/aladdin-travel.html' title='Aladdin Travel'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/S2vIenQwRzI/AAAAAAAAAUo/ud7OZlMGoYY/s72-c/DSC01033.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-7258556168185836742</id><published>2010-01-31T09:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-31T09:47:23.445-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontemplasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khazanah'/><title type='text'>Jenuh..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:K4MCkI9htR8SbM:http://www.henniker.org.uk/images/places/scotland/borders/a701trees_snow.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 96px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:K4MCkI9htR8SbM:http://www.henniker.org.uk/images/places/scotland/borders/a701trees_snow.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Tak ada yang istimewa pagi ini. Lebih kurang sama saja dengan hari-hari sebelumnya. Cuma berbeda di beban pikiranku aja. Ah! Untuk kesekian kalinya, kembali kutatap dalam2 kalender dari goresan penaku yang  melekat di dinding kamar kusam ini. 31 Januari ! berarti sisa umurku di Negri Nabi Musa ini tinggal 6 hari lagi.&lt;br /&gt;Keinginanku untuk pulang kampung begitu kuat. Aku sendiri heran tak tau mengapa. Kangen dengan orang tua ? ah, sepertinya kerinduanku tidak terlalu kuat.  Keputusan yang lumayan besar yang hanya kuputuskan dengan sekali shalat istikharah. Bahkan, aku juga belum dapat gambaran apa nanti yang akan menjadi rutinitasku jika telah sampai di Indonesia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jenuh.. bosan ! mungkin itu kata2 yang tepat untuk mewakili semua keputusan kali ini. Aku ingin kehidupan yang lebih baik, sehat dan seimbang. Tidak monoton dan jumud seperti ini. Setiap hari berhadapan dengan layar kaca dan masuk ke dunia maya. Setiap hari bertemu dengan arab2 ta'assubi dan taqallidi. Ah, sudah muak rasanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Duniaku tidak disini, potensi dan dedikasiku juga tidak mungkin disini. Entah itu fatamorgana atau nyata, fajar itu kulihat terbit dari Indonesia. Kampung halamanku, tanah kelahiranku. Mungkin itu baru angan2ku saja. Aktivitas yang penuh dengan kreativitas, imajinasi dan tantangan. Itulah duniaku! Aktivitas yang bias menampung semua potensi dan talenta yang kumiliki, dan itu tidak akan pernah kujumpai disini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Masih ku ingat kuat2, lantunan Ayat suci Alqur'an yang memekik dari corong menara Masjid Kabir sebelum subuh tadi. "Apakah bias disamakan, orang2 yang hanya duduk2 bersantai2 dengan penuh aman dan tentram dibandingkan dengan mereka yang pergi berjihad dijalan Allah dengan mengorbankan harta dan jiwa mereka?" Ah.. hatiku tersentak dari tidurku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berkali2 aku ragu. Apakah hari2 yang kulewati disini masih dihitung jihad fisabilillah disisi Allah? Atau malah sebuah pelarian dari dunia da'wah? Apakah hari2 seperti ini adalah hari2 berkah seorang talibul 'ilmi, atau hari2 yang penuh dengan kesia2an dan berlalu tiada arti?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ah, semuanya sudah cukup sampai disini saja. Bismillah, kumulai dunia baru, motivasi baru, dengan bi'ah yang baru. Indonesia !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/S2XAvi-K9BI/AAAAAAAAAUg/NVpnjeYvOno/s1600-h/a.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/S2XAvi-K9BI/AAAAAAAAAUg/NVpnjeYvOno/s400/a.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432960448566326290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-7258556168185836742?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7258556168185836742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7258556168185836742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2010/01/tak-ada-yang-istimewa-pagi-ini.html' title='Jenuh..'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/S2XAvi-K9BI/AAAAAAAAAUg/NVpnjeYvOno/s72-c/a.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-7083810040978730336</id><published>2009-11-23T04:13:00.000-08:00</published><updated>2010-01-26T21:15:49.690-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Presiden Teladan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:DGtMKI0ATnaCNM:http://traceyricksfoster.files.wordpress.com/2009/10/mahmoud-ahmadinejad.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 99px; height: 127px;" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:DGtMKI0ATnaCNM:http://traceyricksfoster.files.wordpress.com/2009/10/mahmoud-ahmadinejad.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kali ini ana tidak akan membahas tentang Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dari sudut pandang Syi'ah atau Sunni nya. Tapi lebih kepada pribadi beliau sendiri sebagai seorang presiden. Ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya: "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"&lt;br /&gt;Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:&lt;br /&gt;"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikut adalah gambaran Ahmadinejad yang belum tentu orang ketahui, dan pastiyang membuat orang ternganga dan terheran-heran :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 478px; height: 393px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled6.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 344px; height: 513px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;belum lagi secara minyak dan pertahanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://img3.uploadhouse.com/fileuploads/2983/2983649c07f7a55203f84ebe3eca755dd85cbbc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 322px; height: 246px;" src="http://img3.uploadhouse.com/fileuploads/2983/2983649c07f7a55203f84ebe3eca755dd85cbbc.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 479px; height: 359px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 521px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled4.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;13. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 360px; height: 480px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/untitled5.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;14. baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. Berikut dokumentasi pernikahan Putra Seorang Presiden&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sebegitu sederhanakah dia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/nikah3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 423px; height: 317px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/nikah3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/nikah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 423px; height: 317px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/nikah.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/nikah4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 423px; height: 317px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/nikah4.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/ahmadinejad5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 423px; height: 317px;" src="http://i235.photobucket.com/albums/ee24/cahtk/ahmadinejad5.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-7083810040978730336?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7083810040978730336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7083810040978730336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/11/presiden-teladan-sekaligus-presiden.html' title='Presiden Teladan'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-777987147116399817</id><published>2009-11-01T01:53:00.000-07:00</published><updated>2010-01-26T21:11:01.995-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komputer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>Tips Merawat PC Agar Tetap Awet</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:3PgTRvq6YT9VOM:http://www.rd.ca/cms/images/image/protect_291_20081010-105931.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 115px; height: 115px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:3PgTRvq6YT9VOM:http://www.rd.ca/cms/images/image/protect_291_20081010-105931.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gangguan pada komputer tidak saja disebabkan oleh kerusakan atau kesalahan teknis pada piranti keras dan piranti lunak. Virus dan Spyware adalah gangguan pada komputer yang disebabkan oleh pihak eksternal dengan tujuan yang beragam seperti untuk mencuri data-data anda, merusak hardware anda, menghapus file, menghilangkan fungsi tertentu, mengambil alih kontrol pada komputer teman teman kaskuser dan lain sebagainya. Yang pasti sangat langka atau mungkin tidak ada virus dan spyware yang membawa kuntungan pada komputer yang terinfeksi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Virus dan spyware komputer bisa menyerang komputer teman teman baik yang sering online maupun yang tidak pernah online ke internet sekalipun. Komputer yang dihubungkan dengan disket atau usb flash disk pun bisa tertular dari software yang diinstall apabila tidak hati-hati. Jika telah terinfeksi suatu virus atau spyware yang hanya aktif bila komputer terhubung dengan internet, maka si virus atau spyware akan aktif ketika komputer sedang online.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikut ini adalah berbagai tindak pencegahan dan perbaikan pada komputer yang terkena virus atau spyware baik yang ringan maupun yang tingkat berat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;A. Pencegahan Agar Komputer Terhindar Virus dan Spyware&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Hati-hati pada Attachment Email&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jangan membuka file attachment pada email yang teman teman terima walaupun dari orang yang teman teman kenal jika attachment tersebut mengandung file program dengan extension atau akhiran .exe, .pif, .bat, dan lain sebagainya. Baca dengan teliti email yang dikirim, apakah gaya e-mail sama dengan yang biasa dikirim. Terkadang email yang teman teman terima berasal dari orang sunda, tapi menggunakan bahasa inggris, rusia, cina, dll pada emailnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Pasang / Install Software Keamanan Yang Terbaru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pastikan komputer terinstall 3 jenis software keamanan utama dan terpasang dengan setting yang otomatis mengamankan komputer, tanpa harus menyalakan terlebih dahulu. Mereka adalah anti virus untuk menangkal virus, anti spyware untuk menangkal spyware, dan firewall untuk menangkal serta memblokir serangan hacker serta koneksi dari luar. Untuk yang versi gratis dan bermutu bagus anda bisa menggunakan AVG antivirus untuk anti virus, Ad-Aware untuk antri spyware dan Zone Alarm untuk program firewall. Pastikan kesemuanya update / sudah terupdate dengan definition dan patch terbaru yang memperkecil peluang virus dan spyware varian baru melakukan infeksi pada komputer pc atau laptop teman teman. Jangan lupa pula untuk menjalankan scan pada komputer secara berkala untuk membunuh virus dan spyware yang baru menginfeksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Jangan Gegabah Menginstall Software&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hati-hati terhadap software yang teman teman install baik yang beli dari cd bajakan di toko-toko cd, dari download di internet, dari teman, dan lain sebagainya. Virus maupun spyware bisa saja bersembunyi pada program yang di pasang tanpa teman teman sadari. Biasakanlah untuk membackup semua file penting secara berkala pada flash disk, cd atau dvd agar bila terjadi sesuatu hal yang fatal, teman teman tidak akan kehilangan data.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Awasi User / Orang Lain Yang Memakai Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika komputer teman teman dipakai oleh orang lain, pastikan dia tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan komputer teman teman. Teman teman dapat membuat account khusus untuk tamu / guest dengan batasan-batasan tertentu yang dapat seting sendiri. Seseorang yang mungkin tidak teman teman duga bisa saja menginstall program, mencolokkan usb atau memasukkan disket yang mengandung virus atau spyware. Bahkan bisa juga memasang dengan sengaja software mata-mata untuk merekam segala aktifitas dan password yang biasa teman teman gunakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Waspada Selalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada komputer teman teman, segera putuskan dan cabut sambungan ke koneksi internet ataupun jaringan network lan. Kemudian jalankan anti virus, anti spyware dan cek firewall apakah sudah berjalan dengan baik dan semestinya. Apabila teman teman mendapatkan pertanyaan untuk menginstall software dari situs yang tidak jelas tolaklah mentah-mentah. Ikuti perkembangan update patch atau tambalan lubang keamanan pada setiap software yang terpasang dan mendapatkan access internet pada program firewall.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;B. Perbaikan Komputer Yang Terinfeksi Virus dan Spyware&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Matikan Internet dan File Sharing Jaringan Network&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika komputer terhubung dengan jaringan lokal atau internet, segera putuskan dan bila perlu cabut, untuk memastikan 100% benar-benar tidak terkoneksi. Terkadang virus dan spyware memanipulasi komputer sehingga seolah-olah sudah tidak terhubung lagi dengan jaringan luar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Update dan Scan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Langkah pertama untuk perbaikan jika teman teman merasa ragu-ragu ataupun merasa yakin bahwa komputer teman teman terserang virs atau spyware adalah melakukan update. Update dapat dilakukan baik melalui download internet maupun secara offline jika memiliki filenya dari orang lain. Setelah terupdate dengan definition yang baru maka sebaiknya langsung melakukan scanning untuk segera menyingkirkan virus yang ditemukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Aktif Pada Komunitas Mailing List / Forum Tentang Keamanan Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semakin banyak bergabung dengan komunitas komputer, maka semakin banyak orang yang akan membantu teman teman jika sedang dalam masalah. Jangan takut dan malu untuk menanyakan masalah yang teman teman hadapi biarpun masalah itu sepele. Gunakan nama samaran jika perlu. Di luar sana terdapat banyak orang yang mungkin pernah mengalami hal yang sama dengan teman teman. Di samping itu mungkin akan mendapatkan tips jalan pintas, solusi, saran, dan sebagainya dari komunitas tersebut. Biasanya virus dan spyware yang terbaru juga dibahas pada komunitas tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Format Harddisk Jika Tidak Ada Jalan Keluar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika semua cara telah dijalani dan tidak ada yang memberikan solusi yang memuaskan teman teman dapat mengambil jalan pintas terakhir, yaitu dengan memformat ulang hard disk. Pastikan data yang penting bagi teman teman sudah ada cadangannya pada medium lain yang tidak terinfeksi virus, spywre serta program jahat lainnya. Kemudian format hard drive teman teman dan install os dan prgram aplikasi yang biasa dipakai. Setelah semua ok, maka copy kembali file-file penting teman teman pada komputer yang fresh tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Jangan Sembarang Menginstall Game / Aplikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bagi para temen temen gamers yang mau install game / aplikasi buat pc,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;kalian harus tau dulu semua hardware dalam pc yg teman teman punya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;kalau spesifikasi hardware pada CPU yang teman teman punya lebih rendah dari pada yang dibutuhkan untuk menginstall game / aplikasi, maka janganlah menginstal game ataupun aplikasi itu, karena walaupun teman teman telah berhasil menginstallnya dengan sukses, game / aplikasi itu tidak dapat bekerja dengan maksimal, malah membuat PC teman teman menjadi berat alias&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;loading lama. Contohnya jika teman teman mau menginstall DOTA / Point Blank&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;agar game ini dapat bekerja secara maksimal teman teman harus memiliki vga 256MB, RAM 1GB dan Hardisk yang cukup untuk menginstal game ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-777987147116399817?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/777987147116399817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/777987147116399817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/11/tips-merawat-pc-agar-tetap-awet.html' title='Tips Merawat PC Agar Tetap Awet'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-5777163355814319203</id><published>2009-10-20T18:31:00.000-07:00</published><updated>2010-01-26T21:12:17.362-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>Belajar Al-Qur`an Dalam Hitungan Jam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://qultummedia.com/images/stories/artikel/5jam-quran.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 186px;" src="http://qultummedia.com/images/stories/artikel/5jam-quran.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penulis buku 5 Jam Lancar Membaca &amp;amp; Menulis Al-Qur`an telah menciptakan pedoman yang praktis dan mudah kepada seluruh lapisan masyarakat yang belum bisa menguasai baca-tulis Al-Qur`an dengan baik dan benar. Hal ini karena keprihatinannya kepada masyarakat yang masih banyak belum mampu membaca Al-Qur`an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan berbagai kajian dan pengembangan metode pembelajaran membaca Al-Qur`an bersama Al-Huda Training Center, ia telah berhasil menyusun buku tersebut dengan nama Metode Al-Huda Power. Metode ini menjadi solusi dalam menghadap kesulitan membaca Al-Qur`an.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan mempelajarinya, kita akan mendapatkan petunjuk dan cahaya sebagaimana firman Allah SWT. “Al-Qur`an ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Ali Imran [3]: 138)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selain itu, kita juga akan mendapatkan banyak keutamaan. Rasulullah saw bersabda,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya.” (HR Bukhari).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Metode di dalam buku terbitkan QultumMedia ini sudah dikaji dan diujicobakan oleh penulisnya hampir delapan tahun lamanya. Semakin hari, sambutan masyarakat luas sangat luar biasa. Belum genap satu tahun, buku ini pun mengalami cetak ulang hampir tiap bulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kenapa demikian? Karena masyarakat telah banyak membuktikan metode ini. Dengan waktu yang sangat singkat, mereka sudah mampu membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selain itu, keutamaan buku ini memiliki nilai tambah lain. Jika Anda membelinya, berarti Anda juga telah bersedekah dan menginvesatikan harta dan diri Anda untuk kehidupan akhirat yang abad. Sebagian hasil penjualan buku ini disalurkan ATC Al-Huda untuk diinvestasikan dalam bentuk pendidikan Al-Qur`an.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-5777163355814319203?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/5777163355814319203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/5777163355814319203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/belajar-al-quran-dalam-hitungan-jam.html' title='Belajar Al-Qur`an Dalam Hitungan Jam'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8500570944805073109</id><published>2009-10-10T12:13:00.000-07:00</published><updated>2010-01-26T21:08:08.689-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontemplasi'/><title type='text'>Buktikan Pedulimu !</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StDdS4Jyf7I/AAAAAAAAAJw/r2iLSNF-tcc/s1600-h/asd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 116px; height: 106px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StDdS4Jyf7I/AAAAAAAAAJw/r2iLSNF-tcc/s400/asd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391052070343311282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kalo perhatiin tingkah laku remaja sekarang saya jadi keinget sama lagu jadul alias jaman dulu yang judulnya Astaga, potongan liriknya begini “Ooo, Astaga Apa yang sedang terjadi, astaga hendak kemana semua ini, bila kaum muda sudah tak mau lagi peduli, mudah putus asa dan kehilangan arah ”.. ehem cukup nyanyinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke-oke kayaknya ada benernya juga tuh lagu, remaja sekarang kurang peduli terhadap berbagai masalah di sekitarnya, jangan-jangan mereka berfikir mumpung masih muda, terus yang dipentingkan cuma hura-hura. Hadduh kalo pola pikirnya kayak gitu ngak banget deh ini namanya pemborosan nggak bermanfaat bin nggak ada gunanya samasekali malah bisa jadi dosa, nggak percaya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;So, kebanyakan yang dipikiran mereka masalah pribadinya melulu contohnya banyak tuch remaja yang dipikirannya gaya atau fashion terus, katanya biar  tekor asal nyohor (gubragg!!) kata orang sunda mah loba gaya tapi eweuh duitna (huhuy, banyak gaya tapi uang nggak ada).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Maaf nih buat Sis (kaum hawa) nyinggung dikit, kalo ngomongin masalah gaya atau penampilan, bagi mereka fashion wajib update terus tiap detik (hehe, berlebihan), biar dibilang fashionable (mode on) katanya atau biar jadi trendsetter, tapi kalo diperhatiin kesannya justru maksain banget ya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Coba dech liat, contohnya para remaja yang jadi korban sinetron, ngak cuma bom aja yang efeknya dahsyat, ternyata sinetron bisa lebih booming  (hehe) mereka banyak yang ngikutin seleb-seleb pujaannya mulai dari ujung rambut sampe ujung kuku jempol kaki. Walaupun aurat terbuka lebar, berpenampakan bebas di muka umum dan beredar di mana-mana (udah kayak tabloid) tapi tetep aja tuh mereka ngikutin gaya seleb pujannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Waduh selamat menderita aja buat para ikhwan godaanya makin berat, iya apa iya? Jangan-jangan malah para cowok juga seneng liatin cewek kayak gitu, hadduch setiap ada cewek liat pasti dikomentarin “Wuichh gitar spanyol lewat, bukan cuy itumah gilingan padi, nah kalo yang ini baru buldoser” (hahaha aja-aja ada tuh).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;So, seharusnya kesucian perempuan bener-bener wajib dijaga, jangan sampe malah mempermudah kaum adam melakukan zina, yang paling sering mungkin tanpa sadar dilakukan adalah zina mata. Kehormatan perempuan adalah mahkota yang tidak bisa dinilai oleh apapun, kalo pengen dihargai sama orang lain hargailah diri sendiri dulu. Amanah yang besar dari Allah Swt. (kesucian) harus selalu dijaga dengan teguh dan kuat. Rusaknya akhlak generasi bisa disebabkan pula oleh perempuan, karena itu, jagalah apa yang Allah Swt. telah berikan untuk perempuan, saya yakin bisa bikin perempuan tambah is the best deh!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oke-oke! Bro en Sis, masalah kepedulian para remaja emang memprihatinkan mereka kurang peka terhadap masalah sekitarnya, mungkin udah jadi hobi hura-hura atau ngabisin duit buat ngebela-belain nonton konser musik yang ngak ada manfaatnya, malah sering menjerusmuskan mereka pada hal-hal yang negatif kayak tawuran, minum-minuman keras, atau pakai narkoba (sambil nonton konser).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Apa sih sebenernya yang mereka cari? Kesenangan? hmm! Kalo kesenangan yang dicari kayaknya nggak tuh, kenyataannya justru banyak yang meninggal sia-sia karena tawuran atau mati terinjak-injak karena nonton konser musik (na’udzubillahiminzalik!). Ada juga nich yang lebih mentingin malam mingguan dari pada aktif atau hadir di pengajian, nah tuch sapa yang hobi pacaran? (hmm, Pacaran? Ngak ah!).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bro en Sis, tingkah laku yang kayak gitu bener-bener nggak baik sama sekali. Nggak bermanfaat dan bisa menjadi dosa, setuju? Ya! kalo saya sih setuju banget, bukan karena saya yang menulis artikel ini atau cuma nyidir prilaku remaja sekarang (toh saya juga masih remaja hehe), tapi itu prilaku yang amat sangat banget sekali (wah lebay deh gue!) nggak mencerminkan seorang muslim. Agama kita Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;So, wajib hukumnya memangdang segala suatu hal dan bertingkah laku sesuai peraturan hidup dalam Islam (nah catet tuh) dan kita wajib untuk peduli terhadap agama kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Buat para remaja ayo! Kita tunjukkin kepedulian kita! Lebih perhatian terhadap lingkungan sekitar. Pernah kepikiran nggak bahwa kita suka ngak sadar kalo di antara kita masih ada teman yang nggak sanggup bayar SPP karena memang tidak punya uang. Banyak teman yang pengen ngelanjutin sekolah atau kuliah tapi terbentur sama biaya. Yang lebih penting lagi banyak teman kita yang belum mengerti Islam (atau malah dia sendiri cekak pengetahuan agamanya, cape deh hikshiks) ini wajib untuk kita perhatikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Masih banyak yang hidup dalam kemiskinan serba kekurangan dan bahkan kelaparan yang berakibat kehilangan nyawa, apa kita ngak peduli? (Halloww!! Kok diem, masih bacakan?) Buka mata hati dan pikiran, dan harusnya perasaan kita terusik lalu kita mulai berpikir. Apa yang kita bisa lakukan buat mereka, nih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kepedulianpun butuh pengorbanan demi kepentingan orang lain. Ada kisah, sahabat Anas ra. pernah bagikan daging kambing yang udah dimasak kepada seorang temannya. Tapi teman itu nggak langsung menyantapnya, melainkan memberikannya kepada orang lain yang dianggap lebih membutuhkan. Teman yang disebut terakhir ini pun memberikan lagi kepada tetangganya. Begitu seterusnya, al-hasil daging itu berputar sampai sepuluh rumah. Itu salah satu contoh bentuk kepedulian sahabat Nabi yang akhirnya jadi teladan juga bagi orang-orang di sekitarnya. Itulah yang terjadi kalo jiwa sosial dan kepedulian udah menular kesemua tetangga. Keren kan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dakwah adalah kepedulian, lho&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Allah SWT berfirman, yang artinya: “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma`ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka ta`at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS at-Taubah [9]: 71)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kita mungkin tidak punya cukup harta untuk membantu teman-teman yang serba kekurangan, dan yang mungkin kita juga bener-bener cekak hartanya, tapi ini jangan dijadikan alasan untuk tidak peduli ke sesama (setuju?). Karena kita punya kekuatan yang lain,  kemampuan untuk berbicara dan kemampuan untuk menulis, menyuruh/mengerjakan yang makruf, mencegah dari yang mungkar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kita diwajibkan untuk berdakwah, karena dakwah adalah bentuk kepeduliaan kita terhadap sesama, siapapun bisa melakukannya kok. Nggak harus kiayi, ustad., atau da’I, mulailah dari diri kita sendiri, bahkan Allah akan memberikan rahmat (pahala) atas kepedlian kita, dan janji Allah itu pasti. Oya, ini juga harus diimbangi sama tingkah laku kita juga. Jangan sampe kita dakwah tapi ilmu agamanya cekak (wah wah tong kosong bunyinya nyaring). Nah untuk mengasah kemampuan juga menambah ilmu kita dalam berdakwah solusinya adalah dengan terus belajar dan terus aktif dipengajian supaya kita punya teman yang saling membantu dan mengingatkan dalam berdakwah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bro en Sis, setiap kalimat amar makruf nahi munkar yang disampaikan itu juga dakwah. Kalo lagi ngobro-ngobrol bareng temen lalu kita sambil beri nasihat yang landasannya Islam, ini juga termasuk dakwah. Bagian dari kepedulian, lho.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nah, yang lagi populer di situs pertemanan seperti Facebook itu juga bisa kita manfaatin buat dakwah. status wall atau di fasilitas chatting-nya kita tulis atau kita diskusikan masalah yang sifatnya mengingkatkan kepada kebaikan dan menegur kesalahan-kesalahan teman lainnya. Seru kan? Bisa bikin hobi kita lebih bermanfaat. Nggak membuang waktu kita seharian di depan komputer untuk hal-hal yang nggak penting dan nggak perlu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasulullah sw. bersabda: “Hendaklah kalian benar-benar menyuruh perbuatan yang makruf dan benar-benar melarang perbuatan yang munkar, atau (bila tidak kalian lakukan) Allah akan menjadikan orang-orang jahat di antara kalian berkuasa atas kalian semua (yang akibatnya banyak sekali kejahatan dan kemungkaran diperbuatnya) lalu orang-orang yang baik di antara kalian berdoa (agar kejahatan dan kemungkaran itu hilang) maka doa mereka (orang-orang baik itu) tidak diterima” (HR al-Bazzar dan ath-Thabrani)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hadis lainnya, Rasulullah saw bersabda: “Tidaklah suatu kaum yang orang-orang taatnya lebih banyak daripada pelaku maksiatnya, tetapi mereka membiarkannya, melainkan Allah akan mengadzabnya secara merata.” (HR Ahmad dan Baihaqi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasullulah SAW pun sampai memeringatkan kita tentang kewajiban kita dalam berdakwah. Kalo kita renungkan jadi teringat bencana tsunami, serem ya? Tentunya kita nggak mau itu terjadi lagi. Maka, terus deh belajar Islam dan apa yang kita peroleh segera sampaikan kembali kepada orang-orang di sekitar kita. Insya Allah dapet keberkahan hidup (wah indah banget kan?).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kita juga patut mencontoh kepedulian dan kasih sayang Nabi Muhammad saw.  Malah kasih sayang beliau nggak cuma terbatas kepada manusia aja, bahkan juga pada binatang dan pohon. Beliau memberi makan binatang dengan tangannya sendiri bahkan beliau pernah merawat biantang yang sakit. Saat berperang pun Rasulullah saw. memerintahkan pasukan Islam demi menegakkan keadilan Islam, yakni agar mereka tidak membunuh anak kecil, orang tua, kaum wanita dan mereka tidak mencabut pohon dan tidak juga merobohkan rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Allah berfirman yang artinya: “Serulah (manusia)  ke jalan Tuhanmu (Islam) dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS an-Nahl [16]: 125)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan juga, “Dan siapakah yang lebih baik perkataannya  daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shaleh dan berkata: sesungguhnya aku termasuk golongan kaum muslimin.”(QS Fushshilat [41]: 33)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bro en Sis, kita wajib untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang baik dan benar, jangan sampe salah dalam mengartikan bentuk kepedulian itu sendiri. Jangan mentang-mentang peduli, tapi nggak memperhatikan proses dan pelaksanaanya. Ati-ati lho, itu bisa jadi sia-sia dan berdosa. Nggak bisa juga dibenarkan peduli antar sesama jika melindungi teman yang salah dengan bersekongkol dalam kebohongan. Kepedulian itu juga nggak dibenarkan dalam perbuatan maksiat. Sebab, ini namanya bekerja sama dalam kemungkaran atau kejahatan berencana! bisa kena pasal hukuman berlipat-lipat plus hukuman di akhirat nanti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tentang keberkahan atau pahala dakwah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasulullah saw bersabda:“Siapa saja yang menyeru manusia kepada petunjuk (Islam),dia pasti akan dapat pahala yang diperoleh orang yang mengikuti petunjuk itu tanpa mengurangi sedikitpun pahalanya.” (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tuh kan! Pahala kita bisa terus bertambah berlipat ganda lebih dahsyat dari sistem Multi Level Marketing deh!  So, kita harus terus belajar Islam, sehingga tetap terjaga dari kesalahan dan selalu punya bahan untuk disampaikan ke orang lain. Ayo! Tegaskan niat kita, bahwa hidup harus punya arti bagi manusia lainnya. Jadilah sahabat bagi mereka, sahabat yang mampu saling tolong-menolong dalam kebaikan dan kesabaran. Insya Allah hidup ini akan lebih bermakna dan Allah akan mempermudahkan kita dalam berdakwah (Amin).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Walaupun sebagai manusia biasa yang nggak luput dari kesalahan, tapi jangan sampe jadi penghambat kita untuk terus berdakwah. Kita bisa bergaul dengan orang yang bisa saling mengingatkan dan menegur ketika kita salah. Kita nggak bakal berlama-lama dan yakin pasti nggak bakal betah dengan kesalahan. Justru kita akan segera bangkit dan kembali menelusuri jalan yang lurus (kalo bisa berlari, biar lebih cepet hehe). Jalan yang diridhoi Allah (jalan Allah dan RasulNya). Wah mantap toh, enak toh? Tunggu apalagi toh?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yuk. saatnya kita peduli terhadap agama kita. Kalo udah peduli sama agama sendiri pastinya peduli juga sama yang lainnya karena aturan Islam jelas mengatur segala aspek kehidupan. Kita bakal peduli antar sesama dan bahkan kepada makhluk-makhluk ciptaan Allah yang lainnya seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Islam satu-satunya solusi dan wajib jadi perhatian dan kepedulian dalam hidup kita. Insya Allah akan memberikan ketenangan dan rasa percaya diri. Karena semua solusi, masalah-masalah dan peraturan hidup udah tercantum jelas dalam Islam dan tidak ada keraguan dalam al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kadang kita bisa stress sampe depresi dalam menghadapi masalah-masalah kehidupan dan kurang percaya diri, mungkin mau minta tolong dan berdoa pun nggak PD (kalo begitu gimana mau berdakwah pada orang lain?)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Kok bisa begitu?” Ya, itu karena pemahaman Islamnya yang kurang dan ditambah lagi kelakuan serta tingkah laku yang tidak berdasarkan Islam atau belum melihat segala sesuatunya dari sudut pandang Islam. Nah jadi teramat penting dan wajib untuk terus belajar Islam dan dakwah agar tumbuh kepedulian kita terhadap sesama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Walaupun nggak salah (loh? Berarti bener dong) setiap dakwah yang kita lakukan pasti ada rintangannya, tapi kita nggak perlu takut, mundur terus tersungkur deh (hehe). Ayo maju terus kawan! Karena tantangan itu wajar dan juga ujian buat kita yang harus ditaklukan. Allah Maha Mengetahui atas apa-apa yang kita perjuangkan di jalanNya. Surga adalah janji Allah Swt.. Jadi, nggak ada tuh kata sia-sia dalam berdakwah di jalan Allah. Apalagi dilakukan saat sekarang ini (bulan Ramadhan) pahalanya berlipat-lipat ganda pastinya (huhuy!). Ayo buktikan pedulimu terhadap sesama dengan cara berdakwah untuk mengingatkan mereka akan keagungan Islam. Ya, semoga saja banyak kaum muslimin yang makin bangga dengan agamanya. Siap untuk buktikan pedulimu? Yes!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8500570944805073109?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8500570944805073109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8500570944805073109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/buktikan-pedulimu.html' title='Buktikan Pedulimu !'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StDdS4Jyf7I/AAAAAAAAAJw/r2iLSNF-tcc/s72-c/asd.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-1030905766623035258</id><published>2009-10-07T09:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T09:04:31.991-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taushiyah'/><title type='text'>Rahasia dibalik Musibah Gempa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Ssy76H3rCwI/AAAAAAAAAJA/bv4krZm5zW4/s1600-h/gempa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 107px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Ssy76H3rCwI/AAAAAAAAAJA/bv4krZm5zW4/s400/gempa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389889461275003650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua yang dilaksanakan dan ditetapkan. Sebagaimana juga Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua syari’at dan semua yang diperintahkan. Allah menciptakan berbagai tanda-tanda kekuasaan-Nya sesuai yang Dia kehendaki. Dia pun menetapkannya untuk menakut-nakuti hamba-Nya. Dengan tanda-tanda tersebut, Allah mengingatkan kewajiban hamba-hamba-Nya, yang menjadi hak Allah ‘azza wa Jalla. Hal ini untuk mengingatkan para hamba dari perbuatan syirik dan melanggar perintah serta melakukan yang dilarang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا نُرْسِلُ بِالآيَاتِ إِلا تَخْوِيفًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah Kami memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti.” (Qs. Al-Israa: 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala juga berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu benar. Dan apakah Rabb-mu tidak cukup (bagi kamu), bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu.” (Qs. Fushilat: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allag Ta’ala pun berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلَى أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِنْ فَوْقِكُمْ أَوْ مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ أَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعًا وَيُذِيقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah (Wahai Muhammad): “Dia (Allah) Maha Berkuasa untuk mengirimkan adzab kepada kalian, dari atas kalian atau dari bawah kaki kalian, atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan), dan merasakan kepada sebagian kalian keganasan sebahagian yang lain.” (Qs. Al-An’am: 65)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari meriwayatkan di dalam kitab shahihnya, dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tatkala turun firman Allah Ta’ala dalam surat Al An’am [قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلَى أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِنْ فَوْقِكُمْ], beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a: “Aku berlindung dengan wajah-Mu.” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan (membaca) [أَوْ مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ], beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a lagi, “Aku berlindung dengan wajah-Mu.” [2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Abu Syaikh Al Ash-bahani, dari Mujahid tentang tafsir surat Al An’am ayat 65 [قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلَى أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِنْ فَوْقِكُمْ], beliau mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah halilintar, hujan batu dan angin topan.  Sedangkan firman Allah [أَوْ مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ], yang dimaksudkan adalah gempa dan tanah longsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah, bahwa musibah-musibah yang terjadi pada masa-masa ini di berbagai tempat termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah guna menakut-nakuti para hamba-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Musibah Datang Dikarenakan Kesyirikan dan Maksiat yang Diperbuat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Perlu diketahui), semua musibah yang terjadi di alam ini, berupa gempa dan musibah lainnya yang menimbulkan bahaya bagi para hamba serta menimbulkan berbagai macam penderitaan, itu semua disebabkan oleh perbuatan syirik dan maksiat yang diperbuat. Perhatikanlah firman Allah Ta’ala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan musibah apa saja yang menimpa kalian, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah mema’afkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (Qs. Asy-Syuura: 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala juga berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nikmat apapun yang kamu terima, maka itu dari Allah, dan bencana apa saja yang menimpamu, maka itu karena (kesalahan) dirimu sendiri.” (Qs. An-Nisaa: 79)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala menceritakan tentang umat-umat terdahulu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu krikil, dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur (halilintar), dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” (Qs. Al-Ankabut: 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Kembali pada Allah Sebab Terlepas dari Musibah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, wajib bagi setiap kaum muslimin yang telah dibebani syari’at dan kaum muslimin lainnya, agar bertaubat kepada Allah ‘Azza wa Jalla, konsisten di atas agama, serta menjauhi larangan Allah yaitu kesyirikan dan maksiat. Sehingga dengan demikian, mereka akan selamat dari seluruh bahaya di dunia maupun di akhirat. Allah pun akan menghindarkan dari mereka berbagai adzab, dan menganugrahkan kepada mereka berbagai kebaikan. Perhatikan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al-A’raaf: 96)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala pun mengatakan tentang Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَوْ أَنَّهُمْ أَقَامُوا التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِمْ مِنْ رَبِّهِمْ لَأَكَلُوا مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada mereka dari Rabb-nya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka.” (Qs. Al-Maidah: 66)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ, أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ, أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggahan naik ketika mereka sedang bermain? Maka apakah mereka merasa aman dari adzab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiadalah yang merasa aman dari adzab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-A’raaf: 97-99)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Perkataan Para Salaf Ketika Terjadi Gempa]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al ‘Allaamah Ibnul Qayyim –rahimahullah- mengatakan, “Pada sebagian waktu, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan izin kepada bumi untuk bernafas, lalu terjadilah gempa yang dahsyat. Akhirnya, muncullah rasa takut yang mencekam pada hamba-hamba Allah. Ini semua sebagai peringatan agar mereka bersegera bertaubat, berhenti dari berbuat maksiat, tunduk kepada Allah dan menyesal atas dosa-dosa yang selama ini diperbuat. Sebagian salaf  mengatakan ketika terjadi goncangan yang dahsyat, “Sesungguhnya Allah mencela kalian.” ‘Umar bin Khatthab -radhiyallahu ‘anhu-, pasca gemba di Madinah langsung menyampaikan khutbah dan wejangan. ‘Umar -radhiyallahu ‘anhu- mengatakan, “Jika terjadi gempa lagi, janganlah kalian tinggal di kota ini.” Demikian yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim -rahimahullah-. Para salaf memiliki perkataan yang banyak mengenai kejadian semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Bersegera Bertaubat dan Memohon Ampun pada Allah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat terjadi gempa atau bencana lain seperti gerhana, angin ribut dan banjir, hendaklah setiap orang bersegera bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala, merendahkan diri kepada-Nya dan memohon keselamatan dari-Nya, memperbanyak dzikir dan istighfar (memohon ampunan pada Allah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika terjadi gerhana bersabda, “Jika kalian melihat gerhana, maka bersegeralah berdzikir kepada Allah, memperbanyak do’a dan bacaan istighfar.”[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Dianjurkan Memperbanyak Sedekah dan Menolong Fakir Miskin]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula ketika terjadi musibah semacam itu, dianjurkan untuk menyayangi fakir miskin dan memberi sedekah kepada mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ارْحَمُوا تُرْحَمُوا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayangilah (saudara kalian), maka kalian akan disayangi.”[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا مَنْ فِى الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang menebar kasih sayang akan disayang oleh Allah Yang Maha Penyayang. Sayangilah yang di muka bumi, kalian pasti akan disayangi oleh Allah yang berada di atas langit.”[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ لاَ يَرْحَمُ لاَ يُرْحَمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang tidak memiliki kasih sayang, pasti tidak akan disayang.”[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari ‘Umar bin Abdul Aziz –rahimahullah- bahwasanya saat terjadi gempa, beliau menulis surat kepada pemerintahan daerah bawahannya agar memperbanyak shadaqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Yang Mesti Diperintahkan Pemimpin Kaum Muslimin kepada Rakyatnya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara sebab terselamatkan dari berbagai kejelekan adalah hendakanya pemimpin kaum muslimin bersegera memerintahkan pada rakyat bawahannya agar berpegang teguh pada kebenaran, kembali berhukum dengan syari’at Allah, juga hendaklah mereka menjalankan amar ma’ruf nahi mungkar. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta’at kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijakasana.” (Qs. At-Taubah: 71)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ, الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الأرْضِ أَقَامُوا الصَّلاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الأمُورِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa, (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar ; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” (Qs. Al-Hajj : 40-41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (Qs. Ath-Thalaaq: 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat semacam ini amatlah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Anjuran untuk Menolong Kaum Muslimin yang Tertimpa Musibah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa menolong saudaranya, maka Allah akan selalu menolongnya.”[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang membebaskan satu kesusahan seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan melepaskannya dari satu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan akhirat. Barangsiapa memberikan kemudahan kepada orang yang kesulitan, maka Allah akan memudahkan dia di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan selalu menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya.”[8] Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab shahihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits-hadits yang mendorong untuk menolong sesama amatlah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kepada Allah kita memohon agar memperbaiki kondisi kaum Musimin, memberikan pemahaman agama, menganugrahkan keistiqomahan dalam agama, dan segera bertaubat kepada Allah dari setiap dosa. Semoga Allah memperbaiki kondisi para penguasa kaum Muslimin. Semoga Allah menolong dalam memperjuangkan kebenaran dan menghinakan kebathilan melalui para penguasa tersebut. Semoga Allah membimbing para penguasa tadi untuk menerapkan syari’at Allah bagi para hamba-Nya. Semoga Allah melindungi mereka dan seluruh kaum Muslimin dari berbagai cobaan dan jebakan setan. Sesungguhnya Allah Maha Berkuasa untuk hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik hingga hari pembalasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mufti ‘Aam Kerajaan Saudi Arabia&lt;br /&gt;Ketua Hai-ah Kibaril ‘Ulama’, Penelitian Ilmiah dan Fatwa&lt;br /&gt;‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 9/148-152, Majmu’ Fatawa wa Maqolaat Mutanawwi’ah Li Samahah As Syaikh Ibnu Baz, Mawqi’ Al Ifta’ (http://alifta.net)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggang, 14 Syawwal 1430 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerjemah: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Footnote:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Yang mengalami tanda kurung semacam ini “[…]” di awal paragraf adalah tambahan judul dari penerjemah untuk memudahkan pembaca dalam memahami tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Tafsir Al Qur’an no. 4262 dan At Tirmidzi dalam Tafsir Al Qur’an no. 2991&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Jumu’ah no. 999 dan Muslim dalam Al Kusuf no. 1518&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya no. 6255.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] Diriwayatkan oleh At Tirmidzi dalam Al Birr wash Shilah no. 1847.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 5538 dan At Tirmidzi dalam Al Birr wash Shilah no. 1834.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Mazholim dan Al Ghodhob no. 2262 dan Muslim no. 4677 dengan lafazh yang disepakati oleh keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8] Diriwayatkan oleh Muslim dalam Adz Dzikr, Ad Du’aa dan At Taubah no. 4867 dan At Tirmidzi dalam Al Birr wash Shilah no. 1853.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[9] Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz lahir pada tahun 1330 H di kota Riyadh. Dulunya beliau memiliki penglihatan. Kemudian beliau tertimpa penyakit pada matanya pada tahun 1346 H dan akhirnya lemahlah penglihatannya. Pada tahun 1350 H, beliau buta total. Beliau telah menghafalkan Al Qur’an sebelum baligh. Beliau sangat perhatian dengan hadits dan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan ilmu tersebut. Beliau pernah menjabat sebagai Mufti ‘Aam Kerajaan Saudi Arabia dan Ketua Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Fatwa di Saudi Arabia). Beliau meninggal dunia pada hari Kamis, 27/1/1420 H pada umur 89 tahun. (Sumber: http://alifta.net/Fatawa/MoftyDetails.aspx?ID=2)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-1030905766623035258?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/1030905766623035258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/1030905766623035258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/rahasia-dibalik-musibah-gempa.html' title='Rahasia dibalik Musibah Gempa'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Ssy76H3rCwI/AAAAAAAAAJA/bv4krZm5zW4/s72-c/gempa.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-6896905879241754673</id><published>2009-10-05T21:05:00.000-07:00</published><updated>2009-10-06T23:12:58.728-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisa'/><title type='text'>Kado Lebaran Penuh Misteri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsrFMHfJ43I/AAAAAAAAAI4/-pNdDIUEknM/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 88px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsrFMHfJ43I/AAAAAAAAAI4/-pNdDIUEknM/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389336716061041522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Copas dari &lt;a href="http://eramuslim.com"&gt;Eramuslim.com&lt;/a&gt;, Oleh: Sapto Waluyo (Direktur Eksekutif Centre for Indonesian Reform)&lt;br /&gt;Kematian Noordin M. Top masih menjadi misteri sekaligus kontroversi. Penggerebekan Detasemen Khusus 88 Antiteror di Jebres, Solo (17/9/2009) berlangsung tanpa liputan media massa. Tidak seperti biasanya yang penuh sorotan kamera wartawan. Tapi hasilnya, setelah dilansir polisi, ternyata justru memancing perdebatan. Polisi haqqul yaqin salah satu jenazah yang tertembak di lokasi adalah Noordin berdasarkan pemeriksaan sidik jari dan tes DNA. Namun, pengamat terorisme, Dynno Chressbon memperoleh informasi kunci dari kerabat Noordin, dan kontan meragukannya. Keraguan juga diperlihatkan mantan aktivis Darul Islam, Al-Chaidar dan Wakil Ketua Komisi III DPR, Soeripto.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bila kita refleksi ke belakang, suasana mencekam sangat terasa bagi warga sekitar lokasi penyergapan, karena serangan berlangsung di pekan terakhir Ramadhan. Warga baru saja menunaikan shalat tarawih, tiba-tiba puluhan aparat mengepung rumah Agus Susilo di desa Kepuhsari, Mojosongo. Di dalamnya tak hanya ada empat lelaki tersangka teroris, melainkan juga ada seorang perempuan sedang hamil tua, Puteri Munawaroh, isteri Susilo sang tuan rumah. Sebagaimana peristiwa penyergapan di Temanggung, Jatiasih dan Wonosobo, kita sekali lagi menyaksikan kebrutalan aparat Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sesungguhnya misi yang dikejar aparat, sehingga harus menembak mati keempat tersangka: Bagus Budi Santoso (alias Urwah), Aryo Sudarso (alias Aji), Agus Susilo (alias Adib), dan sosok yang disangka Noordin? Apakah aparat sedang menerapkan prinsip penghukuman tanpa proses peradilan, ataukah sedang mengalami disorientasi karena isu terorisme yang bercabang kepentingan? Sebagian warga yang kritis mulai meragukan bahwa kelompok teroris itu benar-benar berbahaya, sebab mereka tidak melihat upaya optimal aparat untuk melumpuhkan, misalnya, dengan menggunakan gas air mata dan bom pembius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanehan Operasi Densus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keganjilan sudah terasa sejak detik pertama penyergapan. Menurut laporan petugas keamanan yang memeriksa kondisi korban, semua tersangka tewas karena luka tembak sekitar pukul 00.00 – 00.30 tengah malam (Republika, 17/9/2009). Setelah itu terjadi kebakaran akibat tertembaknya tabung tanki motor yang terkena peluru atau ledakan bom TNT yang dilemparkan aparat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, setelah kondisi senyap akibat kebakaran justru terdengar berondongan peluru sampai jam enam pagi diselingi jeda beberapa kali. Apa sebenarnya yang ditakutkan 15 aparat Densus yang mengepung rumah itu dan puluhan petugas yang mengamankan lokasi dari keingintahuan wartawan dan warga sekitar? Apa benar Noordin hendak meledakkan diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri sendiri akhirnya menyatakan bahwa Noordin tertembak peluru aparat, sehingga terbukti dia tidak terlalu nekad seperti digembar-gemborkan pengamat. Senjata yang ditemukan pun hanya sepucuk pistol baretta, senapan M-16 lengkap dengan amunisinya dan granat tangan, serta bahan peledak sebanyak 200 kilogram. Tak ada rompi anti peluru yang biasa dikenakan Noordin, dan tidak semua tersangka di dalam rumah itu bersenjata yang mungkin mengancam keselamatan petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fakta yang gamblang itu, Komnas HAM melontarkan kritik keras. "Penanganan terhadap kasus terorisme sudah banyak sekali dilakukan, seharusnya Polri tidak boleh arogan dengan skenarionya sendiri. Polri harus mempertimbangkan semua masukan. Yang disesalkan adalah perlakuan Polri yang terlalu vulgar," ujar Wakil Ketua Komnas HAM Bidang Internal, Ridha Saleh (Detikcom, 17/9/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan serupa dinyatakan pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, yang mengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). "Kalau mampu menangkap teroris hidup, poinnya lebih bagus," simpul Umar. Selama ini para teroris selalu tewas di tangan petugas, sehingga latar belakang aksi mereka tidak terungkap. Pertanyaan penting semisal apa benar mereka ingin mendirikan negara Islam dan sebagainya, belum terjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Umar berharap aksi Densus 88 di Solo kali ini bukan merupakan pengalihan isu yang bersifat politis. Sebab, publik sedang dicekam isu petinggi Polri yang terlibat penggelapan dana Bank Century dan kemudian melakukan balas dendam dengan menangkap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kredibilitas Polri sebagai institusi sedang dipertanyakan, termasuk pula integritas kepemimpinan nasional yang seyogyanya mengarahkan aparat penegak hukum bekerja sesuai dengan prinsip imparsial dan akuntabilitas publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Koordinator Badan Pekerja ICW (Indonesian Corruption Watch), Emerson Yuntho, kesal karena berita penggerebekan teroris mengalihkan perhatian masyarakat dari upaya pelemahan terhadap pemberantasan korupsi. "Jangan sampai kita terlena dengan berita teroris, sehingga melupakan DPR yang sedang ngebut membahas dan akan mengesahkan RUU Tipikor," jelas Emerson. Baginya, koruptor adalah teroris sejati (the real terrorist), karena teroris cuma bisa merusak satu-dua bagian saja, tapi koruptor menimbulkan destruksi yang besar dan sistemik bagi bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karunia atau Bencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan waktu penyergapan Densus memiliki efek khusus sebagaimana pemilihan waktu operasi oleh kelompok teroris. Kapolri menyatakan di depan khalayak wartawan bahwa di bulan penuh berkah (Ramadhan), bangsa Indonesia diberi ‘karunia’ dengan tertangkapnya para teroris. Insiden itu karunia atau bencana? Karena, masyarakat menangkap pesan yang keliru bahwa aparat penegak hukum ternyata lebih memilih eksekusi langsung tanpa proses peradilan, dengan demikian terjadilah gejala impunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri bersyukur dan menyambut gembira keberhasilan Densus 88 melumpuhkan Noordin Top dan kelompoknya. Hal itu terlihat dalam dialog santai dengan wartawan di Istana Negara. Menurut SBY, Noordin dan Azahari, selama ini telah mengotaki serangkaian pengeboman di Tanah Air. Karena itu, tewasnya kedua tokoh itu diharapkan membuat situasi keamanan makin kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas untuk memerangi teroris akan terus dilanjutkan, kata SBY, yang akan dilantik pertengahan Oktober nanti untuk periode kedua. Tak ada nada keprihatinan atas jatuhnya korban dalam pernyataan itu, apalagi koreksi atas tindakan Densus yang eksesif. Seakan itu menunjukkan bahwa pemerintah telah mengetahui segala rencana aksi kontra-terorisme yang dijalankan Densus di lapangan, dengan segenap resiko pelanggaran HAM dan rusaknya kredibilitas pemerintahan baru hasil pemilu 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu berbeda dengan sikap pemerintah Malaysia, seperti terlihat dari pernyataan Mendagri Hishammuddin Hussein, yang menyesalkan kematian Noordin Top. Menurut Hishammuddin, seandainya Noordin masih hidup, maka ia bisa masuk program rehabilitasi untuk memperbaiki perilakunya. Hisham mengakui, perbuatan yang dilakukan Noordin memang salah, sehingga hukuman berat harus dijatuhkan. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan bagi proses rehabilitasi sebagaimana dijalankan terhadap kelompok militan lain (The Star, 18 September 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU Antiterorisme yang diterapkan di Indonesia tak seketat ISA Malaysia atau USA Patriot Act, namun perilaku aparat Densus ternyata sama kerasnya. Densus yang bergaya ‘militeristik’ telah mengaburkan kebijakan kontra-terorisme yang komprehensif. Aksi ofensif sebenarnya hanya salah satu aspek, dan bukan faktor utama, dalam kebijakan kontra-terorisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paul R. Pillar (dalam Howard dan Sawyer, 2004) menyebut kebijakan kontra-terorisme yang efektif sekurang-kurangnya menyangkut empat faktor: kondisi sosial yang memotivasi lahirnya aksi kekerasan, kemampuan individu/kelompok untuk melakukan kekerasan, perhatian teroris terhadap target yang diincarnya, dan sistem pertahanan untuk mencegah aksi teror berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi ofensif seperti penyergapan dan penembakan Densus 88 mungkin menekan kapabilitas dan intensi kelompok teroris, tapi tak berkaitan dengan perbaikan kondisi sosial dan pemantapan sistem pertahanan. Kondisi sosial yang rawan tercermin dari makin maraknya radikalisasi akibat tindakan aparat yang malfungsi. Sementara sistem pertahanan-keamanan sering terabaikan, misalnya: pembenahan badan intelijen agar bekerja demi kepentingan nasional dan terbebas dari intrik politik, kontrol terhadap peredaran senjata dan bahan peledak, reformasi di bidang imigrasi dan administrasi kependudukan, serta hubungan diplomatik yang setara dan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kado Misteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks itu, Presiden SBY tak cukup hanya bersyukur dengan kado lebaran yang memprihatinkan: empat jenazah tersangka teroris dan seorang ibu hamil yang terluka parah. Lebih bermartabat, apabila tersangka teroris tertangkap hidup dan segera diadili. Peristiwa ini akan menandai: apakah pemerintahan baru yang dipimpinnya tetap melindungi seluruh warga negara atau justru mendiskriminasi kelompok tertentu? Stigma teroris kini sama kejamnya dengan label komunis dan ekstrem kanan atau ekstrem kiri di masa Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kado lebaran yang mengerikan itu akan membuktikan: apakah kepemimpinan SBY pada periode kedua benar-benar efektif mengendalikan seluruh aparatus negara agar bekerja sesuai fungsinya di alam demokrasi atau segelintir oknum aparat memanfaatkan kelemahan pimpinan untuk melindungi kejahatan mereka? Kebijakan kontra-terorisme, seperti dirumuskan Marta Crenshaw (2001), merupakan produk dari dinamika politik di dalam dan luar pemerintahan, termasuk persaingan antara badan dan elite pemegang keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jumpa pers, Kombes Petrus Reinhard Golose, Kepala Unit V dan Cybercrime di Mabes Polri mengungkapkan isi laptop Noordin yang ditemukan dalam penyergapan. Ia menyebut rekaman video pelaku bom Marriott dan Ritz Carlton (Dani dan Nana) serta surat tersangka yang masih buron, Syaifuddin Zuhri, sebagai digital evidences. Itu bukti untuk kesalahan siapa, karena pelaku utama sudah tewas, kalau benar Dani dan Nana faktanya? Apakah itu alibi bagi Densus 88 untuk menyergap dan menembak mati Syaifuddin dan Syahrir yang sampai sekarang masih buron? Apakah polisi bersungguh-sungguh mengumpulkan bukti kejahatan teroris agar dapat diperiksa dalam proses peradilan yang jujur, atau untuk membenarkan tindakan ofensif di luar batas? Putusan peradilan yang memvonis mati tiga tersangka Bom Bali I (Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra) sangat berbeda substansinya dengan eksekusi terhadap Azahari, Noordin dan tersangka lain yang belum dibuktikan kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun alasan aparat untuk mengungkap isi laptop yang misterius asal-usulnya itu, Dynno Chressbon tetap meragukannya, karena Noordin selama ini tidak pernah diketahui membawa laptop. Masyarakat juga terusik, bagaimana mungkin buron kelas kakap dalam pelariannya masih punya waktu untuk mendokumentasikan semua aksi terornya dalam sebuah laptop. Apalagi tujuan dokumentasi itu, menurut polisi, hanya untuk proposal mencari dana. Terorisme di Indonesia memang penuh misteri, terutama terkait siapa dalang (mastermind) dan penyandang dananya. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penulis adalah alumni S. Rajaratnam School of International Studies, Singapura dan partisipan Advanced Course on Counter-Terrorism (2007). Email: sapto.waluyo@gmail.com.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-6896905879241754673?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6896905879241754673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6896905879241754673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/kado-lebaran-penuh-misteri.html' title='Kado Lebaran Penuh Misteri'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsrFMHfJ43I/AAAAAAAAAI4/-pNdDIUEknM/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-3478769125884484510</id><published>2009-10-05T09:41:00.000-07:00</published><updated>2009-10-23T15:16:55.109-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>8 Trik Melawan Malas Saat Bangun Pagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoilYGfzVI/AAAAAAAAAIw/Yuz99t54Okw/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 90px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoilYGfzVI/AAAAAAAAAIw/Yuz99t54Okw/s400/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389157929622424914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gerakan yang tepat di pagi hari akan membuat Anda fokus, bersemangat dan tampak positif meski rutinitas sehari-hari cukup melelahkan. Dikutip dari Prevention, Senin (10/8/2009), ini dia 8 tips yang akan membuat juragan2 menyambut pagi dengan lebih bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Lihatlah Sesuatu Yang Berwarna&lt;br /&gt;“Ketika mata Anda terbuka dan melihat sesuatu yang berwarna, adrenalin akan terpicu dan seketika itu pula energi Anda akan terdorong,” ujar Leatrice Eiseman, direktur eksekutif dari Pantone Color Institute.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan warna-warna cerah seperti merah, orange atau kuning pada bantal, selimut atau apapun yang berada dekat area kasur ketika Anda membuka mata untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bangun dan Lihatlah Bunga Mawar&lt;br /&gt;“Melihat sekuntum bunga mawar ketika terbangun, terutama bagi wanita akan meningkatkan mood dan semangatnya yang akan bertahan sepanjang hari,” ujar Nancy Etcoff, PhD, anggota Harvard Medical School and the Harvard University Mind/Brain/Behavior Initiative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berhenti Memencet Tombol ‘Snooze’ di Alarm Anda&lt;br /&gt;“Ketika Anda menekan tombol snooze, otak Anda tahu dan akan berkata bahwa bunyi itu akan mati beberapa menit lagi, sehingga Anda akan tertidur lebih pulas. Tapi itu juga artinya Anda akan lebih capek mendengar bunyi itu daripada ketika mendengar bunyi itu pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Strategi yang paling tepat adalah menyetel alarm pada jam dimana Anda benar-benar akan bangun, tidak usah menyetelnya lebih awal karena Anda tahu hal itu hanya akan membuat Anda lebih sering menekan tombol snooze,” ujar Jodi Mindell, PhD dari The Sleep Disorders Center at the Children’s Hospital of Philadelphia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gambarkan Harimu Sejenak&lt;br /&gt;Ketika Anda benar-benar terbangun, tutup mata sejenak dan gambarkan apa yang akan Anda kerjakan pada hari itu dengan penuh semangat dan positif. “Berimajinasi tentang aktivitas selanjutnya akan merangsang otak untuk berpikir dan Anda akan berusaha mewujudkannya ketika benar-benar beraktivitas,” ujar Dana Lightman, PhD, psikolog dai Abington, PA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Minumlah Air Segera Setelah Bangun&lt;br /&gt;Meminum segelas air segera setelah terbangun adalah cara yang baik untuk mengganti cairan tubuh yang berkurang semalamnya. “Segala sesuatu yang terjadi di dalam tubuh memerlukan air. Tanpa air yang cukup, sistem metabolisme dalam tubuh akan bekerja lebih keras yang dapat menyebabkan melemahnya fungsi organ,” ujar Holly Andersen, MD, seorang asisten profesor di Weill Cornell Medical Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Biarkan Sinar Matahari Masuk&lt;br /&gt;Sinar matahari yang menyentuh kulit akan membuat Anda lebih terbangun. Bacalah koran di dekat jendela atau keluarlah untuk sekedar minum kopi beberapa menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cahaya pagi yang masuk ke dalam tubuh bagaikan jam biologis yang akan menghentikan sekresi melatonin, hormon yang membuat seseorang mengantuk dan meningkatkan hormon serotonin yang memicu mood seseorang” ujar James B. Maas, PhD, seorang profesor psikologi di Cornell University.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Beri Sedikit Pijatan Di Wajah&lt;br /&gt;Memijat area di sekitar wajah akan meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat bangun tidur. Mulailah memijat dari daerah kening, pipi, pukul-pukul dengan telapak tangan, kemudian daerah dagu dan akhirnya seluruh bagian wajah. Selain meningkatkan sirkulasi darah, gerakan memijat bisa membuat Anda berpijar dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Bermainlah Sedikit&lt;br /&gt;Aktivitas fisik adalah satu cara ampuh untuk mengusir malas. Misalkan dengan menceburkan diri ke kolam renang... tentu saja ini membuat anda segera sadar dari rasa ngantuk. atau berlatih dikejar anjing.. tentu tenaga dan adrenalin anda akan terpacu.. dan membuat semangat anda terpacu.. hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.untukku.com/artikel-untuk...i-untukku.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-3478769125884484510?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/3478769125884484510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/3478769125884484510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/8-trik-melawan-malas-saat-bangun-pagi.html' title='8 Trik Melawan Malas Saat Bangun Pagi'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoilYGfzVI/AAAAAAAAAIw/Yuz99t54Okw/s72-c/10.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8060269730218864874</id><published>2009-10-05T08:33:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:37:19.248-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Arti Sebuah Obrolan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoSlAWPz5I/AAAAAAAAAIo/kAJx4JWSa_4/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 72px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoSlAWPz5I/AAAAAAAAAIo/kAJx4JWSa_4/s400/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389140331059990418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tersebutlah dalam buku-buku sejarah bahwa khalifah Umar bin Abdul Aziz, yang terkenal juga sebagai khalifah Ar-Rasyid yang kelima, telah berhasil merubah gaya obrolan masyarakatnya. &lt;br /&gt;Pada masa khalifah sebelumnya, obrolan masyarakat tidak pernah keluar dari materi dan dunia, di manapun mereka berada; di rumah, di pasar, di tempat bekerja dan bahkan di masjid-masjid. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam obrolan mereka terdengarlah pertanyaan-pertanyaan berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berapa rumah yang sudah engkau bangun? Kamu sudah mempunyai istana atau belum? Budak perempuan yang ada di rumahmu berapa? Berapa yang cantik? Hari ini engkau untung berapa dalam berbisnis? Dan semacamnya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman khalifah Umar bin Abdul Aziz menjadi pemimpin, dan setelah dia melakukan tajdid (pembaharuan) dan ishlah (reformasi), dimulai dari meng-ishlah dirinya sendiri, lalu istrinya, lalu kerabat dekatnya dan seterusnya kepada seluruh rakyatnya, berubahlah pola obrolan masyarakat yang menjadi rakyatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam obrolan mereka, terdengarlah pertanyaan-pertanyaan sebaai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hari ini engkau sudah membaca Al Qur'an berapa juz? Bagaimana tahajjud-mu tadi malam? Berapa hari engkau berpuasa pada bulan ini? Dan semacamnya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin diantara kita ada yang mempertanyakan, apa arti sebuah obrolan? Dan bukankah obrolan semacam itu sah-sah saja? Ia kan belum masuk kategori makruh? Apalagi haram? Lalu, kenapa mesti diperbincangkan dan diperbandingkan? Bukankah perbandingan semacam ini merupakan sebuah kekeliruan, kalau memang hal itu masuk dalam kategori mubah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aspek hukum syar'i, obrolan yang terjadi pada masa khalifah sebelum Umar bin Abdul Aziz memang masuk kategori hal-hal yang sah-sah saja, artinya, mubah, alias tidak ada larangan dalam syari'at. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, bila hal itu kita tinjau dari sisi lain, misalnya dari tinjauan tarbawi da'awi misalnya, maka hal itu menujukkan bahwa telah terjadi perubahan feeling pada masyarakat, atau bisa juga kita katakan, telah terjadi obsesi pada ummat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Sahabat (Ridhwanullah 'alaihim), obsesi orang -dengan segala tuntutannya, baik yang berupa feeling ataupun 'azam, bahkan 'amal -selalu terfokus pada bagaimana menyebar luaskan Islam ke seluruh penjuru negeri, dengan harga berapapun, dan apapun, sehingga, pada masa mereka Islam telah membentang begitu luas di atas bumi ini. Namun, pada masa-masa menjelang khalifah Umar bin Abdul Aziz, obsesi itu telah berubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak dari adanya perubahan ini adalah melemahnya semangat jihad, semangat da'wah ilallah, semangat men-tarbiyah dan men-takwin masyarakat agar mereka memahami Islam, menerapkannya dan menjadikannya sebagai gaya hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hamdulillah, Allah swt memunculkan dari hamba-Nya ini orang yang bernama Umar bin Abdul Aziz, yang mampu memutar kembali "gaya" dan "pola" obrolan masyarakatnya, sehingga, kita semua mengetahui bahwa pada masa khalifah yang hanya memerintah 2,5 tahun itu, Islam kembali jaya dan menjadi gaya hidup masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebut pula dalam sejarah bahwa beberapa saat setelah kaum muslimin menguasai Spanyol, ada seorang utusan Barat Kristen yang memasuki negeri Islam Isbania (Nama Spanyol saat dikuasai kaum muslimin). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dia memasuki wilayah Islam adalah untuk mendengar dan menyaksikan bagaimana kaum muslimin mengobrol, ya, "hanya" untuk mengetahui bagaimana kaum muslimin mengobrol. Sebab dari obrolan inilah dia akan menarik kesimpulan, bagaimana obsesi kaum muslimin saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi dia berjalan-jalan untuk mendapatkan informasi tentang gaya an kaum muslimin, tertumbuklah pandangannya kepada seorang bocah yang sedang menangis, maka dihampirilah bocah itu dan ditanya kenapa dia menangis? Sang bocah itu menjelaskan bahwa biasanya setiap kali dia melepaskan satu biji anak panah, maka dia bisa mendapatkan dua burung sekaligus, namun, pada hari itu, sekali dia melepaskan satu biji anak panah, dia hanya mendapatkan seekor burung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban seperti itu, sang utusan itu mengambil kesimpulan bahwa obsesi kaum muslimin Isbania (Spanyol) saat itu masihlah terfokus pada jihad fi sabilillah, buktinya, sang bocah yang masih polos itu, bocah yang tidak bisa direkayasa itu, masih melatih diri untuk memanah dengan baik, hal ini menunjukkan bahwa orang tua mereka masih terobsesi untuk berjihad fi sabilillah, sehingga terpengaruhlah sang bocah itu tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara obrolan orang tua dan tangis bocah yang polos itu ada kesamaan, terutama dalam hal: keduanya sama-sama meluncur secara polos dan tanpa rekayasa, namun merupakan cermin yang nyata dari sebuah obsesi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah masa berlalu berabad-abad, datang lagi mata-mata dari Barat, untuk melihat secara dekat bagaimana kaum muslimin mengobrol, ia datangi tempat-tempat berkumpulnya mereka, ia datangi pasar, tempat kerja, tempat-tempat umum dan tidak terlupakan, ia datangi pula masjid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, ada kesamaan pada semua tempat itu dalam hal obrolan, semuanya sedang memperbincangkan: Budak perempuan saya yang bernama si fulanah, sudah orangnya cantik, suara nyanyiannya merdu dan indah sekali, rumah saya yang di tempat anu itu, betul-betul indah memang, pemandangannya bagus, desainnya canggih, luas dan sangat menyenangkan, dan semacamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa yakin bahwa gaya obrolan kaum muslimin sudah sedemikian rupa, pulanglah sang mata-mata itu dengan penuh semangat, dan sesampainya di negerinya, mulailah disusun berbagai rencana untuk menaklukkan negeri yang sudah delapan abad di bawah kekuasaan Islam itu. Dan kita semua mengetahui bahwa, semenjak saat itu, sampai sekarang, negeri itu bukan lagi negeri Muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudaraku yang dimulyakan Allah... Betapa seringnya kita mengobrol, sadarkah kita, model manakah gaya obrolan kita sekarang ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah kita bahwa obrolan adalah cerminan dari obsesi kita? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah kita bahwa obrolan kita lebih hebat pengaruhnya daripada sebuah ceramah yang telah kita persiapkan sedemikian rupa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tidak, cobalah anda reka, pengaruh apa yang akan terjadi bila anda adalah seorang ustadz atau da'i, yang baru saja turun dari mimbar khutbah, khutbah Jum'at dengan tema: "Kezuhudan salafush-Shalih dan pengaruhnya dalam efektifitas da'wah". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis shalat Jum'at, anda mengobrol dengan beberapa orang yang masih ada di situ, dalam obrolan itu, anda dan mereka memperbincangkan. Bagaimana mobil Merci anda yang hendak anda tukar dengan BMW dalam waktu dekat ini, dan bagaimana mobil Pajero puteri anda yang sebentar lagi akan anda tukar dengan Land Cruiser, dan bagaimana rumah anda yang di Pondok Indah yang akan segera anda rehab, yang anggarannya kira-kira menghabiskan lima milyar rupiah dan semacamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah anda menerka, pengaruh apakah yang akan terjadi pada orang-orang yang anda ajak mengobrol itu? Mereka akan mengikuti materi yang anda sampaikan lewat khutbah Jum'at atau materi yang anda sampaikan lewat obrolan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, memang obrolan semacam itu bukanlah masuk kategori "terlarang" secara syar'i, akan tetapi, saya hanya hendak mengajak anda memikirkan apa dampaknya bagi da'wah ilallah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudaraku yang dimulyakan Allah... Sadarkah kita bahwa telah terjadi perubahan besar dalam gaya obrolan kita antara era 80-an dengan 90-an dan dengan 2000-an, obrolan yang terjadi saat kita bertemu dengan saudara seaqidah kita, obrolan yang terjadi antar sesama aktifis Rohis di kampus dan sekolah masing-masing kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, obrolan kita tidak pernah keluar dari da'wah, da'wah, tarbiyah dan tarbiyah, namun sekarang? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan masing-masing kita menjawabnya, lalu kaitkan antara gegap gempita da'wah dan tarbiyah saat itu dengan seringnya kita mendengar adanya dha'fun tarbawi di sana sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8060269730218864874?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8060269730218864874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8060269730218864874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/arti-sebuah-obrolan.html' title='Arti Sebuah Obrolan'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoSlAWPz5I/AAAAAAAAAIo/kAJx4JWSa_4/s72-c/9.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8992314848778822425</id><published>2009-10-05T08:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:33:17.117-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Cermin Diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoRq-7oSFI/AAAAAAAAAIg/I4UHfN0tG_o/s1600-h/8.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 103px; height: 118px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoRq-7oSFI/AAAAAAAAAIg/I4UHfN0tG_o/s400/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389139334247499858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang bijak pernah berpesan "Ma halaka ‘amru-un arafa Qadra nafsihi" (Tak akan celaka orang yang kenal harkat dirinya). Telah banyak orang binasa karena terlalu tinggi memasang harga diatas realita dirinya. Banyak yang lenyap dari peredaran karena terlalu murah menghargai dirinya – dengan waham ‘tawadhu’ atau perasaan tidak mampu dan tidak punya apa-apa. Selebihnya adalah jenis orang yang berjalan dalam tidur atau tidur sambil berjalan. Tepatnya pengigau berat. Ia tak pernah bisa menyadari dimana posisinya, apa yang terjadi di sekitarnya dan apa bahaya yang mengancam ummatnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan sistem, baik ormas, partai atau pemerintahan kerap terjebak dalam wa-ham-waham kekuasaan ; berbahasa dan bertindak dengan pendekatan kekuasaan. Mereka yang ‘berkuasa’ merasa percaya diri, hanya karena secara de jure punya otoritas atas wilayah territorial, wilayah problematika dan wilayah sumber daya manusia. Bahwa wilayah ruhaniyah dan wilayah fikriyah tak dapat ditundukkan begitu saja oleh senjata, uang dan kedudukan, kerap luput dari renungan. Entah karena inikah ketika ALLAH mengaitkan keselamatan dunia dengan keberadaan Ulu Baqiyah (orang-orang yang potensial dipertahankan keberadaannya) dan mengemban misi ‘mencegah kerusakan di muka bumi’, justeru pada saat yang sama mereka yang (berbakat) zalim terus saja mengikuti kecenderungan hedonik mereka dan karenanya mereka menjadi durhaka (Qs. 10;116). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ghurur Hal terberat yang kau hadapi bukan keraguan, kebencian dan permusuhan orang yang tak mengenalmu. Sekeras apapun hati mereka, kekuatan Hidayah dapat menundukkan mereka kepada kebenaran da’wahmu, dengan idzin-Nya. Bila itu pun tidak, engkau tak akan dipersalahkan, karena tataranmu dakwah dan tataran-Nya hidayah. Cobaan berat, justru pada percaya diri yang tidak proporsional. Engkau nikmati benar sanjungan orang terhadap dirimu atau jamaahmu, padahal engkau sendiri jauh dari kepatutan itu. Malang nasibmu wahai orang yang percaya kepada kejahilan orang yang menyanjungmu, sedangkan engkau sangat terang melihat kekurangan dirimu. Mentalitas Qarun tersimpul dalam satu kalimat "Hadza Li" (Semua ini karyaku, karena aku, milikku). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika arogansi mendominasi hubungan ‘yang adi daya’ dengan ‘yang tak berdaya’, maka yang pertama harus membayar ongkos yang sangat mahal ; dari antipati sampai kutukan mereka yang tak berdaya. Berat menyadarkan orang yang otaknya berjelaga, egois dan hanya melihat apa yang mereka anggap hak, tanpa kesadaran seimbang akan kewajiban. Kepada mereka Imam Syafii menegaskan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila engkau mendekatiku, mendekat pula cintaku Jika engkau menjauh, aku kan lebih jauh darimu Dalam hidup masing-masing kita Tak bergantung dengan saudara Dan kita lebih tidak bergantung lagi bila tamat usia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mentah fikiran selalu mengandalkan sanjungan kosong, tak berbasis pada prestasi, atau mungkin mereka berprestasi, namun menganggap itu sebagai hal besar yang memungkinkan mereka memonopoli kebajikan. "Mereka membangkit-bangkit keislaman mereka (sebagai jasa) kepadamu. Katakan : ‘Janganlah kalian bangkit-bangkitkan kepadaku keislamanmu, akan tetapi ALLAH lah yang telah memberi karunia besar dengan membimbing kalian kepada Iman…" (Qs. 49:17) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bubarnya Uni Sovyet, ada dua spesies yang sangat dibenci rakyat ; 1. Partai Komunis, 2. etnik Rus. Yang pertama dibenci karena selalu ingin campur dalam segala urusan orang. Dari urusan menteri, tentara, pegawai negeri, isteri pegawai, anak pegawai sampai mimpi-mimpi rakyat. Yang kedua tak tahu diri sebagai mayoritas, bagaikan truk besar yang berlari kencang, anginnya mementalkan kendaraan-kendaraan kecil di tepi jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermati bagaimana karakter kekuasaan itu tumbuh. Banyak orang yang berkuasa mengabaikan pengenalan wilayah-wilayah kekuasaan dengan segala karakternya. Pemerintah yang mempunyai otoritas memulainya dengan 3 wilayah : 1. Wilayah ardliyah (teritorial), 2. Wilayah insaniyah (kemanusiaan, SDM, rakyat), 3. Wilayah masailiyah (problematika). Dengan ketiga otoritas ini mereka dapat menggusur tanah rakyat, membagi HPH, menaikkan pajak, tarif, UMR, memainkan money politik, mencetak uang untuk kepentingan partai, membunuh karakter lawan politik dan memenjarakan mereka. Berapa lama mereka dapat berkuasa dengan tiga pilar ini ? Entahlah, yang jelas telah bertumbangan begitu banyak rezim dengan begitu banyak dana, senjata dan tentara. Mereka melupakan 2 wilayah yang sebenarnya pagi-pagi harus sudah dikuasai, bahkan sebelum mereka menguasai wilayah-wilayah lainnya. Jauh sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, rumah-rumah disana sudah menaungi begitu banyak muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penghujung era Makkiyah, baiah Aqabah II telah menyuratkan pesan yang begitu kuat. "Kami siap melindungi Rasulu’Llah SAW, sebagaimana kami melindungi anak-anak dan isteri-isteri kami". Madinah telah dikukuhkan menjadi bumi Islam sebelum para Muhajir berangkat kesana. Rasulullah sudah ditunggu dengan segala kerinduan, sebelum mereka melihat wajahnya. Da’wah Qur-an telah mengakar dalam wilayah ruhaniyah dan wilayah fikriyah mereka, dua wilayah yang pada saatnya melahirkan energi besar, mengalahkan semua penguasa yang hanya berpuas diri dengan tiga wilayah yang serba refleks, fenomenal dan efektif untuk waktu singkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahan Tak kalah beratnya beban mental orang yang sama sekali tak mampu memberikan kontribusi. Ia sendiri tak mampu membantu dirinya sendiri, bahkan dengan sekedar percaya dan menyadari bahwa dirinya dapat berperan. Paradigma "La syai-a indi" (Saya tak punya apa-apa), telah banyak merugikan ummat. Dari sini orang berbuat, dari kontra produktif sampai amoral. Ia tak merasa ada kaitan sepak-terjangnya dengan lingkungannya. Ia mampu melumuri citranya – sama seperti mereka yang over pede – tanpa cemas hal itu akan berdampak luas, bagi diri, keluarga dan lingkungannya. Mereka banyak memubadzirkan umur dan hidup tanpa program. Rendah diri dan karenanya tak jarang merawat hasad, dengki dan khianat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dapat tampil dalam figur seorang alim, publik figur dan apa saja yang ‘mulia’, namun mengabaikan berkah amal jama’i, karena merasa ‘tak sebodoh’ komunitasnya atau lupa bahwa dirinya (dapat menjadi) besar di tengah mereka. Terkadang batas antara orang yang berlebihan percaya diri dengan yang sangat tak percaya diri, begitu sulit dibedakan. Kritik pedas bisa datang dari mereka yang gagal melaksanakan apa yang dikritiknya. Atau yang tak cukup punya keberanian berargumentasi karena kurang pedenya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah berjabat tangan, ayunkah langkah dengan yakin dan lengkapi kekurangan diri dengan kelebihan saudara atau sebaliknya menopang kelemahan mereka dengan kekuatan diri yang ALLAH amanahkan. Banyak orang bingung mencari lahan kerja dan lahan kerja Da’wah tak pernah tutup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana posisimu ? Mungkin beberapa kalangan akan keberatan bila kukatakan engkau telah menyulam halaman da’wah di negeri ini dengan benang emas dan menyemaikan benih-benih berkah di lahan tandus, sehingga berubah menjadi ladang-ladang subur masa depan. Pohon keadilan, buah kemakmuran, bunga kesetaraan, ranah kesetiaan dan rumah kasih sayang. Bukan tujuanmu menciptakan iri. Ada yang begitu geram ketika hamba-hamba ALLAH perempuan keluar dari setiap gang dan kampus dengan jilbab mereka yang anggun dan IP mereka yang cemerleng. 20 tahun yang lalu harus keluar dari sekolah negeri yang dibangun dengan uang pajak mereka sendiri. Ya, kebangkitan memang bukan hanya sisi ini, namun banyak kebaikan tersimpulkan pada aspek ini. Intinya ; Perubahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini puncak gunung es itu telah memperlihatkan dinamika besar kebangkitan, shahwah yang penuh berkah. Tauhid adalah sistem konstruksi terpadu yang meletakkan segalanya tepat pada tempat, peran dan kepatutannya. Intelektual adalah sistem pengapianmu yang tak pernah padam. Kader-kader yang selalu ikhlas berkorban adalah roda yang siap menjelajah medan-medan berat. Keulamaan adalah sistem kendali-mu yang tahu kapan harus berbelok, menanjak, menurun dan menerobos hutan belantara, padang tandus serta bebatuan. Yang tak bergaransi ialah kondisi jalan, bahkan sekali pun dengan rute yang jelas dan lurus, kendaraan yang teruji, kru yang jujur, pakar dan sabar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua setting ini, tentukanlah dimana posisimu ; penonton yang mencari hiburan, penunggu yang tak punya empati, atau pengharap kegagalan karena ada yang tak sejalan dengan persepsi mereka. Atau penuntun dan pengikut dengan pengenalan sistem navigasi yang akurat dan keyakinan yang mantap, bahwa laut tetap bergelom-bang dan di seberang ada pantai harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8992314848778822425?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8992314848778822425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8992314848778822425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/cermin-diri.html' title='Cermin Diri'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoRq-7oSFI/AAAAAAAAAIg/I4UHfN0tG_o/s72-c/8.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-5591654109627585869</id><published>2009-10-05T08:28:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:29:50.862-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Bermimpilah...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoQ3ufHpBI/AAAAAAAAAIY/dgpVBMfG7MI/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 108px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoQ3ufHpBI/AAAAAAAAAIY/dgpVBMfG7MI/s400/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389138453659624466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memangnya gimana sih kok disuruh bermimpi? Bukankah mimpi itu kembangnya tidur? Bukankah kita harus realistis? Atau istilah Arab-nya waqi’iyyin, kenapa kok malah disuruh bermimpi? Bukankah mimpi itu ahlam (bentuk jama’ dari hulm, yang artinya mimpi di siang bolong)? Dan bukankah mimpi itu terjadi karena kebanyakan tidur? Tentunya yang saya maksud dengan mimpi itu bukan sekedar sesuatu yang kita lihat karena kebanyakan tidur. Bukan pula mimpi yang terjadi karena terbawa-bawa oleh nafsu syahwat menjelang tidur. Bukan pula karena kita dikejar-kejar oleh suatu atau berbagai persoalan duniawi, karenanya kita melihatnya di dalam mimpi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, yang saya maksud dengan mimpi di sini adalah suatu gagasan besar, cita-cita agung, angan-angan mulia yang luhur, yang karena besarnya gagasan itu, atau karena agungnya cita-cita itu, atau karena luhurnya angan-angan itu, lalu banyak orang-orang yang tidak berilmu, atau berilmu, tapi ilmunya cethek alias dangkal, atau oleh orang-orang yang obsesinya rendah dan murah, kita dituduh sebagai kaum utopis, kaum pemimpi, lebih parah lagi kita dituduh sebagai pemimpi di siang bolong, atau istilah Al Qur’an-nya Adh-ghatsu ahlaam (hidupnya dibuai oleh mimpi-mimpi, QS Yusuf [12]: 44, Al Anbiya’ [21]: 5). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu pertemuan, ada seorang syekh mengatakan: “La budda lil qaa-idi an yakuuna lahu ahlam, wa illa la yashluh an yakuuna qaa-idan”. Maksudnya: Seorang pemimpin harus mempunyai banyak mimpi, jika tidak, dia tidak layak menjadi pemimpin. Mendengar pernyataan seperti itu, saya terperanjat dan kaget, lhoo kok begitu? Akan tetapi, sebelum saya mengingkari pernyataannya itu, saya mencoba mereview apa-apa yang pernah saya ketahui tentang mimpi, ternyata, banyak juga dalil atau argumentasi yang bisa saya kemukakan untuk membenarkan pernyataan syekh tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Nabi Yusuf as pada waktu kecil telah bermimpi melihat sebelas bintang, satu matahari dan satu bulan bersujud kepadanya, dan ternyata mimpi itu kemudian menjadi kenyataan.(QS Yusuf [12]: 100). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Nabi Yusuf as membuat strategi, mengorganisir dan menjalankan program penyelamatan negeri Mesir dan sekitarnya dari bahaya kelaparan juga berangkat dari mimpi sang raja yang dia ta’wil-kan (sesuai dengan ilmu yang Allah swt berikan kepadanya) menjadi “sebuah manajemen strategis” yang sangat luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: mukaddimah dari turunnya wahyu kepada nabi Muhammad saw adalah ar-ru’yah ash-shadiqah (mimpi yang benar), yang menurut riwayat ummul mukminin ‘Aisyah ra (sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari): “beliau tidak melihat satu mimpipun kecuali seperti merekahnya fajar di pagi hari”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: Salah seorang ulama’, pemikir, da’i dan mujaddid Islam yang bernama Hasan Al Banna, selalu mengingatkan murid-muridnya akan adanya satu kaidah sosiologi yang mengatakan bahwa: haqaa-iqul yaumi ahlaamul amsi, wa ahlaamul yaumi haqaa-iqul ghadi (kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin, dan mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaidah ini terus menerus dia doktrinkan kepada murid-muridnya, tentunya dengan berbagai argumentasi qur’an dan sunnah yang dia tetapkan sebagai rujukan utama gerakannya, sehingga, gerakan yang dia bangun itupun –menurut sumber majalah Al Mujtama’- sekarang telah tersebar ke lebih dari tujuh puluh negara di dunia, dimana gerakan seperti yang dia bangun itu, pada saat itu banyak yang menilainya sebagai gerakan kaum utopis, gerakan untuk merubah sesuatu yang hil dan mustahal, namun sedikit demi sedikit, hal-hal yang tadinya dianggap mimpi di siang bolong itupun berubah menjadi kenyataan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu argumentasi yang dikemukakan oleh Hasan Al Banna adalah kisah pembebasan Bani Israil dari keterbudakan rezim Fir’aun di Mesir. Bagaimana suatu bangsa yang sudah terbudak sedemikian rupa, pada akhirnya mampu melepaskan dirinya dari keterbudakan yang begitu dahsyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudaraku yang dimulyakan Allah … &lt;br /&gt;Dunia sekarang telah dipenuhi oleh berbagai ketidak adilan, kezhaliman, kerusakan dan pertikaian. Dalam skala lokal saja, tanda-tanda semakin menjauhnya agenda reformasi yang pada awalnya diusung oleh para mahasiswa itu, bukannya semakin mendekat kepada kenyataan, justru bayang-bayang semakin menjauhnya cita-cita itu senantiasa tampak di depan mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kita tidak boleh berputus asa, kita harus senantiasa optimis, bahwa malam tidak akan selamanya malam, ia pasti akan berganti dengan merekahnya fajar, bukan fajar kadzib (fajar dusta, fajar yang setelah terang benderang gelap lagi), tapi fajar shadiq, fajar yang benar, fajar yang berlanjut dengan munculnya surya, munculnya mentari yang menyinari berbagai permukaan bumi, dan secara perlahan mengusir kegelapan malam yang tadinya begitu menyelimuti. Kita harus tetap tegar, tabah dan tsabat dalam mengusung cita-cita besar kita, cita-cita liyuzh-hirahu ‘alad-diini kullihi (QS At-Taubah [9]: 33, Al Fath [48]: 28, dan Ash-Shaff [61]: 9), cita-cita hatta la takuuna fitnatun wa yakuunad-diinu (kulluhu) lillah (QS Al Baqarah [2]: 193, Al Anfal [8]: 39), dan cita-cita khaira ummatin ukhrijat linnaas (QS Ali Imran [3]: 110). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, banyak kalangan menilai bahwa cita-cita seperti itu hanyalah mimpi belaka, namun, berbagai argumentasi di atas, kiranya sanggup untuk membuat kita tidak tertipu oleh penilaian banyak kalangan itu, anggaplah hal itu hanyalah sebuah laumata laa-im (celaan orang yang mencela), yang harus kita sikapi dengan la yakhafuuna (tidak takut), sebagaimana disebutkan dalam QS Al Maidah [5]: 54, kita harus tetap tsabat agar kita menjadi representasi dari fasaufa ya’tillahu biqaumin, representasi dari qaum yang disebutkan dalam ayat tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka merealisasikan mimpi kita yang besar itu, kita harus melakukan langkah-langkah binaa-ur rijaal (pembinaan tokoh-tokoh masa depan), sebab hanya dengan langkah seperti inilah, setapak demi setapak mimpi itu semakin dekat kepada kenyataan. Sebagai penutup dari taujih ini, marilah kita simak kisah tentang dialog antara Umar bin Al Khaththab ra dengan beberapa orang di zamannya. Umar bin Al Khaththab berkata: “Berangan-anganlah!”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka salah seorang diantara yang hadir berkata: “Saya berangan-angan kalau saja saya mempunyai banyak uang (dinar dan dirham), lalu saya belanjakan untuk memerdekakan budak dalam rangka meraih ridha Allah”. Seorang lainnya menyahut: “Kalau saya, berangan-angan memiliki banyak harta, lalu saya belanjakan fi sabilillah”. Yang lainnya lagi menyahut: “Kalau saya, mengangankan mempunyai kekuatan tubuh yang prima, lalu saya abdikan diri saya untuk memberi minum air zamzam kepada jama’ah haji satu persatu”.Setelah Umar bin Al Khaththab mendengarkan mereka, iapun berkata: “Kalau saya, berangan-angan kalau saja di dalam rumah ini ada Rijaal (tokoh) seperti Abu Ubaidah bin Al Jarrah, Umair bin Sa’ad dan semacamnya”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dialog tentang mimpi ini, kita dapat mengetahui betapa urgen dan pentingnya binaur-rijal itu.Semoga Allah swt memberikan kekuatan kepada kita untuk mampu mewujudkan mimpi indah kita, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-5591654109627585869?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/5591654109627585869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/5591654109627585869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/bermimpilah.html' title='Bermimpilah...'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoQ3ufHpBI/AAAAAAAAAIY/dgpVBMfG7MI/s72-c/7.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-7595209480793788903</id><published>2009-10-05T08:25:00.001-07:00</published><updated>2009-10-05T08:26:26.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Hassan Al Banna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoQApBRyqI/AAAAAAAAAIQ/2WGvwoUGbu0/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 83px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoQApBRyqI/AAAAAAAAAIQ/2WGvwoUGbu0/s400/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389137507299478178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama dan jasa yang ditaburkan. Inilah yang dapat diperkatakan mengenai keperibadian tokoh pada kali ini iaitu As Syahid Imam hassan Al Banna. Walaupun telah 54 tahun Almarhum meninggalkan kita semua, namun perjuangan dan kegigihannya dalam menegakkan kembali Islam di bumi Mesir tetap kukuh bersemadi dalarn hati sanubari masyarakat Islam hingga ke hari ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 12 Februari 1949 meninggalkan sejarah hitam dan pilu bagi masyarakat Islam khususnya pejuang-pejuang agama. Pada tarikh itu dunia Islam kehilangan seorang ulama dan mujahid yang menjadi pelopor dalam mengembalikan kegemilangan Islam ke kemuncaknya. Pemergiannya yang tidak diduga merupakan suatu pembunuhan kejam hasil konspirasi musuh-musuh Islam yang berselindung di sebalik Raja Farok, pemerintah Mesir pada ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Hassan Al Banna telah dilahirkan pada Oktober 1906 di desa al Mahmudiya yang terletak di daerah al Bahriyyah, Iskandariah, Mesir. Beliau berasal dari sebuah keluarga Ulama yang dihormati dan terkenal kerana begitu kuat mentaati ajaran dan nilai-nilai Islam. Mujahid Islam ini dibesarkan dalam suasana keluarga yang merendah diri dan hidup dalam keadaan yaug serba sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hassan al Banna merupakani anak sulung daripada lima beradik. Ayahnya, Syeikh Ahmad ibn Abd al Rahman al-Banna. adalah seorang ulama, imam, guru dan pengarang beberapa buah kitab hadis dan fikah perundangan Islam, yang berkelulusan dari Universiti Al Azhar Mesir. Beliau dikenali sebagai seorang yang bersopan santun, pemurah, merendah diri dan tingkah laku yang menarik. Namun beliau hanya bekerja sebagai pembaik jam di desa al Mahmudiya untuk menyara keluarganya. Masa yang selebihnya digunakann untuk mengkaji, menyelidik dan mengajar ilmu-ilmu agama seperti tafsir al Quran dan hadis kepada penduduk tempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang ulama, Sheikh Ahmed Abdu Rahman al Banna mempunyai perpustakaan yang agak besar di rumahnya. Beliau menghabiskan sebahagian masanya mempelajari Sunnah Rasulullah dan membincangkannya dengan rakan-rakan di kedai dan di rumah. Hassan al-Banna juga sering menghadiri dan mengambil bahagian dalarn perbincangan tersebut. Pertemuan ini memberi kesan yang mendalam kepada pemikiran, wawasan dan yang penting perwatakannya. Ketokohan, keilmuan dan keperibadian Syeikh Ahmad al Banna diwarisi oleh Hassan al Banna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat kepimpinan Hassan al Banna terserlah sejak beliau masih di sekolah rendah. Beliau menjadi pernimpin Badan Latihan Akhlak dan Jemaah al-Suluka al-akhlaqi yang dikelolakan oleh gurunya di sekolah. Pada peringkat ini beliau telah menghadiri majlis-majlis zikir yang diadakan oleh sebuah pertubuhan sufi, al-lkhwan al- Hasafiyah. Melalui pertubuhan ini beliau berkenalan dengan Ahmad al-Sakri yang kemudiannya memainkan peranan penting dalarn penubuhan Ikhwam Muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Hassan Al- Banna begitu tegas dalam mendidik anak-anak berdasarkan ajaran Islam. Hal ini menyebabkan beliau telah menghafaz Quran dalam usia yang begitu muda dan telah memasuki Pusat Latihan Perguruan. Selepas tiga tahun di sana beliau mendapat tempat pertama dalam peperiksaan akhir. Beliau telah memasuki Darul Ulum di Kaherah pada awal usia 16 tahun kerana kebijaksanaan dan ilmu pengetahuannya yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa di Kaherah, Hassan al Banna terdedah dengan pergolakan parti politik dan aliran-aliran menentang Islam yang dicetuskan oleh gerakan Kamal Ataturk. Parti-parti politik, kumpulan-kumpulan sasterawan dan pertubuhan-pertubuhan sosial sekular kebanyakannya bertujuan melemahkan pengaruh Islam. Beliau kemudian menganggotai pertubuhan Jamaitul Makram a;-Akhlaq yang giat mengadakan ceramah-ceramah Islam. Melalui pertubuhan ini, Hassan al-Banna dan rakan-rakannya menjalankan dakwah ke serata pelosok tempat, di kedai-kedai kopi dan tempat perhimpunan orang ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada peringkat inilah beliau bertemu dan mengadakan hubungan dengan tokoh-tokoh Islam terkenal seperti Muhibbuddin al-Khatib, Muhammad Rashid Reda, Farid Wajdi dan lain-lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menubuhkan lkhwan Muslim&lt;br /&gt;Pada Mac 1928, dalam usia 23 tahun, Hassan al-Banna beserta adik dan lima orang sahabatnya berkumpul di rumahnya dan bersumpah untuk hidup dan mati kerana Islam. Di rumah itu jemaah Ikhwan Muslimin telah ditubuhkan. Pada ketika itu beliau baru mendapat ijazah dari Darul Ulum serta berkhidmat sebagai guru bahasa Arab di salah sebuah sekolah di bandar Ismailiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya mengapa beliau melibatkan diri dalam kerja kerja dakwah, Hassan al Banna dengan tegas menjawab, ia hanya Allah yang tahu berapa malam kita menghabiskan masa untuk memikirkan masalah Ummah, pada peringkat mana mereka telah melaluinya dan kesakitan dan keperitan yang telah mereka lalui. Dan kita merenung sumpahan yang dikenakan atas kesakitan yang dilalui oleh Ummah. Kesukaran dan kepahitan yang dilalui oleh mereka mungkin berakhir dengan munajat dari kita sernua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkhidmat selarna 19 (tahun dalam bidang perguruan, beliau meletakkan jawatan pada tahun 1946 untuk menyusun kegiatan dakwah yang berkesan dalam masyarakat di bandar. Pengalaman ahli jemaah yang dikumpulkan sekian lama menjadikan Ikhwan Muslimin sebuah gerakan yang berpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam buku "Letter To A Muslim Student" (FOSIS,1995) kedinamikan Ikhwan Muslimin dijelaskan: Pencapaian Hassan al Banna yang paling membanggakan ialah kernampuannya membangunkan organisasi yang canggih dan berjaya menterjemahkan wawasannya dalam kehidupan sebenar. Ikhwan bukan sekadar pertubuhan yang berasaskan sosial, politik atau kumpulan agarria tetapi lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr. Muhammad Karnal khalifah, Pensyarah di Universiti Cairo melalui mukadimah buku Ikhwan Muslimin dan Masyarakat Mesir, kemunculan Hassan&lt;br /&gt;Al Banna yang mendapat inspirasi dari Jamaluddin Al Afghani dan Muhammad Abduh, serta menjalani aliran rakyat melahirkan golongan mukmin yang sebenar-benarnya melalui pengajian dan pembelajaran untuk menyebarkan akidah yang sahih, kefahaman yang betul dan menyeluruh tentang Islam dan sistemnya. Beliau berjuang bersungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita tersebut. Usaha beliau ini amat dikagumi masyarakat Mesir sehingga Islam kembali kepada kedudukan yang sewajarnya dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usia yang muda, Hassan al-Banna dikagumi kerana penyampaiannya yang jelas dan terang apabila menyampaikan khutbah di masjid. Beliau dapat meyakinkan para pendengar dengan kebenaran yang dibawa, matlamat dan keikhlasannya. Beliau mampu meyakinkan golongan intelektual dan orang biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kepimpinannya, Hassan al Banna adalah pemimpin yang bijak mengatur organisasi. Ikhwan Muslimin disusun dalam tiga peringkat iaitu memperkenalkan Ikhwan dan menyebarkan dakwah asas melalui ceramah serta kegiatan kebajikan. Kemudian membentuk keperibadian anggota agar bersedia menjalani jihad, seterusnya melaksanakan cita cita perjuangan dengan tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lkhwan Muslimin berjaya menjadi sebuah gerakan yang menggegarkan Mesir terutama selepas Perang Dunia Kedua apabila pertubuhan ini turut bertanding dalam perebutan kuasa politik. Para penentangnya menyifatkan Ikhwan Muslimin sebagai negara di dalam negara. Sehingga tahun 1934, Ikhwan telah menubuhkan lebih 50 cawangannya di Mesir. Pertubuhan ini telah menubuhkan beberapa buah sekolah, masjid dan kilang. Pada penghujung Perang Dunia Kedua, lkhwan mempunyai lebih setengah juta pekerja yang aktif dan setengah juta penyokong (sesetengah sumber menyebut sekitar 3 juta). Lebih 3000 cawangan kesernuanya telah wujud di Mesir dan 50 di Sudan dihasil-kerja Ikhwan yang melangkaui batas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu jawapan yang diberikan oleh wartawan barat terhadap dirinya yang bertanyakan siapakah dia, Hassan Al Banna menjawab, saya adalah pelancong yang mencari kebenaran, dan insan yang mencari erti kemanusiaan di kalangan manusia, dan warganegara yang inginkan kemuliaan, kebebasan, kestabilan, hidup yang baik untuk negara dan berjuang untuk menaikkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah, kerajaan British telah menjemput Hassan al Banna ke kedutaan mereka untuk minum teh. Beliau dipuji kerana perwatakannya yang baik, kerja-kerja kebajikannya untuk membantu anak-anak yatim dan janda. Malah pegawai atasan British menjelaskan bahawa dunia sangat fragile dan Mesir perlu dibangunkan sebagai negara yang moden dan makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengharaman Ikhwan Muslimin dan Pembunuhan Hassan AI-Banna&lt;br /&gt;Pengaruh Ikhwan Muslimin yang kuat amat dikhuatiri oleh Kerajaan Mesir di bawah Noqrashi Pasha dari Parti al-Safdi. Pada 8 November 1948 Beliau telah mengharamkan Ikhwan Muslimin atas tuduhan merancang satu pemberontakan untuk menjatuhkan kerajaan. Sumbangan Ikhwan Muslimin menghantar beribu ribu orang pejuang dalam perang menghadapi Israel seolah olah dinafikan. Kesemua cawangannya yang berjumlah lebih 3000 diarahkan supaya dibubarkan. Sekiranya masih beroperasi, mereka akan dikira sebagai pertubuhan haram, pelampau dan pengganas. Unit-unit tentera Mesir dan tentera Ikhwan Muslimin yang berjuang di Palestine dipanggil balik. Berbagai-bagai tuduhan dan fitnah dilemparkan terhadap Ikhwan Muslimin. Anggota-anggotanya ditangkap, dimasukkan ke dalam penjara, di seksa dengan teruk, malah ada yang dibunuh. Apabila seorang wartawan bertanyakan Hassan al-Banna tentang pengharaman itu, beliau menjawab, apabila kata-kata diharamkan, maka tanganlah yang akan menggerakkannya. Begitu mendalam kata katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian Perdana Menteri Mesir telah dibunuh dan Gerakan Ikhwan telah dipersalahkan atas kejadian itu. Pada bulan yang berikutnya harta benda pergerakan itu telah dirampas dan beribu ribu orang beliau telah disumbatkan ke dalam penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan untuk mengendurkan (mengurangkan) ketegangan (konflik) antara Ikhwan Muslimin dan kerajaan, pihak kerajaan menjemput Hassan al-Banna untuk berunding bertempat di Pejabat Jam'iyyah al-Syubban al Muslimin. Sebenarnya jernputan itu hanyalah sebagai helah untuk membunuh beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 12 Februari 1949 jam 5 petang, Hasan al Banna bersama iparnya Abdul Karim Mansur, seorang peguam, suami kepada adik perempuannya berada di pejabat tersebut. Mereka menunggu Menteri Zaki Ali Basya yang dikatakan mewakili kerajaan untuk berunding, tetapi malangnya Zaki Ali Basya tidak kunjung tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah selesai menunaikan solat Isyak mereka memanggil teksi untuk pulang. Ketika baru sahaja menaiki teksi yang dipanggil, dua orang yang tidak dikenali menerpa ke arah teksi dan salah seorang daripada mereka terus melepaskan tembakan pistol. Mereka berdua terkena ternbakan itu. Iparnya itu tidak dapat bergerak akibat terkena tembakan tersebut. Walaupun terkena tujuh tembakan, Hasan al-Banna masih mampu berjalan masuk semula ke pejabat Jam'iyyah al Syubban al-Muslimin memanggil ambulans untuk membawa mereka ke hospital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di hospital Qasral 'Aini, mereka dikawal rapi oleh Jeneral Muhammad al-Jazzar dan tidak membenarkan sebarang rawatan diberikan kepada Hasan al Banna. Pada pukul 12.50 tengah malam, Hasan al-Banna menghembuskan nafas yang terakhir akibat tumpahan darah yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengurusan Jenazah&lt;br /&gt;Pada pukul satu pagi pihak polis menyampaikan berita kematian kepada ayah Hasan al-Banna dengan dua pilihan: Pihak polis akan menghantarkan jenazah ke rumahnya untuk beliau menjalankan urusan pengebumian pada jam sembilan pagi tanpa sebarang perhimpunanj, jika tidak menerima tawaran pertama itu, pihak polis sendiri terpaksa membawa jenazah dari hospital ke kubur tanpa beliau melihat jenazah anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Hasan al Banna menerima pilihan yang pertama. Sebelum fajar menyingsing, jenazah as-Syahid dibawa ke rumahnya di Hilmiah al-Jadid dengan sebuah kereta yang dikawal rapi oleh polis yang lengkap bersenjata. Di sekitar rumahnya juga terdapat polis dan tentera berkawal dengan rapi. Mereka tidak membenarkan sesiapa pun menghampiri kawasan tersebut. Jenazah Almarhum dibawa masuk ke rumahnya secara tidak ada orang yang melihatnya dan tidak ada yang mengetahui masa ketibaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh Ahmad Abdur Rahman, ayah Hasan al-Banna yang sudah berusia lebih 90 tahun itu dengan penuh kesabaran memandikan dan mengapankan jenazah anaknya yang baru berusia 43 tahun itu seorang diri. Setelah diletakkan ke atas pengusung, beliau memohon pihak polis mencari beberapa orang untuk mengusungnya. Tetapi pihak polis ruenjawab, biarkanlah orang-orang perempuan tolong mengusungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polis tidak membenarkan sesiapa datang ke rumah tersebut untuk mengucapkan takziah dan tidak dibenarkan membaca al-Quran. Ayah Hasan al-Banna tidak dapat berbuat apa apa lagi. Beliau dengan tiga orang perempuan terpaksa mengusung anaknya itu menuju ke Masjid al-Qaisun untuk disembahyangkan. Pihak polis lebih dahulu telah pergi ke masjid memerintah orang-orang yang ada di situ supaya meninggalkan masjid. Sheikh Abdur Rahman seorang diri menunaikan solat jenazah ke atas anaknya itu. Kemudian mereka meneruskan pengusungannya menuju ke perkuburan untuk disemadikan jenazah Almarhum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu usia Hassan Al-Banna baru mencecah 43 tahun. Anak bongsunya telah dilahirkan pada hari yang sama isteri Hassan Al-Barma menamakannya "Esteshhaad" yang bermaksud syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan Hassan al-Banna adalah satu perancangan pihak istana dengan arahan Raja Farouk dan Perdana Menterinya Ibrahim Abdul Hadi. Sebab itulah tidak ada sebarang tindakan ke atas penjenayah dan orang yang terlibat. Kes pembunuhan ini walaupun telah dibawa ke mahkamah beberapa kali, tetapi telah ditangguhkan. Pertama kali dibawa pada masa pernerintahan Perdana Menteri Ibrahim Abdul Hadi. Kedua, pada masa pernerintahan Perdana Menteri Husin Sari. Ketiga, pada zaman pernerintahan Perdana Menteri Mustafa al Nahhas Basya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 23 Julai 1952 satu revolusi telah tercetus. Raja Farouk terpaksa turun dari singgahsananya. Berikutan itu, kes ini dibuka semula. Penjenayah ditangkap dan pada 2 Ogos 1954, Koperal Ahmad Husin Jad dikenakan hukuman penjara seumur hidup dengan kerja berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandu kereta, Sarjan Major Muhammad Mahfuz Muhammad dikenakan hukuman penjara 15 tahun dengan kerja berat. Major Muhammad al Jazzar dikenakan hukuman satu tahun penjara dengan kerja berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pembunuhan terhadap Hassan al Banna, ramai pendukung Ikhwan Muslimin yang telah ditindas dan dizalimi. Namun tindakan tindakan tersebut menyebabkan pertubuhan itu bukan sahaja semakin bertambah kuat di Mesir, malah telah mengembangkan sayapnya di negara-negara Arab. Kebangkitan Islam yang berlaku di negara Arab pada hari ini sebenarnya secara tidak langsung bertitik tolak dari Gerakan Ikhwan Muslimin,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegasnya, Hasan al-Banna merupakan seorang pejuang yang gigih dan berani, berjaya menyedarkan masyarakat dengan fikrah dan pendekatan barunya dalam gerakan dakwah dan manhaj tarbiahnya yang syumul. Walaupun beliau telah pergi menemui Ilahi, namun fikiran dan gerak kerjanya masih menjadi rujukan dan pegangan pejuang pejuang dan harakah Islamiah pada hari ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-7595209480793788903?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7595209480793788903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7595209480793788903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/hassan-al-banna_05.html' title='Hassan Al Banna'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoQApBRyqI/AAAAAAAAAIQ/2WGvwoUGbu0/s72-c/6.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-487077749483746</id><published>2009-10-05T08:14:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:16:39.200-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sirah'/><title type='text'>Andalusia (711-1492)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoNyQuBI_I/AAAAAAAAAIA/NMuayBlim6M/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 114px; height: 128px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoNyQuBI_I/AAAAAAAAAIA/NMuayBlim6M/s400/5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389135061234820082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillah. Tekad itu dipancangkan Thariq bin Ziyad. Sebanyak 7.000 orang pasukan yang dipimpinnya -mereka suku Berber dan Arab-telah selamat tiba di dataran Andalusia atau Spanyol. Mereka telah mengarungi selat yang memisahkan tanah Maroko di Afrika Utara dengan Eropa itu. Tanpa ragu sedikit pun Thariq memerintahkan untuk membakar kapal-kapalnya. Pilihannya jelas: terus maju untuk menang atau mati. Tak ada kata untuk mundur dan pulang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa di tahun 711 Masehi itu mengawali masa-masa Islam di Spanyol.Pasukan Thariq sebenarnya bukan misi pertama dari kalangan Islam yang menginjakkan kaki di Spanyol. Sebelumnya, Gubernur Musa Ibnu Nushair telah mengirimkan pasukan yang dikomandani Tharif bin Malik. Tharif sukses. Kesuksesan itu mendorong Musa mengirim Thariq. Saat itu, seluruh wilayah Islam masih menyatu di bawah kepemimpinan Khalifah Al-Walid dari Bani Umayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thariq mencatat sukses. Ia mengalahkan pasukan Raja Roderick di Bakkah. Setelah itu ia maju untuk merebut kota-kota seperti Cordova, Granada dan Toledo yang saat itu menjadi ibukota kerajaan Gothik. Ketika merebut Toledo, Thariq diperkuat dengan 5.000 orang tentara tambahan yang dikirim Musa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thariq sukses. Bukit-bukit di pantai tempat pendaratannya lalu dinamai Jabal Thariq, yang kemudian dikenal dengan sebutan Gibraltar. Musa bahkan ikut menyebarang untuk memimpin sendiri pasukannya. Ia merebut wilayah Seville dan mengalahkan Penguasa Gothic, Theodomir. Musa dan Thariq lalu bahu-membahu menguasai seluruh wilayah Spanyol selatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 755 Masehi, Abdurrahman -keturunan Keluarga Umayah yang lolos dari kejaran penguasa Abbasiyah-tiba di Spanyol. Abdurrahman Ad-Dakhil, demikian orang-orang menjulukinya. Ia membangun Masjid Cordova, dan menjadi penguasa tunggal di Andalusia dengan gelar Emir. Keturunannya melanjutkan kekuasaan itu sampai 912 Masehi. Kalangan Kristen sempat mengobarkan perlawanan "untuk mencari kematian" (martyrdom). Namun Dinasti Umayah di Andalusia ini mampu mengatasi tantangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman Al-Aushat kemudian menjadikan Andalusia sebagai pusat ilmu terpenting di daratan Eropa. Pada 912, Abdurrahman An-Nasir mendengar kabar bahwa khalifah Abbasiyah di Baghdad tewas dibunuh. Ia lalu menggunakan gelar khalifah. Ia mendirikan universitas Cordova dengan perpustakaan berisi ratusan ribu buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal demikian dilanjutkan oleh Khalifah Hakam. Pusat-pusat studi dibanjiri ribuan pelajar, Islam dan Kristen, dari berbagai wilayah. Ladang-ladang pertanian Spanyol tumbuh dengan subur mengadopsi kebun-kebun dari wilayah Islam lainnya. Sistem hidraulik untuk pengairan dikenalkan. Andalusia inilah yang mendorong era pencerahan atau renaissance yang berkembang di Italia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekacauan timbul setelah Hakam wafat dan kendali dipegang Manshur Billah -seorang ambisius yang menghabisi teman maupun lawan-lawannya. Kebencian masyarakat, baik Islam maupun Kristen mencuat. Situasi tak terkendalikan lagi setelah Manshur Billah wafat. Pada 1013, Dewan Menteri menghapuskan jabatan khalifah. Andalusia terpecah-pecah menjadi sekitar 30 negara kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kekuatan dari Maghribi sempat menyatukan kembali seluruh wilayah itu. Pertama adalah Dinasti Murabithun (1086-1143) yang berpusat di Marakesy, Maroko. Pasukan Murabithun datang buat membantu kalangan Islam melawan Kerajaan Castilla. Mereka memutuskan untuk menguasai Andalusia setelah melihat Islam terpecah-belah. Dinasti Muwahiddun, yang menggantikan kekuasaan Murabithun di Afrika Utara, kemudin juga melanjutkan kepemimpinan Islam di Andalusia (1146-1235). Di masa ini, hidup Ibnu Rusyd -seorang pemikir besar yang banyak menafsirkan naskah Aristoteles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1238 Cordova jatuh ke tangan Kristen, lalu Seville pada 1248 dan akhirnya seluruh Spanyol. Hanya Granada yang bertahan di bawah kekuasaan Bani Ahmar (1232-1492). Kepemimpinan Islam masih berlangsung sampai Abu Abdullah -meminta bantuan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella-- untuk merebut kekuasaan dari ayahnya. Abu Abdullah sempat naik tahta setelah ayahnya terbunuh. Namun Ferdinand dan Isabella kemudian menikah dan menyatukan kedua kerajaan. Mereka kemudian menggempur kekuatan Abu Abdullah untuk mengakhiri masa kepemimpinan Islam sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, seluruh pemeluk Islam (juga Yahudi), dikejar-kejar untuk dihabisi sama sekali atau berpindah agama. Kekejian penguasa Kristen terhadap pemeluk Islam itu dibawa oleh pasukan Spanyol yang beberapa tahun kemudian menjelajah hingga Filipina. Kesultanan Islam di Manila mereka bumihanguskan, seluruh kerabat Sultan mereka bantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki Abad 16, Tanah Andalusia -yang selama 8 Abad dalam kekuasaan Islam-- kemudian bersih sama sekali dari keberadaan Muslim&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-487077749483746?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/487077749483746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/487077749483746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/andalusia-711-1492.html' title='Andalusia (711-1492)'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoNyQuBI_I/AAAAAAAAAIA/NMuayBlim6M/s72-c/5.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-2211274883977180875</id><published>2009-10-05T08:12:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:14:28.448-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sirah'/><title type='text'>Serbuan Hulagu Khan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoNQbc3LVI/AAAAAAAAAH4/UodaYAsbh68/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 76px; height: 108px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoNQbc3LVI/AAAAAAAAAH4/UodaYAsbh68/s400/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389134480000101714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baghdad 1258. Tepian sungai Tigris itu menampakkan pemandangan ganjil. Dari dataran sekelilingnya, kecemerlangan kota tampak jelas. Gedung-gedung megah bertaburan tertata secara rapi. Saat itu, hampir tidak ada kota di dunia segemerlap Baghdad. Namun ribuan tenda mendadak bermunculan di luar kota. Itulah tenda pemimpin Mongol, Hulagu Khan, beserta 200-an ribu pasukannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat, Khalifah Al-Mu'tashim dan para pembesar Kekhalifahan Abbasiyah dengan senang hati menemui Hulagu. Ia membawa berbagai macam hadiah. Hulagu menerima mereka dengan dingin. Ia memenggal kepala khalifah dan seluruh pengikutnya satu per satu. Hulagu kemudian memerintahkan pasukannya untuk meratakan Baghdad dengan tanah. Bukan hanya istana dan gedung-gedung kerajaan saja. Namun juga rumah penduduk, masjid, serta madrasah, universitas dan perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemegahan Baghdad habis tanpa bekas. Seluruh warga tewas dibantai, kecuali yang sempat lari menyelamatkan diri. Peristiwa ini merupakan salah satu penghancuran terbesar kebudayaan masyarakat Islam yang telah berkembang selama lebih 6 (enam) abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hulagu tetap tinggal di tendanya. Ia sepenuhnya mewakili karakter masyarakatnya, bangsa Mongol, saat itu yang sangat sederhana namun brutal. Mulanya bangsa itu adalah kelompok-kelompok kecil pemburu dan penggembala di padang stepa di utara Cina hingga Siberia. Mereka mempercayai sebagai keturunan Alanja Khan yang mempunyai dua anak kembar, Tatar dan Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Yasugi Bahadur Khan yang diyakini sebagai pemersatu kelompok-kelompok Mongol. Setelah meninggal, kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya, Temujin yang berusia 13 tahun. Pada 1206, Temujin mendapat gelar Jenghis Khan. Ia membangun pasukan laki-laki dan pertempuan dalam kelompok 10, 200, serta 1.000 orang yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pasukannya itu, ia menaklukkan Cina dan menguasai sepenuhnya Asia Tengah. Kota-kota indah seperti Samarkand, Bukhara dihancurkan sama sekali. Penduduk dibantai habis-habisan. Sultan Ala Al-Din mencoba menghadang gerak pasukan itu di Bukhara. Ia tewas dalam pertempuran. Jalal Al-Din, anaknya, terpaksa lari ke India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenghis Khan mewariskan semangat berpetualang dan kebrutalan itu pada anak cucunya. Keempat anaknya, Juchi, Chagatai, Ogotai dan Tuli melanjutkan petualangan tersebut, menjarah wilayah-wilayah Islam. Salah seorang cucu Jenghis, kemudian malah membangun armada laut yang melakukan ekspedisi militer hingga wilayah Nusantara, sehingga melahirkan insiden Tarik - Jawa Timur, yang melahirkan kerajaan Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chagatai menguasai wikayah Ferghana hingga Azerbaijan. Saudaranya, Tuli menduduki Khurasan. Saat itu, kerajaan Islam terpecah belah dan tak mempunyai kekuatan berarti. Sangat mudah bagi pasukan Mongol -yang menghormat matahari terbit-untuk menaklukkan mereka. Sebelum meninggal pada 1256, Tuli sudah menguasai sebagian wilayah Irak. Hulagu tinggal melanjutkannya untuk menaklukkan Baghdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damaskus, Yordania, Nablus dan Gaza dengan mudah dikuasai pasukan Hulagu. Mereka mengincar Mesir yang dikuasai kesultanan Mamluk. Panglima Kitbugha mengirim utusan ke Mesir yang meminta Sultan Qutuz menyerah. Utusan Qitbhuga malah dibunuh. Di 'Ain Jalut, Sultan Qutuz bersama panglima Baybars memimpin sendiri pasukannya bertempur melawan pasukan Hulagu. Untuk pertama kalinya, pasukan Mongol dapat ditaklukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan Mongol dilanjutkan oleh anak cucu Hulagu, yang dikenal dengan sebutan dinasti Ilkhan. Abaga, anak Hulagu, memeluk Krtisten. Penggantinya, Ahmad Teguder (1282-1284) masuk Islam, namun dibunuh oleh Arghun, raja keempat yang bertindak kejam terhadap orang-orang Islam. Posisi umat Islam membaik di masa raja ke tujuh Ikhan, Mahmud Ghazan (1295-1304). Ia sempat menganut ajaran Budha sebelum beralih ke Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ghazan tertarik pada masalah peradaban. Ia membangun perguruan tinggi untuk mazhab Syafii serta Hanafi, observatorium, perpustakaan, bahkan juga padepokan atau semacam biara buat kaum sufi. Ia meninggal dalam usia 32 tahun, dan digantikan Muhammad Khudabanda Uljeitu (1304-1317), seorang penganut Syi'ah garis keras. Sultan terakhir dari Dinasti Ilkhan adalah Abu Sa'id (1317-1335). Kekuasaannya hancur setelah terjadi bencana kelaparan hebat akibat serangan badai dan hujan es. Kekuasaan pun terpecah belah, sampai kemudian dihancurkan oleh Timur Lenk, penakluk brutal lainnya yang juga keturunan Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serbuan Jenghis Khan hingga Hulagu Khan benar-benar membuat masyarakat Islam harus membangun kehidupan baru dari tingkat yang paling dasar. Tidak ada lagi wujud peradaban yang tersisa dari wilayah Asia Tengah, Selatan hingga Timur Tengah. Syukurlah, Dinasti Mamluk mampu mempertahankan wiyah Mesir. Dari Mesirlah, kemudian peradaban Islam dibangun kembali&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-2211274883977180875?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2211274883977180875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2211274883977180875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/serbuan-hulagu-khan.html' title='Serbuan Hulagu Khan'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoNQbc3LVI/AAAAAAAAAH4/UodaYAsbh68/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8661417266168922134</id><published>2009-10-05T08:10:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:12:50.605-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sirah'/><title type='text'>Prahara Timur Lenk (1336-1404)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoM4sGHcBI/AAAAAAAAAHw/REqtqY31t7Y/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 93px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoM4sGHcBI/AAAAAAAAAHw/REqtqY31t7Y/s400/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389134072151240722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namanya Timur Lenk. Si Timur Pincang. Ia anak Taragai, Kepala Suku Barlas di wilayah Uzbekistan kini. Sang ayah kabarnya keturunan Karachar Noyan -menteri dan kerabat Jagatai, anak Jenghis Khan. Namun Timur Lenk sendiri sering disebut sebagai keturunan Jenghis Khan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Secara resmi keturunan Mongol ini telah memeluk Islam. Diperkirakan ia lahir pada 25 Sya'ban 736 Hijriah, atau 8 April 1336 Masehi. Sejak kecil, keberaniannya nampak luar biasa. Pada usia 12 tahun, ia telah terlibat dalam sejumlah pertempuran. Ketika ayahnya wafat, Timur bergabung dengan pasukan Gubernur Tansoxiana, Amir Qaghazan, sampai gubernur itu meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serbuan pasukan Tughluq Temur Khan melambungkan nama Timur Lenk. Ia bertempur sampai mengundang perhatian Tughluq. Ia direkrut Tughluq menjadi pasukannya, namun kemudian memberontak setelah Tugluq mengangkat anaknya, Ilyas Khoja sebagai Gubernur Samarkand dan hanya menjadikan Timur sebagai wazir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timur bergabung dengan Amir Husain -cucu Qaghazan. Tughulq dan Ilyas Khoja tewas dalam pertempuran. Kemudian Timur malah membunuh Amir Husain yang juga iparnya sendiri. Pada 10 April 1370, ia mengangkat dirinya sebagai penguasa tunggal. "Sebagaimana hanya ada satu Tuhan di alam ini, maka di bumi seharusnya hanya ada satu raja." Demikian semboyannya. Sejak itu, Timur menebar maut sebagaimana dilakukan Hulagu seabad sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khurasan, Afghan, Persia , Kurdistan dikuasainya. Di Sabwazar, Afghanistan, ia membangun menara terbuat dari 2000 mayat dibalut dengan lumpur. Pada 1395, ia menyerbu Moskow. Lalu balik lagi ke Timur ke India -tempat ia konon membantai 80 ribu tawanannya. Kebiadaban terus ditebarkan. Pusat-pusat peradaban Islam dihancurkannya kecuali Samarkand. Di tempat ini, ia malah membangun kota dengan mendatangkan batu dari Delhi, India, dengan diangkut oleh gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Aleppo, Syria, Timur Lenk membangun piramida dari sekitar 20 ribu kepala manusia. Di Baghdad, sebanyak itu pula penduduk yang dibantainya. Di Armenia, 4000 tentara musuh dikubur hidup-hidup. Sekolah dan masjid-masjid di sekitar Irak dihancurkan. Masjid Umayah di Damaskus dihancurkannya sehingga tinggal dinding. Tak terhitung lagi jumlah korban Timur Lenk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timur juga menggempur dua kesultanan penting. Yakni kesultanan Usmani di Turki serta Mamluk di Mesir. Dalam pertempuran melawan Timur Lenk, Usmani dipimpin sendiri oleh Sultan Bayazid I. Erthugul, anak Bayazid, tewas. Dalam pertempuran berikutnya, perang di Ankara 1404, Bayazid bahkan tertawan dan meninggal sebagai tawanan. Di Takrit -kota kelahiran Salahuddin Al-Ayyubi-Timur Lenk juga membangun piramida manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinasti Mamluk di Mesir tak luput dari ancamannya. Apalagi Sultan Malik Zahir Barquq melindungi penguasa Baghdad yang melarikan diri, Sultan Ahmad Jalair. Namun, seperti menghadapi Hulagu sebelumnya, Mesir akhirnya luput dari serangan Timur. Serangan Timur Lenk benar-benar menghancurkan peradaban Islam. Praktis hanya Mesir yang selamat. Baghdad yang belum pulih akibat serangan Hulagu Khan dulu, kini remuk kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak puas menjarah ke Barat, Timur Lenk kemudian mengincar Cina di timur. Padahal saat itu, ia telah berusia 71 tahun. Saat hendak melakukan invasi itu, Timur Lenk sakit dan meninggal pada 1404. Dua orang anaknya, Muhammad Jehanekir dan Khalil bertempur hebat memperebutkan kursi sang ayah. Khalil (1404-1404) menang, namun dikudeta oleh saudaranya yang lain, Syakh Rukh (1405-1447). Syakh Rukh dan anaknya, Ulugh Bey (1447-1449) memimpin negaranya dengan baik. Ilmu pengetahuan kembali berkembang. Namun tidak lama. Pada 1469, kekuasaan keluarga Timur Lenk itu ambruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timur adalah salah seorang pemimpin paling brutal dalam sejarah. Sepak terjangnya menghancurkan masyarakat Islam habis-habisan. Namun, ironisnya, Timur Lenk adalah seorang muslim. Kabarnya, ia berpaham Syi'ah namun dekat dengan tarekat Naqsabandiyah. Dalam kehidupan sehari-hari, ia seperti menghormati para ulama. Dikabarkan ia dengan sangat hormat menerima sejarawan besar Ibnu Khaldun yang ditugasi Sultan Faraj untuk berunding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun, noda hitam telah terlalu banyak ditorehkan Timur Lenk. Terlalu banyak merah darah yang telah dibanjirkannya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8661417266168922134?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8661417266168922134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8661417266168922134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/prahara-timur-lenk-1336-1404.html' title='Prahara Timur Lenk (1336-1404)'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoM4sGHcBI/AAAAAAAAAHw/REqtqY31t7Y/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-6590618822524810578</id><published>2009-10-05T08:09:00.001-07:00</published><updated>2009-10-05T08:10:40.915-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sirah'/><title type='text'>Perang Salib</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoMXjdOWtI/AAAAAAAAAHo/5FMayK3gZaY/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 93px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoMXjdOWtI/AAAAAAAAAHo/5FMayK3gZaY/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389133502896560850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Raja Inggris, Richard si Hati Singa, tengah menggigil demam di tendanya. Ambisinya untuk segera menghancurkan pasukan Islam harus ia tunda. Tentara harus ia istirahatkan. Kini ia menunggu kedatangan seorang tabib. Tabib itu ternyata adalah musuh besarnya, Salahuddin Al-Ayyubi, panglima besar pihak Islam yang dengan berani menyusup ke tenda lawan. Secara moral, Salahuddin telah memenangkan pertarungan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kisah tersebut sering dituturkan, dan menjadi salah satu cerita paling menarik dalam peristiwa Perang Salib. Peristiwa perang antar agama ini bermula dari sukses misi kecil militer Alp Arselan -pemimpin Seljuk yang menjadi panglima perang Daulat Abbasiyah. Sekitar 15.000 tentaranya berhasil mengalahkan pasukan gabungan Romawi, Perancis, Armenia, Ghuz, Akraj, Hajr dalam pertempuran di Manzikart 464 Hijriah (1071 Masehi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara Baghdad, sepeninggal Arselan, malah merebut Yerusalem pada 471 Hijriah atau sekitar 1078 Masehi. Sebelum itu, Yerusalem dikuasai oleh Kekhalifahan Fathimiyah -dinasti beraliran Syi'ah yang berpusat di Kairo - Mesir. Fathimiyah memberi keleluaasan bagi orang-orang Nasrani untuk berkunjung ke kota suci Yerusalem. Abbasiyah di Baghdad membuat ketentuan baru yang mempersulit kunjungan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1095 Masehi, pemimpin tertinggi Katolik Paus Urbanus II menyeru seluruh masyarakat Kristen di Eropa agar melakukan Perang Suci. Seruan tersebut segera disambut oleh para raja. Musim semi 1095 Masehi -demikian tulis Badri Yatim di "Sejarah Peradaban Islam"-150 ribu pasukan, terutama dari Perancis dan Norman, bergerak ke Konstantinopel dan kemudian Yerusalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nicea dan Edessa berhasil mereka rebut pada 18 Juni 1097 dan 1098. Mereka kemudian merebut Antiokia. Baitul Maqdis atau Yerusalem bahkan jatuh pada 15 Juli 1099. Yerusalem bahkan dijadikan ibukota kerajaan baru. Godfrey diangkat sebagai raja. Kota-kota penting di pantai Laut Tengah seperti Tyre, Tripoli dan Akka juga berhasil dikuasai Pasukan Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setengah abad wilayah Yerusalem dan laut Tengah itu penuh dalam kekuasaan Kristen. Namun, pada 1144, ketenangan itu terusik. Penguasa Mosul dan Irak, Imaduddin Zanki dan anaknya, Nuruddin Zanki merebut wilayah Aleppo dan Edessa. Pada 1151, seluruh kawasan di Edessa berhasil mereka kuasai. Ini mendorong Paus Eugenius III kembali menyerukan perang suci. Raja Perancis Louis III dan Raja Jerman Condrad III memimpin pasukan menggempur kekuatan Islam. Namun mereka kalah, dan terpaksa mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahuddin Al-Ayyubi, panglima yang memegang kendali pasukan setelah Nuruddin wafat, malah mencatat sukses besar. Ia mendirikan kekhalifahan Ayyubiyah di Mesir menggantikan kekuasan Fathimiyah. Pada 1187, ia berhasil merebut Yerusalem dan mengakhiri kekuasaan kaum Nasrani di sana selama 88 tahun. Pasukannya juga harus berhadapan dengan kekuatan paling besar yang dikomandoi Raja Inggris Richard, Raja Perancis Philip Augustus serta Raja Jerman Frederick Barbarosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2 Nopember 1192, Salahuddin -tokoh terbesar Kurdi (bangsa yang sekarang terbelah di tanah yang menjadi wilayah Irak, Syria, Turki dan Iran)-menandatangani perjanjian dengan musuhnya. Ia akan memberi kemudahan kaum Nasrani berkunjung ke Yerusalem. Namun pihak Kristen, yang dikomandoi Raja Jerman Frederick II, kemudian mengincar kembali Yerusalem. Mereka berhasil merebut wilayah Dimyar, pada 1219. Pengganti Salahuddin, Malik al-Kamil, kemudian menukar Dimyar dengan Yerusalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan Nasrani sempat menguasai kembali Baitul Maqdis sekitar seperempat abad. Namun, angin kembali berubah. Di Mesir, kekuasaan kekhalifahan Ayyubiyah diakhiri oleh dinasti Mamluk. Malik al-Shalih, pemimpin Mamluk merebut kembali Baitul Maqdis, pada 1247. Setelah itu, perang Islam-Kristen masih terus terjadi sampai kota Akka direbut lagi pihak Islam pada 1291.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Salib telah mengantarkan orang-orang Eropa dalam jumlah besar untuk berinteraksi dengan masyarakat Islam. Interaksi tersebut membuat mereka banyak mengadopsi peradaban dari kalangan muslim.'Bath-up' yang menjadi tempat mandi masyarakat Barat sekarang ini, kabarnya diadopsi dari bejana tempat berwudhu orng-orang Turki muslim. Namun Perang Salib juga melahirkan provokasi kebencian terhadap Islam di lingkungan masyarakat Barat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-6590618822524810578?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6590618822524810578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6590618822524810578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/perang-salib.html' title='Perang Salib'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoMXjdOWtI/AAAAAAAAAHo/5FMayK3gZaY/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-7313593083431172014</id><published>2009-10-05T08:06:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:08:44.930-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sirah'/><title type='text'>Kairo  (969-1517)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoL8AmdavI/AAAAAAAAAHg/J1d76dV5vyo/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 119px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoL8AmdavI/AAAAAAAAAHg/J1d76dV5vyo/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389133029683587826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Islam menyentuh wilayah Mesir pada 628 Masehi. Ketika itu Rasulullah mengirim surat pada Gubernur Mukaukis -yang berada di bawah kekuasaan Romawi-mengajak masuk Islam. Rasul bahkan menikahi gadis Mesir, Maria. &lt;br /&gt;Pada 639 Masehi, ketika Islam di bawah kepemimpinan Umar bin Khattab, 3000 pasukan Amru bin Ash memasuki Mesir dan kemudian diperkuat pasukan Zubair bin Awwam berkekuatan 4000 orang. Mukaukis didukung gereja Kopti menandatangani perjanjian damai. Sejak itu, Mesir menjadi wilayah kekuasaan pihak Islam. Di masa kekuasaan Keluarga Umayah, dan kemudian Abbasiyah, Mesir menjadi salah satu provinsi seperti semula. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mesir baru menjadi pusat kekuasaan -dan juga peradaban Muslim-baru pada akhir Abad 10. Muiz Lidinillah membelot dari kekuasaan Abbasiyah di Baghdad, untuk membangun kekhalifahan sendiri yang berpaham Syi'ah. Ia menamai kekhalifahan itu Fathimiah -dari nama putri Rasul yang menurunkan para pemimpin Syi'ah, Fatimah. Pada masa kekuasaannya (953-975), Muiz menugasi panglima perangnya, Jawhar al-Siqili, untuk membangun ibu kota . &lt;br /&gt;Di dataran tepi Sungai Nil itu kota Kairo dibangun. Khalifah Muiz membangun Masjid Besar Al-Azhar (dari "Al-Zahra", nama panggilan Fatimah) yang dirampungkan pada 17 Ramadhan 359 Hijriah, 970 Masehi. Inilah yang kemudian bekembang menjadi Universitas Al-Azhar sekarang, yang juga merupakan universitas tertua di dunia saat ini. &lt;br /&gt;Muiz dan para penggantinya, Aziz Billah (975-996) dan Hakim Biamrillah (996-1021) sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Peradaban berkembang pesat. Kecemerlangan kota Kairo -baik dalam fisik maupun kehidupn sosialnya-mulai menyaingi Baghdad. Khalifah Hakim juga mendirikan pusat ilmu Bait al-Hikam yang mengoleksi ribuan buku sebagaimana di Baghdad. &lt;br /&gt;Di masa tersebut, Ibnu Yunus (wafat 1009) menemukan sistem pendulum pengukur waktu yang menjadi dasar arloji mekanik saat ini. Lalu Hasan ibn Haitham menemukan penjelasan fenomena "melihat". Sebelum itu, orang-orang meyakini bahwa orang dapat melihat sesuatu karena adanya pancaran sinar dari mata menuju obyek yang dilihat. Ibnu Haytham menemukan bahwa pancaran sinar itu bukanlah dari mata ke benda tersebut, melainkan sebaliknya. Dari benda ke mata. &lt;br /&gt;Gangguan politik terus-menerus dari wilayah sekitarnya menjadikan wibawa Fathimiyah merosot. Pada 564 Hijriah atau 1167 Masehi, Salahuddin Al-Ayyubi mengambil alih kekuasaan Fathimiyah. Tokoh Kurdi yang juga pahlawan Perang Salib tersebut membangun Dinasti Ayyubiyah, yang berdiri disamping Abbasiyah di Baghdad yang semakin lemah. &lt;br /&gt;Salahuddin tidak menghancurkan Kairo yang dibangun Fathimiyah. Ia malah melanjutkannya sama antusiasnya. Ia hanya mengubah paham keagamaan negara dari Syiah menjadi Sunni. Sekolah, masjid, rumah sakit, sarana rehabilitasi penderita sakit jiwa, dan banyak fasilitas sosial lainnya dibangun. Pada 1250 -delapan tahun sebelum Baghdad diratakan dengan tanah oleh Hulagu-kekuasaan diambil alih oleh kalangan keturunan Turki, pegawai Istana keturunan para budak (Mamluk). &lt;br /&gt;Di Istana, saat itu terjadi persaingan antara militer asal Turki dan Kurdi. Sultan yang baru naik, Turansyah, dianggap terlalu dekat Kurdi. Tokoh militer Turki, Aybak bersekongkol dengan ibu tiri Turansyah, Syajarah. Turansyah dibunuh. Aybak dan Syajarah menikah. Namun Aybak juga membunuh Syajarah, dan kemudian Musa, keturunan Ayyubiyah, yang sempat diangkatnya. &lt;br /&gt;Di saat Aybak menyebar teror itu, tokoh berpengaruh Mamluk bernama Baybars mengasingkan diri ke Syria. Ia baru balik ke Mesir, setelah Aybak wafat dan Ali -anak Aybak-mengundurkan diri untuk digantikan Qutuz. Qutuz dan Baibars bertempur bersama untuk menahan laju penghancuran total oleh pasukan Hulagu. Di Ain Jalut, Palestina, pada 13 September 1260 mereka berhasil mengalahkan pasukan Mongol itu. Baybars (1260-1277) yang dianggap menjadi peletak pondasi Dinasti Mamluk yang sesungguhnya. Ia mengangkat keturunan Abbasiyah -yang telah dihancurkan Hulagu di Baghdad-untuk menjadi khalifah. Ia merenovasi masjid dan universitas Al-Azhar. Kairo dijadikannya sebagai pusat peradaban dunia. Ibnu Batutah yang berkunjung ke Mesir sekitar 1326 tak henti mengagumi Kairo yang waktu itu berpenduduk sekitar 500-600 ribu jiwa atau 15 kali lebih banyak dibanding London di saat yang sama. &lt;br /&gt;Ibnu Batutah tak hanya mengagumi 'rihlah', tempat studi keagamaan yang ada hampir di setiap masjid. Ia terpesona pada pusat layanan kesehatan yang sangat rapi dan "gratis". Sedangkan Ibnu Khaldun menyebut: "mengenai dinasti-dinasti di zaman kita, yang paling besar adalah orang-orang Turki yang ada di Mesir." &lt;br /&gt;Pusat peradaban ini nyaris hancur di saat petualang barbar Timur Lenk melakukan invasi ke Barat. Namun Sultan Barquq berhasil menahan laju pasukan Mongol tersebut. Dengan demikian Mamluk merupakan pusat kekuasaan yang duakali mampu mengalahkan tentara Mongol. &lt;br /&gt;Pada ujung abad 15, perekonomian di Mesir menurun. Para pedagang Eropa melalui Laut Tengah tak lagi harus tergantung pada Mesir untuk dapat berdagang ke Asia. Pada 1498, mereka "menemukan" Tanjung Harapan di Afrika Selatan sebagai pintu perdagangan laut ke Asia. Pada 1517, Kesultanan Usmani di Turki menyerbu Kairo dan mengakhiri sejarah 47 sultan di Dinasti Mamluk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-7313593083431172014?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7313593083431172014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7313593083431172014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/kairo-969-1517.html' title='Kairo  (969-1517)'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsoL8AmdavI/AAAAAAAAAHg/J1d76dV5vyo/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-7800906126179023530</id><published>2009-10-05T06:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T06:06:38.920-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sirah'/><title type='text'>Sultan Muhammad Al-Fatih Dan Pembukaan Istanbul 1453M</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsnvRFpBCkI/AAAAAAAAAHY/7k_qSh190ts/s1600-h/mfatih.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 99px; height: 135px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsnvRFpBCkI/AAAAAAAAAHY/7k_qSh190ts/s400/mfatih.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389101505976535618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Istanbul atau yang dulunya dikenali sebagai Costantinople, adalah salah sebuah bandar nostalgia dunia. Tidak setakat tercatat oleh tinta Sejarah Islam, bahkan statusnya sebagai salah sebuah bandar utama dunia, pasti mengundang seisi alam manusia untuk meninjau dan menghubungkan sejarah kegemilangan masing-masing dengannya Istanbul diasaskan pada tahun 330M oleh Maharaja Byzantine&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Costantine I. &lt;br /&gt;Kedudukannya yang strategik, diungkapkan oleh Napoleon Bonapart sebagai, “…kalaulah dunia ini sebuah negara, maka Costantinople inilah yang paling layak menjadi ibu negaranya!”. Costantinople telah pun menjadi ibu negara Empayar Byzantine semenjak penubuhannya. Ini menjadikan bandar berkenaan sebagai salah sebuah bandar terbesar dan utama dunia.&lt;br /&gt;Kedudukan Costantinople yang sedemikian rupa, meletakkan ia di kedudukan yang istimewa apabila umat Islam memulakan agenda pertembungan mereka dengan Empayar Byzantine. Rasulullah SAW telah pun beberapa kali memberikan khabar gembira tentang pembukaan kota ini di tangan umat Islam seperti yang dinyatakan oleh Baginda SAW di dalam peperangan Khandak. Sabda baginda SAW : “Sesungguhnya Costantinople itu pasti akan dibuka. Sebaik-baik ketua adalah ketuanya, dan sebaik-baik tentera adalah tenteranya”&lt;br /&gt;Terdapat banyak lagi hadith lain seperti ini dan ia menimbulkan keghairahan para khalifah dan pemimpin Islam untuk berusaha menawan kota Costantinople berkenaan. Usaha pertama dilancarkan pada tahun 44H iaitu di zaman Muawiyah bin Abi Sufian RA. Akan tetapi, usaha berkenaan gagal dan Abu Ayyub Al-Ansari yang merupakan salah seorang sahabat Nabi yang menyertainya, syahid di pinggir kota Costantinople berkenaan. Manakala di zaman Sulaiman bin Abdul Malik pula, Khilafah Umayah telah menyediakan pasukan terhandal untuk menawan kembali kota berkenaan pada tahun 98H tetapi masih belum diizinkan oleh Allah SWT. (rujuk Al-Ibar oleh Ibnu Khaldun 3 / 70 dan Tarikh Khalifah bin Khayyath ms. 315)&lt;br /&gt;Di zaman pemerintahan kerajaan Abbasiyyah, beberapa usaha diteruskan tetapi masih menemui kegagalan termasuk usaha di zaman Khalifah Harun Ar-Rasyid tahun 190H.&lt;br /&gt;Selepas kejatuhan Baghdad tahun 656H, usaha menawan Costantinople diteruskan pula oleh kerajaan-kerajaan kecil di Asia Minor (Anatolia) terutamanya Kerajaan Seljuk. Pemimpin masyhurnya, Alp Arslan (455-465H / 1063-1072M) telah berjaya mengalahkan Maharaja Rum, Dimonos, pada tahun 463H / 1070M. Beliau telah menangkap lalu memenjarakannya sebelum dibebaskan dengan persetujuan untuk membayar jizyah tahunan kepada Kesultanan Seljuk. Peristiwa ini telah meletakkan sebahagian besar Empayar Rom di bawah pengaruh Kerajaan Islam Seljuk. &lt;br /&gt;Bagaimana pun, selepas daripada merosot dan jatuhnya Kerajaan Seljuk berkenaan, terbentuk pula beberapa kerajaan kecil di Anatolia. Antaranya ialah kerajaan Seljuk Rum yang telah berjaya meluaskan kekuasaannya sehingga ke pantai Laut Ege di barat, seterusnya melemahkan pengaruh dan kekuasaan Empayar Rom.&lt;br /&gt;Costantinople Dan Daulah Othmaniyyah&lt;br /&gt;Di awal kurun ke-8 hijrah / 14M, Daulah Othmaniyyah telah mengadakan persepakatan bersama Seljuk Rum yang ketika itu berpusat di bandar Konya. Persepakatan ini memberikan nafas baru kepada usaha umat Islam untuk menawan Costantinople. Usaha awal yang dibuat ialah di zaman Sultan Yildrim Beyazid yang mana beliau telah berjaya mengepung kota itu pada tahun 796H / 1393M. Peluang yang ada telah digunakan oleh Sultan Beyazid untuk memaksa Maharaja Byzantine menyerahkan Costantinople secara aman kepada umat Islam. Akan tetapi, usahanya itu menemui kegagalan dengan kedatangan bantuan Eropah dan dalam masa yang sama, tentera Mongol di bawah pimpinan Timurlank telah menyerang Daulah Othmaniyyah. Serangan itu dikenali sebagai Perang Ankara dan ini telah memaksa Sultan Beyazid untuk menarik balik tenteranya bagi mempertahankan negara dari serangan Mongol. Dalam peperangan itu, beliau telah ditawan dan kemudiannya meninggal dunia pada tahun 1402M. Kejadian itu telah menyebabkan idea untuk menawan Costantinople terhenti untuk beberapa ketika.&lt;br /&gt;Selepas Daulah Othmaniyyah mencapai ke peringkat yang lebih maju dan tersusun, roh jihad telah hidup semua dengan nafas baru. Semangat dan kesungguhan yang ada itu telah mendorong Sultan Murad II (824-863H / 1421-1451M) untuk meneruskan usaha menawan Costantinople. Beberapa usaha telah berjaya dibuat untuk mengepung kota itu tetapi dalam masa yang sama berlaku pengkhianatan di pihak umat Islam. Mahajara Byzantine telah mengambil peluang ini untuk menabur fitnah dan mengucar-kacirkan saf tentera Islam. Usaha Sultan Murad II itu tidak berjaya sampai ke sasarannya sehinggalah di zaman anak beliau, Sultan Muhammad Al-Fatih, sultan ke-7 Daulah Othmaniyyah.&lt;br /&gt;Semenjak kecil, Sultan Muhammad Al-Fatih telah meneliti dan meninjau usaha ayahnya menawan Costantinople. Bahkan beliau terus mengkaji tentang usaha-usaha yang pernah dibuat sepanjang sejarah Islam ke arah itu, sehingga menimbulkan keazaman yang kuat untuk beliau meneruskan cita-cita umat Islam zaman berzaman itu. Ketika menaiki takhta pada tahun 855H / 1451M, beliau telah mula berfikir dan menyusun strategi untuk menawan kota berkenaan..&lt;br /&gt;Kekuatan Sultan Muhammad Al-Fatih banyak terletak pada ketinggian peribadinya. Semenjak kecil, beliau telah ditarbiah secara intensif oleh para ulamak terulung di zamannya. Di zaman ayahnya, iaitu Sultan Murad II, Asy-Syeikh Muhammad bin Ismail Al-Kurani telah menjadi murabbi Amir Muhammad (Al-Fatih). Ketika itu, Amir Muhammad adalah ketua bagi kawasan Manisa. Sultan Murad II telah menghantar beberapa orang ulamak untuk mengajar anaknya sebelum itu, tetapi tidak diendahkan oleh Amir Muhammad. Lalu, beliau menghantar Asy-Syeikh Al-Kurani dan memberikan kuasa kepadanya untuk memukul Amir Muhammad jika beliau membantah tunjuk ajar gurunya. Apabila beliau menemui Amir Muhammad dan menjelaskan tentang hak yang diberikan oleh baginda Sultan, Amir Muhammad ketawa lalu dipukul oleh Asy-Syeikh Al-Kurani dengan begitu kuat sekali. Peristiwa ini telah menimbulkan kesan yang mendalam pada diri Amir Muhammad lantas selepas itu beliau terus menghafal Al-Quran dalam masa yang singkat&lt;br /&gt;Tarbiah yang diberikan oleh para ulamak murabbi itu memberikan pengaruh yang besar, bukan hanya kepada peribadi Sultan, bahkan kepada corak pemerintahan dan adat resam Daulah Othmaniyyah itu sendiri. Sekiranya Sultan melakukan kesilapan, murabbinya itu akan menegur. Sultan juga dipanggilnya dengan nama dan apabila bersalam, Sultan yang akan mencium tangan ulamak yang menjadi murabbinya itu.Dengan tarbiah yang teliti dan penuh terhormat seperti ini, tidak hairanlah jika peribadi-peribadi yang unggul seperti Muhammad Al-Fatih lahir menempa nama di persada sejarah.. &lt;br /&gt;Asy-Syeikh Ak Semsettin&lt;br /&gt;Dalam masa yang sama Asy-Syeikh Ak Samsettin (Syamsuddin) merupakan murabbi Sultan Muhammad Al-Fatih yang hakiki. Namanya yang sebenar ialah Muhammad bin Hamzah Ad-Dimasyqi Ar-Rumi yang mana nasabnya sampai kepada Saidina Abu Bakar As-Siddiq RA. Beliau mengajar Amir Muhammad ilmu-ilmu asas iaitu Al-Qur'an, Al-Hadith, Feqah, Linguistik (Arab, Parsi dan Turki) dan juga ilmu kemahiran yang lain seperti Matematik, Falak, Sejarah, Ilmu Peperangan dan sebagainya. &lt;br /&gt;Semenjak kecil, Syeikh Ak Semsettin berjaya meyakinkan Amir Muhammad bahawa beliau adalah orang yang dimaksudkan oleh Rasulullah SAW di dalam hadith pembukaan Costantinople berkenaan. Apabila beliau menaiki takhta, Sultan Muhammad segera menemui Syeikh Ak Semsettin bagi menyiapkan bala tentera ke arah penawanan Costantinople, demi merealisasikan hadith Rasulullah SAW berkenaan. Peperangan yang maha hebat itu memakan masa selama 54 hari.&lt;br /&gt;Sultan Muhammad Al-Fatih sangat menyayangi Syeikh Ak Semsettin. Beliau mempunyai kedudukan yang istimewa pada diri Sultan Muhammad Al-Fatih dan ini sangat jelas dinyatakan oleh beliau ketika pembukaan Istanbul, "...sesungguhnya kamu semua melihat aku gembira sekali. Kegembiraanku ini bukanlah semata-mata kerana kejayaan kita menawan kota ini, akan tetapi ia adalah kerana hadirnya di sisiku syeikhku yang mulia, dialah pendidikku, Asy-Syeikh Ak Semsettin."&lt;br /&gt;Persediaan Ke Arah Penawanan&lt;br /&gt;Sultan Muhammad Al-Fatih telah membuat persediaan yang besar ke arah mencapai matlamatnya menawan Costantinople. Beliau telah menyediakan mujahid seramai kira-kira 250,000 dan ini merupakan angka yang begitu besar jika dibandingkan dengan tentera negara lain di zaman itu. Para mujahid berkenaan diberikan latihan intensif dan sentiasa diperingatkan dengan pujian Rasulullah SAW kepada tentera yang akan menawan Costantinople itu nanti&lt;br /&gt;Beliau telah membina Kota Rumeli (Rumeli Hisari) di tebing Eropah Selat Bosphorus iaitu di bahagian tersempit antara tebing Asia dan Eropah. Kota yang berhadapan dengan kota binaan Sultan Beyazid di sebelah tebing Asia ini, mempunyai peranan yang besar dalam usaha mengawal lalu lintas di selat tersebut. Maharaja Byzantine telah berusaha gigih untuk menghalang Sultan Muhammad Al-Fatih daripada membina kota berkenaan tetapi gagal menghalangnya.&lt;br /&gt;Sultan Muhammad Al-Fatih juga berusaha untuk mempertingkatkan kelengkapan senjatanya. Beliau telah menapatkan khidmat pakar membina meriam bernama Orban. Beberapa meriam telah dibina termasuk Meriam Diraja yang masyhur. Catatan menceritakan betapa meriam ini adalah yang terbesar di zaman berkenaan. Beratnya beratus tan dan memerlukan beratus tenaga tentera untuk mengangkutnya. Beliau juga menyediakan kira-kira 400 buah kapal laut untuk tujuan yang sama.&lt;br /&gt;Sebelum serangan dibuat, Sultan Muhammad Al-Fatih telah mengadakan perjanjian dengan musuh-musuh yang lain. Ini merupakan strategi yang penting supaya seluruh tenaga dapat ditumpukan kepada musuh yang satu tanpa ada sebarang ancaman yang berada di luar jangkaan. Antaranya ialah perjanjian yang dibuat dengan kerajaan Galata yang berjiran dengan Byzantine. Perkembangan ini sangat membimbangkan Maharaja Byzantine lantas pelbagai cubaan dibuat untuk menawan hati Sultan Muhammad Al-Fatih supaya membatalkan hasratnya. Hadiah dan rasuh cuba dibuat untuk tujuan berkenaan. Akan tetapi semuanya menemui kegagalan. &lt;br /&gt;Keazaman yang begitu kuat pada diri Sultan Muhammad Al-Fatih telah mendorong Maharaja Byzantine berusaha mendapatkan pertolongan daripada negara-negara Eropah. Tanpa segan silu, beliau memohon pertolongan dari kepimpinan gereja Katholik, sedangkan ketika itu semua gereja di Costantinople bermazhab Orthodoks. Atas dasar bermuka-muka demi mengekalkan kuasanya, Maharaja Byzantine telah mengaku bersetuju untuk menukar mazhab di Costantinople demi menyatukan kedua-dua aliran yang saling bermusuh itu. Wakil telah dihantar dari Eropah ke Costantinople untuk tujuan berkenaan. Beliau telah berkhutbah di Gereja Aya Sofya menyatakan ketundukan Byzantine kepada Katholik. Akan tetapi hal ini telah menimbulkan kemarahan penduduk Costantinople yang bermazhab Orthodoks. Sehinggakan ada di antara pemimpin Orthodoks berkata, "sesungguhnya aku lebih rela melihat di bumi Byzantine ini serban para orang Turki (muslim) daripada aku melihat topi Latin!"Situasi ini telah mencetuskan pemberotakan rakyat terhadap keputusan maharaja yang dianggap khianat.&lt;br /&gt;Serangan&lt;br /&gt;Costantinople mempunyai keistimewaannya yang tersendiri dari aspek geografi. Ia dikelilingi oleh lautan dari tiga penjuru iaitu Selat Bhosphore, Laut Marmara Dan Perairan Tanjung Emas (Golden Horn) yang dihalang pintu masuknya oleh rantai besi raksasa. Ia berfungsi menghalang kapal daripada masuk ke pintu utama Kota Costantinople.&lt;br /&gt;Selepas melalui proses persiapan yang teliti, akhirnya Sultan Muhammad Al-Fatih telah tiba di hadapan kota Costantinople pada hari Khamis 26 Rabiul Awal 857H bersamaan 6 April 1453M. Di hadapan tentera yang menjangkau jumpa 250 ribu, Al-Fatih telah menyampaikan khutbah mengingatkan para mujahid tentang kelebihan jihad, kepentingan memuliakan niat dan harapan kemenangan di hadapan Allah SWT dsb. Beliau juga membacakan ayat-ayat Al-Quran mengenainya serta hadith Nabi SAW tentang pembukaan kota Costantinople. Ini semua memberikan kesan semangat yang tinggi dan jitu pada bala tentera itu lantas mereka menyambutnya dengan zikir, pujian dan doa kepada Allah SWT. Kehadiran para ulamak di tengah-tengah saf para mujahid itu juga menebalkan lagi keazaman mereka untuk menunaikan kewajipan jihad tersebut.&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Sultan Muhammad Al-Fatih telah menyusun dan membahagikan tenteranya kepada tiga kumpulan. Pertamanya adalah kumpulan utama yang bertugas mengawal kota yang mengelilingi Costantinople. Di belakang kumpulan utama itu adalah tentera simpanan yang bertugas menyokong tentera utama di hadapan. Meriam Diraja telah dihalakan ke pintu Topkapi. Pasukan pengawal juga diletakkan di beberapa kawasan strategik seperti kawasan-kawasan bukit di sekitar Kota Byzantine itu. Kapal-kapal laut Othmaniyyah juga diletakkan di sekitar perairan yang mengelilingi Costantinople. Akan tetapi kapal-kapal berkenaan tidak berjaya memasuki perairan Tanjung Emas disebabkan oleh kehadiran rantai raksasa yang mengawal pintu masuk.&lt;br /&gt;Semenjak hari pertama serangan, tentera Byzantine telah berusaha keras menghalang tentera Othmaniyyah daripada merapati pintu-pintu masuk kota mereka. Tetapi serangan strategik tentera Islam telah berjaya mematahkan halangan itu, ditambah pula dengan serangan meriam dari pelbagai sudut. Bunyi meriam itu telah menimbulkan rasa takut yang amat sangat kepada penduduk Costantinople sehingga menjejaskan semangat mereka untuk bertahan. &lt;br /&gt;Tentera Laut Othmaniyyah telah mencuba beberapa kali untuk melepasi rantai besi di pintu masuk Tanjung Emas. Dalam masa yang sama, panahan diarahkan kepada kapal-kapal Byzantine danEropah yang tiba untuk membantu. Walau bagaimana pun usaha ini tidak berjaya, dan ini memberikan semacam semangat di awalnya kepada penduduk Costantinople. Para paderi berjalan di lorong-lorong kota, mengingatkan penduduk supaya membanyakkan sabar serta terus berdoa kepada Jesus dan Maryam supaya menyelamatkan Costantinople. Maharaja Byzantine juga berulang-alik ke Gereja Aya Sofya untuk tujuan yang sama.&lt;br /&gt;Perjanjian Al-Fatih Dengan Maharaja Costantine&lt;br /&gt;Maharaja Costantine mencuba sedaya upayanya untuk menundukkan Al-Fatih. Pelbagai hadiah dan tawaran dikemukakan demi untuk menyelamatkan kedudukannya itu. Akan tetapi Al-Fatih tidak menerima kesemua tawaran itu sebaliknya memberi kata putus supaya Costantinople diserahkan kepada Daulah Othmaniyyah secara aman. Al-Fatih berjanji, jika Costantinople diserahkan secara aman, tiada seorang pun yang akan diapa-apakan bahkan tiada gereja dan harta benda penduduk Costantinople yang akan dimusnahkan. Antara isi kandungan risalahnya itu, "... serahkan empayar kamu, kota Costantinople. Aku bersumpah bahawa tenteraku tidak akan mengancam sesiapa sama ada nyawa, harta dan kehormatannya. Mereka yang mahu terus tinggal dan hidup dengan amat sejahtera di Costantinople, bebas berbuat demikian. Dan sesiapa yang mahu meninggalkan kota ini dengan aman sejahtera juga dipersilakan".&lt;br /&gt;Walaupun begitu, kepungan tentera Al-Fatih masih belum sempurna disebabkan oleh rantai besi yang melindungi pintu masuk Tanjung Emas itu. Dalam pada itu, para mujahid tetap terus melancarkan serangan demi serangan dan pada 18 April 1453M, pasukan penyerang Othmaniyyah telah berjaya memecah tembok Byzantine di Lembah Lycos yang terletak di sebelah barat kota. Tentera Byzantine telah berusaha sedaya upayanya untuk mempertahankan kota dari serangan itu. Pertempuran sengit berlaku bersama iringan hujan anak panah yang amat dahsyat.&lt;br /&gt;Pada hari yang sama, beberapa buah kapal laut Othmaniyyah telah cuba merempuh rantai besi di Tanjung Emas. Akan tetapi, gabungan tentera laut Byzantine dan Eropah telah berjaya menangkis serangan itu bahkan beberapa buah kapal laut Othmaniyyah telah musnah menyebabkan yang lain terpaksa pulang ke kawasan masing-masing untuk mengelakkan kemusnahan yang berterusan.&lt;br /&gt;Dua hari selepas serangan itu, berlaku sekali lagi serangan laut antara kedua belah pihak. Sultan Muhammad Al-Fatih sendiri mengawasi misi berkenaan dari pantai. Beliau telah menghantar utusan kepada tentera laut yang sedang berperang. Katanya, ".. sama ada kamu tawan kapal-kapal itu atau pun kamu tenggelamkan sahaja kesemuanya. Sekiranya kamu gagal, maka jangan pulang kepada kami sedangkan kamu semua hidup!". &lt;br /&gt;Ketika itu juga, Sultan Muhammad Al-Fatih menunggang kudanya sehingga ke gigi laut sambil menjerit dengan sekuat hati nama ketua misi berkenaan, Palta Oglu, untuk memberikan semangat. Kesungguhan Al-Fatih itu, menaikkan semangat tenteranya. Namun, tentera kristian berjaya juga mematahkan serangan mujahidin walaupun mereka bersungguh- sungguh melancarkan serangan demi serangan. Kegagalan tersebut menyebabkan Sultan Muhammad Al-Fatih menjadi begitu marah lalu memecat Palta Oglu dan digantikan dengan Hamzah Pasha.&lt;br /&gt;Kegagalan serangan tersebut telah memberikan kesan yang besar kepada tentera Othmaniyyah. Khalil Pasha yang merupakan wazir ketika itu cuba untuk memujuk Al-Fatih supaya membatalkan serangan serta menerima sahaja perjanjian penduduk Costantinople untuk tunduk kepada Daulah Othmaniyyah tanpa menakluknya. Cadangan itu ditolak mentah-mentah oleh Al-Fatih. Kini tiba masanya beliau berfikir tentang helah untuk tentera laut Othmaniyyah berjaya membolos Tanjung Emas...&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Keajaiban Tentera Othmaniyyah &lt;br /&gt;Sultan Muhammad Al-Fatih telah menemui satu kaedah luar biasa untuk membawa kapalnya masuk ke perairan Tanjung Emas. Kaedah yang tidak pernah terfikir oleh mana-mana tentera sebelumnya untuk melakukannya. Beliau telah memanggil tenteranya dan menyarankan kepada mereka supaya membawa kapal-kapal itu masuk ke perairan Tanjung Emas melalui jalan darat! Malam itu juga, tentera Othmaniyyah dengan semangat dan kekuatan luar biasa telah berjaya menarik 70 kapal dari pantai Besiktas ke Galata melalui bukit yang begitu tinggi dengan jarak melebihi 3 batu! Sesungguhnya kejadian ini sangat luar biasa dan di luar bayangan manusia hingga ke hari ini. &lt;br /&gt;Pagi 22 April itu, penduduk Costantinople dikejutkan dengan laungan takbir dan nasyid para mujahidin di Tanjung Emas. Tiada siapa yang dapat membayangkan bagaimana semua itu boleh berlaku hanya pada satu malam. Bahkan ada yang menyangka bahawa tentera Al-Fatih mendapat bantuan jin dan syaitan! Yilmaz Oztuna di dalam bukunya Osmanli Tarihi menceritakan bagaimana seorang ahli sejarah Byzantine berkata, "Tidaklah kami pernah melihat atau mendengar hal ajaib seperti ini. Muhammad Al-Fatih telah menukar darat menjadi lautan, melayarkan kapalnya di puncak gunung dan bukannya di ombak lautan. Sesungguhnya Muhammad Al-Fatih dengan usahanya ini telah mengatasi Alexander The Great!"&lt;br /&gt;Costantine telah bermesyuarat dengan para pemimpin kerajaan Byzantine tentang strategi seterusnya, tetapi mereka gagal mencapai kata sepakat. Costantine menolak cadangan supaya beliau sendiri pergi mendapatkan pertolongan daripada umat kristian di Eropah bahkan tetap dengan keputusannya untuk mempertahankan Costantinople hingga ke titisan darah yang terakhir.&lt;br /&gt;Serangan Besar-besaran Mujahidin&lt;br /&gt;Dengan kedudukan tentera Othmaniyyah yang sudah semakin mantap, Sultan Muhammad Al-Fatih telah melancarkan serangan besar-besaran ke benteng terakhir Byzantine. Tembakan meriam yang telah memusnahkan sebuah kapal dagang di Tanjung Emas, menyebabkan tentera Eropah yang lain lari ketakutan. Mereka telah meninggalkan pertempuran melalui kota Galata. Semenjak kejayaan kapal mujahiden memasuki perairan Tanjung Emas, serangan dilancarkan siang dan malam tanpa henti. &lt;br /&gt;Laungan takbir "Allahu Akbar, Allahu Akbar!" yang mengisi ruang angkasa Costantinople telah memberikan semacam serangan psikologi kepada penduduk kota berkenaan. Seakan mendengar panahan petir, semangat mereka terus luntur dengan ancaman demi ancaman kalimah tauhid tentera Al-Fatih itu. Dalam masa yang sama, Al-Fatih dan tenteranya sentiasa mengejutkan mereka dengan seni perang yang baru sehingga menggawatkan pertahanan tentera salib itu.&lt;br /&gt;Ketika ribut yang ada belum reda, penduduk Costantinople menyedari bahawa tentera Islam telah mengorek terowong untuk masuk ke pusat kota. Ketakutan melanda penduduk sehingga mereka curiga dengan bunyi tapak kaki sendiri. Merasakan yang bila-bila masa sahaja tentera 'Turki' akan keluar dari perut bumi berikutan dengan pembinaan terowong itu.&lt;br /&gt;Usaha Damai Terakhir&lt;br /&gt;Sultan Muhammad Al-Fatih yakin bahawa kemenangan semakin hampir. Kecintaannya kepada Costantinople yang dijanjikan oleh Rasulullah SAW, mendorong beliau untuk terus berusaha agar Costantine menyerah kalah tanpa terus membiarkan kota itu musnah. Sekali lagi beliau menghantar utusan meminta Costantine supaya menyerahkan Costantinople secara aman. Apabila utusan berkenaan sampai kepadanya, Costantine telah berbincang dengan para menterinya. Ada yang mencadangkan supaya mereka menyerah kalah dan ada pula yang mahukan pertahanan diteruskan hingga ke penamat. Costantine akhirnya bersetuju dengan pandangan kedua lantas menghantar maklum balas dengan katanya, "... syukur kepada Tuhan kerana Sultan mahukan keamanan dan bersedia menerima pembayaran jizyah. Akan tetapi Costantine bersumpah untuk terus bertahan hingga ke akhir hayatnya demi takhta... atau mati sahaja dan dikuburkan di kota ini!". Apabila jawapan Costantine ini diterima, Al-Fatih menjawab, "Baiklah... tidak lama lagi akan terhasil bagiku di Costantinople itu sama ada takhta atau keranda...!".&lt;br /&gt;Perbincangan dilakukan oleh Al-Fatih tentang strategi seterusnya. Pelbagai kemungkinan dipertimbangkan dan akhirnya keputusan dibuat untuk meneruskan rancangan menawan Costantinople sebagaimana yang telah disusun.&lt;br /&gt;Hari Kemenangan&lt;br /&gt;Pada 27 Mei 1453, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama tenteranya telah berusaha keras membersihkan diri di hadapan Allah SWT. Mereka membanyakkan solat, doa dan zikir dengan harapan Allah SWT akan memudahkan kemenangan. Para ulamak pula memeriksa barisan tentera sambil memberi semangat kepada para mujahidin. Mereka diperingatkan tentang kelebihan jihad dan syahid serta kemuliaan para syuhada' terdahulu khususnya Abu Ayyub Al-Ansari RA. "...sesungguhnya apabila Rasulullah SAW tiba di Madinah ketika kemenangan hijrah, baginda SAW telah pergi ke rumah Abu Ayyub Al-Ansari. Sesungguhnya Abu Ayyub telah pun datang (ke Costantinople) dan berada di sini!" Kata-kata ini telah membakar semangat tentera Al-Fatih hingga ke kemuncaknya.&lt;br /&gt;Dalam masa yang sama, penduduk Costantine melakukan upacara peribadatan secara bersungguh-sungguh dengan harapan Tuhan akan membantu mereka...&lt;br /&gt;Tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jamadil Awal 857H / 29 Mei 1453M, serangan utama dilancarkan. Para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir kalimah tauhid sambil menyerang kota. Penduduk Costantinople telah berada di kemuncak ketakutan mereka pagi itu. Mujahidin yang sememangnya menginginkan syahid, begitu berani menyerbu tentera salib di kota itu.&lt;br /&gt;Tentera Othmaniyyah akhirnya berjaya menembusi kota Costantinople melalui Pintu Edirne dan mereka telah mengibarkan bendera Daulah Othmaniyyah di puncak kota. Costantine yang melihat kejadian itu berasa putus asa untuk bertahan lantas menanggalkan pakaian maharajanya supaya tidak dikenali musuh. Akhirnya beliau menemui ajal dalam keadaan yang amat mengaibkan.&lt;br /&gt;Berita kematian Costantine telah menaikkan lagi semangat tentera Islam untuk menyerang. Begitu juga sebaliknya, bagaikan pokok tercabut akar, tentera salib menjadi kucar kacir apabila berita kematian maharajanya tersebar. Kesungguhan dan semangat juang yang tinggi di kalangan tentera Al-Fatih, akhirnya berjaya sampai ke cita-cita mereka. Kejayaan menguasai Costantinople telah disambut dengan penuh rasa syukur oleh Al-Fatih serta... seisi langit dan bumi. Beliau bertitah, ".. Alhamdulillah, semoga Allah merahmati para syuhada', memberikan kemuliaan kepada mujahidin, serta kebanggaan dan syukur buat rakyatku"&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Sebaik-baik Ketua Dan Tentera&lt;br /&gt;Pada hari itu, majoriti penduduk Costantinople bersembunyi di gereja-gereja sekitar kota. Sultan Muhammad Al-Fatih berpesan kepada tenteranya supaya bermuamalah dengan baik kepada penduduk Costantinople sambil mengucapkan tahniah kepada tenteranya yang berjaya merealisasikan sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya Costantinople itu pasti akan dibuka. Sebaik-baik ketua adalah ketuanya, dan sebaik-baik tentera adalah tenteranya”&lt;br /&gt;Dengan penuh rasa syukur dan tawadhu, Sultan Muhammad Al-Fatih telah sujud ke bumi mengucapkan sebesar-besar syukur ke hadrat Allah atas kemenangan bersejarah itu.&lt;br /&gt;Beliau kemudiannya menuju ke Gereja Aya Sofya yang ketika itu menjadi tempat perlindungan sejumlah besar penduduk kota berkenaan. Ketakutan jelas terbayang di wajah masing-masing bilamana beliau menghampiri pintu. Salah seorang paderi telah membuka pintu gereja, dan Al-Fatih meminta beliau supaya menenangkan sekalian mereka yang ada. Dengan toleransi Al-Fatih, ramai yang keluar dari tempat persembunyian masing-masing bahkan ada di kalangan paderi yang terus menyatakan keislaman mereka.&lt;br /&gt;Selepas itu, Sultan Muhammad Al-Fatih telah mengarahkan supaya gereja berkenaan ditukar menjadi masjid supaya Jumaat pertama nanti akan dikerjakan solat di masjid ini. Para pekerja bertugas bertungkus lumus menanggalkan salib, patung dan gambar-gambar untuk tujuan berkenaan. Pada hari Jumaat itu, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama para muslimin telah mendirikan solat Jumaat di Masjid Aya Sofya. Khutbah yang pertama di Aya Sofya itu telah disampaikan oleh Asy-Syeikh Ak Semsettin. Pada hari itu juga Sultan Muhammad Al-Fatih telah bersumpah bahawa barangsiapa yang menukar Masjid Aya Sofya kembali kepada gereja, maka akan berolehlah kutukan dan laknat darinya dan Tuhan Masjid Aya Sofya itu.&lt;br /&gt;Nama Costantinople kemudiannya ditukar kepada "Islam Bol", yang bermaksud "Bandar Islam" dan kemudiannya dijadikan sebagai ibu negara ketiga Khilafah Othmaniyyah selepas Bursa dan Edirne . Kekallah bumi yang mulia itu sebagai pusat pemerintahan, ketamadunan, keilmuan dan keagungan Islam berkurun lamanya.. sehinggalah Khilafah Othmaniyyah ditamatkan sejarahnya oleh Mustafa Kemal Ataturk secara rasminya pada tahun 1924M.&lt;br /&gt;Aya Sofya kembali dikristiankan oleh Ataturk atas nama muzium. Gambar- gambar syirik kembali bertempelan di kubah masjid yang berdukacita itu. Manifesto Parti Refah pada pilihanraya yang lalu untuk mengembalikan Masjid Aya Sofya ke kegemilangan sejarahnya, berkubur buat sementara dengan pengharaman parti itu beberapa tahun yang lalu. Sesungguhnya seluruh umat Islam merindukan suara azan membesarkan Allah kembali berkumandang di menara Aya Sofya. Semoga Istanbul kembali ke pangkuan Islam dan muslimin. Amien ya Rabbal 'Alamin....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-7800906126179023530?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7800906126179023530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/7800906126179023530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/sultan-muhammad-al-fatih-dan-pembukaan.html' title='Sultan Muhammad Al-Fatih Dan Pembukaan Istanbul 1453M'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsnvRFpBCkI/AAAAAAAAAHY/7k_qSh190ts/s72-c/mfatih.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-5400227989344022734</id><published>2009-10-04T16:48:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T16:59:24.802-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>Pray Times! Mengingatkan Anda Waktu Shalat Di Firefox</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Ssk1BKFuDjI/AAAAAAAAAHQ/aVlaUsJ8phs/s1600-h/pray_times.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 112px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Ssk1BKFuDjI/AAAAAAAAAHQ/aVlaUsJ8phs/s400/pray_times.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388896723129994802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika Mozilla Firefox adalah program yang paling sering anda jalankan dan hampir selalu menyertai aktifitas anda dengan komputer, maka sebaiknya anda menambahkan Pray Times! ke dalam Firefox anda sebagai addons. Dapat ditebak dari namanya, addon ini berfungsi mengingatkan anda akan waktu shalat. Dengan begitu, anda tidak repot menginstall software khusus untuk mengingatkan anda akan waktu shalat, dan anda dapat terlepas dari ketergantungan sistem operasi yang hanya didukung oleh software pengingat shalat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Para pengguna Linux dan pengguna sistem operasi selain Windows dapat menikmati manfaat yang hampir sama dari software-software pengingat shalat yang hanya dapat diinstall dengan sempurna di Windows, karena Pray Times! pun menggunakan algoritma yang serupa. Berikut fitur-fitur dari addon ini (dikutip dari ebsoft):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Berbagai metode perhitungan waktu sholat&lt;br /&gt;   2. Informasi waktu menjelang waktu sholat&lt;br /&gt;   3. Otomatis menyuarakan azan atau audio lain ketika waktu tiba&lt;br /&gt;   4. Mendukung berbagai tempat di belahan dunia&lt;br /&gt;   5. Perhitungan lokal (tidak perlu koneksi internet)&lt;br /&gt;   6. Tampilan informasi waktu sholat ketika menggerakkan mouse di area Pray Times!&lt;br /&gt;   7. Tidak terbatas Sistem Operasi yang digunakan, asal menggunakan web browser Mozilla Firefox&lt;br /&gt;   8. Berbagai opsi (perhitungan) lain yang bisa dimasukkan secara manual&lt;br /&gt;   9. Tersedia jadwan waktu sholat bulanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut tentang addon ini dan instalasinya, silahkan kunjungi ebsoft.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-5400227989344022734?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/5400227989344022734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/5400227989344022734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/pray-times-mengingatkan-anda-waktu.html' title='Pray Times! Mengingatkan Anda Waktu Shalat Di Firefox'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Ssk1BKFuDjI/AAAAAAAAAHQ/aVlaUsJ8phs/s72-c/pray_times.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-2860116550772717949</id><published>2009-10-04T16:36:00.002-07:00</published><updated>2009-10-04T16:42:16.385-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisa'/><title type='text'>Fir'aun dan Ulama Syi'ah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskypVKP6cI/AAAAAAAAAHI/N_mSvDVzU_c/s1600-h/syiah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 93px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskypVKP6cI/AAAAAAAAAHI/N_mSvDVzU_c/s400/syiah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388894114761664962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nama fir’aun diabadikan dalam Al Qur’an sebagai musuh Nabi Musa. Kisah sepak terjang fir’aun adalah kisah yang paling banyak terulang dalam ِAl Qur’an. Lalu ada apa dengan fir’aun dan ulama Syiah?&lt;br /&gt;Berbicara tentang fir’aun menimbulkan pertanyaan pada benak kita, apakah kita masih perlu membahasnya, mengingat kisah fir’aun telah lama diturunkan dalam Al Qur’an, atau kita masih melihat kenyataan bahwa kisah Al Qur’an seringkali hanya digunakan sebagai pengantar tidur, dan kisah untuk diceritakan pada anak-anak kecil di TPA.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Allah menceritakan pada kita kisah para Nabi bukan sekedar untuk selingan dan dongeng sebelum tidur, namun kisah-kisah Al Qur'an sarat dengan pelajaran dan peringatan. Salah satunya adalah kisah Nabi Musa dan Fir’aun. Bahkan kisah Nabi Musa dan Fir’aun adalah kisah yang paling banyak diulang dalam Al Qur’an. Ini membuat kita bertanya, dan seolah memberi isyarat bagi kita untuk mencari-cari hikmah dan pelajaran yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fir’aun adalah simbol bagi penguasa zhalim yang memperbudak rakyatnya. Dia memaksa rakyat untuk menyembah dirinya, dengan kekuatan militer yang ada siap untuk menggilas para penentang, begitu juga tukang sihir siap untuk menakut-nakuti manusia agar berpikir seribu kali untuk melawan. Berbagai mukjizat telah nampak nyata di mata fir’aun, namun nuraninya yang mengakui kebenaran kalah oleh ego pribadi yang bersujud pada kesombongan. Hanya dengan membangun mesir dan mengalirkan sungai-sungai di istana, fir’aun berani memproklamirkan diri menjadi tuhan, tiada tuhan selain dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, para tukang sihir bersujud setelah menyaksikan mukjizat Nabi Musa, luluh oleh kebesaran dan kekuasaan Allah. Tetapi fir’aun malah bersujud pada ego pribadinya. Tukang sihirnya yang telah beriman pada Allah pun disalibnya di pohon korma, akhirnya Allah mengunci hatinya, dan fir’aun pun menyerah pada saat-saat terakhir. Tetapi terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fir’aun menjadi simbol penentang dakwah kebenaran. Al Qur’an mengulang-ulang kisahnya agar kaum muslimin berhati-hati jangan sampai meniru tingkah Fir’aun dalam menolak kebenaran. Nasehat dalam Al Qur’an masih ditambah lagi dengan jasadnya yang utuh hingga hari ini, supaya orang makin memperhatikan dan mengambil pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits disebutkan bahwa orang yang tidak menjaga shalat kelak di hari kiamat dibangkitkan bersama Fir’aun, Haman dan Ubay bin Khalaf, [Riwayat Darimi dan Ibnu Hibban, Kanzul Ummal, Musnad Ahmad]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bisa jadi karena orang yang tidak menjaga shalatnya dia telah menyerupai firaun, haman dan Ubay bin Khalaf yang menentang perintah Allah. Lebih dari perbuatan dan tingkah polahnya, Ali melarang meniru pakaiannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kalian kenakan pakaian hitam, karena itu adalah pakaian Fir’aun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tercantum dalam literatur syiah berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Man La Yahdhuruhul Faqih (1 : 251), Wasa’ilu Syi’ah (4:383), Al Khishal (2:614), Ilal Syara’I (2:346)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tercantum dalam kita syi'ah saja, larangan ini berlaku untuk syi'ah, tidak untuk sunni. Sunni dan syi'ah memiliki metodologi yang berbeda dalam menilai hadits, jadi hadits untuk syi'ah tidak berlaku bagi sunni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali bin Abi Thalib, seperti kita tahu merupakan lulusan madrasah Muhammad, yang mendapat perhatian Nabi sejak masa kecilnya, melarang umat mengenakan pakaian hitam, karena pakaian hitam adalah pakaian Fir’aun. Agar umat tidak meniru Fir’aun dalam segala hal, agar umat tetap ingat bahwa Fir’aun adalah simbol musuh yang harus dibenci, bahkan pakaiannya pun harus kita benci dan jauhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita lihat yang pertama kali menentang ucapan imam Ali adalah kelompok yang menamakan dirinya hari ini “syi’ah ahlulbait”, atau “syi’ah keluarga Nabi”, yaitu mereka yang mengklaim dirinya mengikuti Ali dan 11 imam keturunannya. Kita lihat seragam kebesaran ulama syi’ah adalah pakaian hitam-hitam. Ini bisa kita lihat dalam penampilan ulama syi’ah dalam berbagai kesempatan, dari foto-foto yang bisa dilihat di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menjadi satu lagi bukti bahwa ucapan tidak selamanya sesuai dengan kenyataan, klaim tidak serta merta menjadi bukti kebenaran, yang harus kita uji. Orang yang mengklaim dirinya mengikuti Ali bisa jadi penentang utama bagi ajaran Ali, contohnya adalah ulama syi’ah yang selalu mengenakan pakaian hitam, menentang imam Ali yang melarangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita memberanikan diri untuk bertanya sedikit lebih jauh, kira-kira mengapa ulama syi’ah bersikeras menentang Ali dan malah mengenakan pakaian Fir’aun? Ada apa dengan fir’aun dan ulama syi’ah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa para ulama syi’ah selalu menghujat sahabat-sahabat Nabi yang jelas dicintai Allah tetapi malah menggunakan pakaian fir’aun yang telah jelas dilarang oleh Ali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-2860116550772717949?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2860116550772717949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2860116550772717949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/firaun-dan-ulama-syiah.html' title='Fir&apos;aun dan Ulama Syi&apos;ah'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskypVKP6cI/AAAAAAAAAHI/N_mSvDVzU_c/s72-c/syiah.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-492191475178287527</id><published>2009-10-04T16:23:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T16:31:28.436-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Memenangkan Wacana Publik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskvWdnmzqI/AAAAAAAAAG4/5k7inq3epXE/s1600-h/wacaa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 109px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskvWdnmzqI/AAAAAAAAAG4/5k7inq3epXE/s400/wacaa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388890492079885986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi adalah sistem yang disusun untuk mewadahi heterogenitas. Para teoretisi konflik, seperti Hugh Miall, Oliver Ramsbotham, Tom Woodhouse, Lewis Coser, dan lainnya, kemudian menyatakan bahwa konflik adalah bagian yang inheren dalam kehidupan sosial politik dan mengekspresikan heterogenitas tersebut. Konflik menjadi semakin rumit sejalan dengan tingkat kerumitan heterogenitas dalam masyarakat. Salah satu titik perbedaan dalam masyarakat terletak pada keragaman ide, aliran pemikiran dan ideologi, nilai-nilai dan kepercayaan-kepercayaan, atau semua yang mungkin kita sebut sebagai produk akal manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena sifat mayoritas merupakan salah satu ukuran dalam demokrasi, maka pengaruh sebuah pemikiran ditentukan oleh kemampuannya menjadi arus dalam masyarakat. Sebab itu, opini publik menjadi salah satu institusi terpenting dalam demokrasi. Sama pentingnya dengan lembaga legislatif dan lembaga eksekutif. Wacana publik, dengan begitu, harus dimenangkan dulu sebelum kita memenangkan wacana legislasi dan memenuhi lembaga eksekutif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haruskah kita mempunyai “media” kalau kita ingin memenangkan wacana publik? Inilah perdebatan yang sering terjadi di kalangan para duat setiap kali diskursus tentang memenangkan wacana publik mengemuka. Saya termasuk yang percaya bahwa tugas memenangkan wacana publik tidak selalu dapat disederhanakan dengan hanya memiliki media. Memenangkan wacana publik adalah seni tentang bagaimana mempengaruhi dan menyusun kerangka pemikiran masyarakat, atau bagaimana membuat mereka berpikir dengan cara yang kita inginkan, atau bagaimana membuat mereka mempersepsikan sesuatu dengan lensa yang kita kenakan kepada mereka? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia Pikiran &lt;br /&gt;Pikiran adalah referensi yang diperlukan masyarakat untuk memberi mereka arah, merasionalisasikan sikap dan tindakan mereka, membantu mereka menentukan pilihan, menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, dan memberikan mereka solusi. Tatkala Uni Soviet runtuh di awal dekade 90-an, orang-orang di Barat merayakannya sebagai kemenangan kapitalisme dan ekonomi pasar. Bagi mereka, komunisme tidak lagi sanggup menjawab tantangan zaman yang dihadapi masyarakat. Komunisme mengalami kemarau dan kekeringan yang tidak kunjung selesai manakala negara yang menyangga kemudian kehabisan nafas untuk tetap bertahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, syarat pertama yang harus kita miliki adalah kekayaan pikiran, dan ini ditentukan oleh dua hal. Pertama, kekayaan dan orisinalitas referensi. Kedua, kemampuan mengeksplorasi referensi dan memformulasikannya untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan zaman. Kita memiliki yang pertama, tetapi kita harus berlatih untuk memiliki yang kedua. Kita mempunyai Qur‘an dan Sunnah, namun kita berijtihad untuk “menemukan mutiara-mutiaranya”. &lt;br /&gt;Syarat kedua adalah struktur pemikiran yang sudah kita formulasikan itu harus kuat dan solid. Soliditas dari suatu struktur pemikiran terbentuk ketika ia mencakup semua bagian yang inheren di dalamnya dan, pada waktu yang sama, mempunyai daya tahan terhadap kritik dari luar dirinya. &lt;br /&gt;Sebuah pemikiran dengan struktur yang solid akan berpengaruh dalam tiga hal. Pertama, pada tingkat kejelasan pikiran dalam benak kita dan pada keseluruhan susunan kesadaran kita. Kedua, pada tingkat keyakinan kita terhadap pemikiran tersebut, yang biasanya selalu tinggi. Ketiga, pada kemampuan kita membahasakannya atau pada daya ungkap yang tercipta dari kejelasan pikiran tersebut. Semakin jelas pemahaman kita terhadap suatu pikiran, semakin sempurna kemampuan kita membahasakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat ketiga adalah kemampuan kita meyakinkan publik. Kemampuan ini sekarang telah berkembang menjadi sebuah pengetahuan baru, yang dalam hal ini orang-orang tidak lagi mempertanyakan kebenaran dari sebuah pikiran, tetapi berpikir bagaimana menjadikannya sebagai “milik” publik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat ketiga ini bertumpu pada beberapa hal. Pertama, pada penguasaan teoritis terhadap pikiran yang ingin kita sosialisasikan. Kedua, pada penguasaan kita tentang struktur pemikiran orang lain dan varian-varian yang membentuknya. Ketiga, pada kejelian kita dalam menentukan entry point yang tepat untuk melakukan penetrasi terhadap pemikiran orang lain tersebut. Keempat, pada kemampuan menemukan format bahasa yang tepat dengan struktur kesadaran, bentuk logika, kecenderungan estetika kebahasaan, dan situasi psikologis, serta momentum yang mengkolerasi pikiran kita dengan suasana mereka. Inilah penjelasan dari sabda Rasulullah saw., “Berbicaralah kepada orang lain sesuai dengan tingkat pemikiran mereka.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena Ikhwan &lt;br /&gt;Mungkin tepat untuk menjadikan Ikhwanul Muslimin sebagai sebuah contoh. Banyak pengamat mengklaim kegagalan Ikhwanul Muslimin ketika gerakan itu –meskipun telah memasuki usia tiga perempat abad– tidak pernah mampu menguasai sebuah negara dan merealisasikan cita-cita politiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira mereka salah. Kalau orang menjadikan Mesir sebagai ukuran, barangkali memang Ikhwan belum berkuasa di negeri itu. Akan tetapi, kalau “akal dunia Islam” yang menjadi ukuran, maka kita harus mengatakan bahwa pustaka dunia Islam saat ini dipenuhi oleh para pemikir Ikhwan. Dalam dunia pemikiran Islam, mereka semua telah menjadi referensi. Bahkan, mereka kemudian menjadi representasi dari peradaban Islam moderen, yang dari sana Barat menentukan cara mereka memahami gejolak kebangkitan dan dinamika pemikiran dalam dunia Islam. Itulah kemenangan yang hakiki, yang memberikan nafas bagi gerakan ini dari balik jeruji besi dan tiang gantungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, tetaplah harus ditegaskan bahwa tugas memenangkan wacana publik menuntut kita memiliki media. Akan tetapi, memiliki media saja tetap tidak cukup untuk menjalankan tugas ini. Yang jauh lebih penting adalah memenuhi syarat-syarat yang telah disebutkan sebelumnya: kuasailah kerangka pemikiran Islam, pelajari cara mereka berpikir, tentukan pintu masuk ke dalam akal mereka, pilihlah format bahasa yang sesuai dengan situasi mereka, dan berbicaralah pada saat yang tepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi issuemaker mungkin lebih strategis ketimbang sekadar memiliki media. Tetapi, menjadi keduanya tentu saja lebih sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-492191475178287527?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/492191475178287527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/492191475178287527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/demokrasi-adalah-sistem-yang-disusun.html' title='Memenangkan Wacana Publik'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskvWdnmzqI/AAAAAAAAAG4/5k7inq3epXE/s72-c/wacaa.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8420386925520066208</id><published>2009-10-04T16:11:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T16:15:19.528-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Orang Lain Di Tengah Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskscZ3uPlI/AAAAAAAAAGw/WeUnKwBRKRo/s1600-h/orang+lain.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskscZ3uPlI/AAAAAAAAAGw/WeUnKwBRKRo/s400/orang+lain.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388887295618072146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Fajar belum menyingsing ketika itu. Tiga orang laki-laki melangkah gagah menggapai takdir mereka. Senyum mereka lepas. Sorot mata mereka teduh, ada keyakinan dan kerinduan yang menggelora di sana. Mereka baru saja akan memulai sebuah kehidupan baru, kehidupan dari kehidupan yang sesungguhnya, hidupnya hidup; kehidupan akhirat sedetik setelah tiang gantungan menutup nafas mereka. &lt;br /&gt;Sayyid Quthb, Yusuf Hawwas dan Abdul Fattah Ismail. Merekalah ketiga pahlawan itu, yang mengakhiri hidup di tiang gantungan, menjelang fajar hari Senin tanggal 29 Agustus 1966. Sebuah buku kehidupan telah berakhir dalam riwayat kefanaan dunia, tapi sebuah buku kehormatan telah dimulai dalam riwayat keabadian akhirat. Sebuah skenario kebatilan telah dirampungkan dengan sempurna, tapi sebuah skenario kepahlawanan baru saja dimulai dengan indahnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Itu peristiwa besar dalam sejarah harakah Islam yang kita catat dengan penuh kebanggaan, dan akan tetap kita kenang dengan penuh kebanggaan. Sebab darah para syuhada itulah yang sesungguhnya mengalirkan energi dalam tubuh harakah Islam, yang membuatnya sanggup bertahan di tengah berbagai macam cobaan dan penderitaan panjang yang menimpanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki yang menggantung Sayyid Quthb bersama kedua rekannya itu adalah Jamal Abdul Nasser. Lelaki yang disebut terakhir ini naik ke panggung kekuasaan Mesir setelah sukses melakukan kudeta militer pada 23 Juli 1952. Kudeta militer yang kemudian dikenal dengan Revolusi Juli itu dirancang melalui kerjasama antara militer dengan Ikhwanul Muslimin. Nasser sendiri, disamping merupakan perwira tinggi militer, juga merupakan seorang kader inti Ikhwan. Selama masa perencanaan dan pematangan revolusi, rumah Sayyid Quthb, yang juga dikenal sebagai pemikir kedua Ikhwan setelah Hasan Al-Banna, merupakan salah satu pusat pertemuan terpenting para tokoh perancang revolusi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam segala hal Sayyid Quthb adalah senior. Itu sebabnya Nasser selalu memanggilnya dengan sebutan "abang". Setelah menjadi presiden, Nasser bahkan menawarkan jabatan apa pun yang diinginkan Sayyid Quthub. Tapi 14 tahun kemudian, Nasser pulalah yang menggantung seniornya, abangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran besar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah pergerakan Islam, ada sebuah fakta yang terulang berkali-kali, bahwa sebagian besar musibah yang menimpa da"wah dan harakah selalu datang dari dalam harakah itu sendiri. Untuk sebagiannya, musibah itu datang dari shaf yang terlalu longgar, yang kemudian tersusupi dengan mudah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah menyalahkan musuh jika mereka berhasil menyusupi shaf kita. Sebab penyusupan adalah pekerjaan yang wajar yang akan selalu dilakukan musuh. Kita juga akan selalu melakukan hal yang sama. Seperti dulu, Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam telah melahirkan banyak tokoh intelijen yang dikenal dengan keahlian menyusup. Misalnya Huzaifah Ibnul Yaman dan Amru Bin 'Ash. Tapi kalau sekarang malah shaf kita sendiri yang mengalami kebobolan. Tampaknya kita perlu belajar kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah shaf Rasulullah Saw sendiri tidak pernah disusupi? Dalam sebuah perang, penyusupan adalah keahlian inti tim intelijen. Orang-orang Yahudi dan munafiqin berkali-kali mencoba melakukan penyusupan ke dalam shaf Rasulullah. Tapi tidak pernah berhasil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu harakah Islam mulai membuka diri dengan masyarakat luas, masyarakat yang heterogen, maka mereka akan berhadapan dengan persoalan kontrol organisasi. Pengetatan dan pelonggaran berakar pada konsep harakah sendiri tentang mekanisme kontrol internalnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbukaan adalah asas da'wah. Semua manusia mempunyai hak untuk dida'wahi, sama seperti mereka berhak juga untuk ikut berpartisipasi dalam da'wah. Jadi gerakan bawah tanah haruslah dianggap sebagai sebuah pengecualian, yang ditentukan oleh tuntutan kondisi lingkungan strategis da'wah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di sinilah letak masalahnya; keterbukaan adalah tuntutan da'wah, tapi keterbukaan juga bisa membawa masalah. Salah satunya adalah penyusupan itu; terlalu ketat akan menutup ruang partisipasi dan rekrutmen, terlalu longgar akan membuka peluang penyusupan. Jadi pertanyaannya adalah bagaimana membangun sebuah organisasi da'wah yang terbuka, tapi tetap rapi dan terkontrol? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kontrol &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang harus kita kontrol dalam organisasi da'wah kita? Jawabannya adalah gagasan dan orang. Gagasan perlu dikontrol karena manhaj da'wah kita mengalami proses interaksi yang dinamis dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam organisasi dan pada lingkungan strategis. Prinsip-prinsip da'wah yang bersifat fundamental dan permanen, atau yang biasa disebut dengan tsawabit, dengan pikiran-pikiran yang bersifat variabel, atau yang biasa disebut dengan mutaghayyirat, mengalami proses-proses pengujian dan pembuktian yang rumit dan kompleks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benturan-benturan yang berkesinambungan dengan realitas melahirkan dinamika dalam pemikiran yang menjadi sumber kekayaan harakah. Tapi dinamika itu jugalah yang harus dikontrol. Kontrol bukanlah merupakan upaya penjegalan atas munculnya gagasan-gagasan baru. Kontrol dilakukan untuk memastikan bahwa proses kreativitas dan pengembangan pemikiran dalam da'wah berlangsung dengan panduan metodologi yang benar. Keluaran (out put) yang kita harapkan adalah &lt;br /&gt;munculnya gagasan baru yang menjadi sumber kekayaan pemikiran yang mendinamisasi da'wah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah contoh bagaimana, misalnya, gagasan tentang penggunaan kekerasan telah mendorong banyak harakah Islam terjebak dalam konflik berkepanjangan dengan penguasa dan masyarakat. Kekerasan bagi mereka adalah cara kilat untuk mengubah masyarakat atau melawan kemungkaran. Apakah munculnya gagasan itu merupakan proses dinamika pemikiran yang murni dari dalam atau ada kekuatan lain yang "mewahyukan" pemikiran itu kepada harakah karena mereka memang menginginkan harakah berpikir dan bertindak begitu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontrol atas orang dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada penyusup dalam organisasi da'wah. Hubungan personal dalam da'wah dilakukan atas dasar kepercayaan atau tsiqah; kepercayaan kepada aqidah, niat, fikrah, akhlak. Tapi kepercayaan itu bersifat subjektif, sedangkan manusia juga mengalami perubahan-perubahan besar di dalam dirinya. Perubahan-perubahan itulah yang perlu kita kontrol; dari saat seseorang menjadi objek da'wah, kemudian bergabung dengan da'wah hingga saat wafatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang bisa dirancang sebagai penyusup ke dalam da'wah, tapi bisa juga direkrut oleh "orang lain" justru setelah ia bergabung dengan da'wah. Proses rekrutmen bisa berlangsung melalui suatu rekayasa intelijen, tapi bisa juga terjadi secara natural melalui pergaulan sehari-hari. Dalam kondisi &lt;br /&gt;terakhir ini, seorang aktivis da'wah biasanya mengalami penyimpangan perilaku atau akhlak, larut dalam pergaulan, dan kemudian secara tidak sadar membawa "pesan" orang lain tanpa sadar ke dalam da'wah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, sistem proteksi gerakan da'wah harus dilakukan dengan dua cara : penguatan kesadaran manhajiah dan penguatan kesadaran intelijen. Kesadaran manhajiah akan memungkinkan kita mengontrol gagasan, sedangkan kesadaran intelijen memungkinkan kita mengontrol orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8420386925520066208?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8420386925520066208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8420386925520066208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/orang-lain-di-tengah-kita.html' title='Orang Lain Di Tengah Kita'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskscZ3uPlI/AAAAAAAAAGw/WeUnKwBRKRo/s72-c/orang+lain.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-4391691042378143282</id><published>2009-10-04T16:07:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T16:10:56.066-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Sentuhan Keberkahan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskrXmXLRwI/AAAAAAAAAGo/UARG3FiDcMo/s1600-h/berkah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 107px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskrXmXLRwI/AAAAAAAAAGo/UARG3FiDcMo/s400/berkah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388886113560250114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Daya cipta material adalah kekuatan. Pengorbanan adalah kekuatan. Tapi apa yang dilakukan seorang pahlawan mukmin jika harta dan sarana yang diciptakannya, dan ingin dikorbankannya di jalan cita-citanya, ternyata tidak sampai memenuhi total kebutuhannya? &lt;br /&gt;Itu adalah sisi kepahlawanan yang lain. Apa yang teruji dalam situasi itu adalah seberapa percaya ia kepada dirinya sendiri, kepada cita-citanya, kepada Allah, di tengah semua keterbatasan itu, seberapa 'nekat' ia melawan tekanan keterbatasan itu, seberapa cerdas ia mensiasati keterbatasan itu, seberapa efesien ia dalam keseluruhan hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melahirkan sebuah karya kepahlawanan di tengah keterbatasan itu adalah kepahlawanan yang lain. Tapi ini memaksa kita mencari penafsiran, yang lebih utuh, tentang semua faktor yang mempengaruhi proses penciptaan karya kepahlawanan tersebut. Pertanyaannya adalah, jika kecukupan sarana dan harta terhadap kebutuhan penciptaan karya kepahlawanan tidak seimbang, maka faktor apakah yang menjelaskan lahirnya karya tersebut? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkah. Inilah rahasianya! Semua arti berkah bertemu pad a makna pertumbuhan dan pertambahan. Berkah terjadi pad a waktu, ilmu dan harta. Intinya: produktivitas yang tercipta dari waktu, ilmu dan harta melampaui nilai nominalnya. Berkah terjadi pad a sesuatu yang sedikit namun menghasilkan banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang terjadi pad a Thalut ketika melawan jalut. Ini yang terjadi pada Rasulullah SAW di hampir semua pertempurannya. Ini yang terjadi pada Umar bin Khattab sa at meruntuhkan Persi dan merebut banyak wilayah Romawi. Inilah yang terjadi ketika Shalahuddin merebut kembali Palestina dari tangan pasukan salib. Inilah yang terjadi pada Muzaffar Quthuz ketika merontokkan serangan pasukan Tartar dalam pertempuran Ain jalut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dari manakah datangnya berkah? Berkah adalah karunia Ilahiyah -yang biasanya- diberikan pada puncak spiritualitas seorang pahlawan mukmin; pada puncak keikhlasannya, kejujurannya, keberaniannya, tawakkalnya, kesungguhannya; pada puncak dimana ia melakukan segalanya secara habis-habisan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab kita, kata Umar dalam sebuah suratnya kepada Amru Bin Ash di Mesir, tidak akan pernah sanggup mengalahkan orang-orang kafir dengan kecukupan sarana dan banyaknya jumlah tentara kita. Kita hanya dapat mengalahkan mereka karena kita beriman dan mereka kafir, karena kita bertakwa sementara mereka bermaksiat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkah adalah rahasia para pahlawan mukmin; rahasia yang menjelaskan hukum tentang yang sedikit namun menghasilkan banyak; rahasia tentang kerja aqidah dan iman dalam dunia materi kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-4391691042378143282?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4391691042378143282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4391691042378143282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/sentuhan-keberkahan.html' title='Sentuhan Keberkahan'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskrXmXLRwI/AAAAAAAAAGo/UARG3FiDcMo/s72-c/berkah.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8596043381177129662</id><published>2009-10-04T16:05:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T16:11:24.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Pemburu Akhirat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskqjF3ViCI/AAAAAAAAAGg/u0BzACWzkNY/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 90px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskqjF3ViCI/AAAAAAAAAGg/u0BzACWzkNY/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388885211483572258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penghujung malam. Sang khalifah, Ali Bin Abi Thalib, berdiri di tengah mihrabnya. Sendiri. Tangannya menengadah ke langit. Air matanya tumpah ruah. Lirih benar ketika do'anya memecah sunyi, "Tuhan, biarlah dunia ini hanya ada dalam genggaman tanganku. Jangan biarkan ia masuk ke dalam hatiku." &lt;br /&gt;la sadar ia berada di puncak. Tapi juga di ujung waktunya. la hanya ingin menutup kitab kehidupannya dengan kebaikannya. la tidak ingin tergelincir di ujung jalan. Tapi godaan kekuasaan memang terlalu dahsyat untuk diremehkan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melawan dalam sunyi itu susah. Terlalu susah. Membangun dalam hening itu berat. Terlalu berat. Tapi meremehkan kekuasaan yang ada dalam genggaman tanganmu, meninggalkannya dengan sadar dan enteng, mungkin jauh lebih susah. Jauh lebih berat. Inilah syahwatnya syahwat. Inilah kunci dunia yang memberimu segalanya: kebesaran, kemegahan, kemudahan, popularitas, uang, seks. Semuanya. Itulah yang kamu bangun dari perlawanan berdarah-darah. Kerja panjang dalam hening dan sepi. Sekarang, ketika kamu sudah merebutnya, setelah semuanya ada dalam genggamanmu, kamu harus melepasnya, dengan sadar dan enteng, sambil tersenyum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sisi ketiga dari kepahlawanan seseorang yang diceritakan kekuasaan: kezuhudan. Kamu tidak melawan musuh disini. Kamu tidak bekerja keras disini. Kamu bahkan tidak berpikir disini. Kamu hanya melawan dirimu sendiri. Memikirkan nasibmu sendiri. Memilah keinginanmu sendiri: Apa yang kau cari sebenarnya? Inikah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu harus berhati-hati dengan penglihatanmu sendiri! Kamu mungkin salah lihat. Kamu mungkin tertipu. Kamu sedang berada di puncak. Tapi kamu juga sedang melangkah pada jengkal terakhir dari waktumu. Apa yang kamu lihat di sini bukanlah apa yang kamu cari. Ini hanya fatamorgana. Kamu harus melampauinya. Tujuanmu yang sebenarnya masih ada di ujung sana, di balik fatamorgana ini: akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ketika seorang pahlawan menetapkan misi hidupnya sebagai pemburu akhirat, ia akan sanggup melampaui dunia: meremehkan kekuasaannya, meninggalkannya dengan sadar dan enteng. Itu sebabnya mereka tidak menikmatinya. Kekuasaan berubah jadi beban yang menyesakkan dada. Bukan kehormatan yang membuatnya bangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku ingin melepas jabatan ini. Aku sudah bosan dengan rakyatku. Mungkin juga mereka sudah bosan denganku," kata Umar bin Khattab suatu sa at di tengah masa khilafahnya. &lt;br /&gt;Hanya ketika kamu menganggap kekuasaan sebagai beban kamu akan mencari celah untuk melepaskannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ketika beban pertanggung- jawaban menyiksa batinmu, merebut privasimu, membuatmu takut setiap saat, kamu tidak akan pernah bisa menikmati kekuasaan. Kamu pasti lebih suka meninggalkannya. Hanya ketika itu kamu jadi pahlawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8596043381177129662?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8596043381177129662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8596043381177129662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/pemburu-akhirat.html' title='Pemburu Akhirat'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskqjF3ViCI/AAAAAAAAAGg/u0BzACWzkNY/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-2743379139855037557</id><published>2009-10-04T15:44:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T16:00:35.917-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spirit'/><title type='text'>Prajurit Da'wah, Bersiaplah !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskmXeqwVpI/AAAAAAAAAGY/OU7QuV9dzrU/s1600-h/prajurit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 93px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskmXeqwVpI/AAAAAAAAAGY/OU7QuV9dzrU/s400/prajurit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388880613936748178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dakwah memang teramat panjang dan melelahkan. Karena mungkin telah berhembus seluruh nafas kita, telah berhenti detak jatung kita, tak lagi mengalir deras darah kita. Dan tak lagi ada nyawa di raga, namun kemenangan dakwah mungkin belum menampakkan wujudnya.&lt;br /&gt;Selain panjang, di atas jalan dakwah itu juga terhampar gundukan duka yang tidak nyaman untuk dirasa. Sehingga orang yang ingin melewatinya tak cukup hanya membawa sekeranjang kesabaran. Melainkan keharusan baginya membawa berjuta gudang kesabaran dalam hati untuk bisa selamat mencapai tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dan hal inilah yang harus dipahami benar oleh para aktifis dakwah. Kesabaran yang ia bawa harus melekat erat dalam hatinya, karena medan dakwah yang akan ia lalui teramat luas dan buas. Lemahnya kesabaran akan membuat jiwanya goyah. Ia akan mudah menyerah, kemudian kalah dan patah. Hingga kemenangan dakwah tidak akan pernah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran yang melekat dalam hatinya merupakan kekuatan jiwa yang mendorongnya melakukan perlawanan terhadap kemalasan, kelemahan, kelesuan dan penyerahan. Sabar mengantarkannya kepada ketabahan dan ketegaran dalam menghadapi cobaan yang menimpanya. Hingga Allah SWT berkenan mendatangkan pertolonganNya atau menetapkan syahidnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memahami ganasnya medan dakwah ini, maka Abdullah Nashih ‘Ulwan dalam bukunya “5 Taujih Ruhiyah Untuk aktifis Dakwah dan Harakah” mengingatkan para aktifis dakwah untuk selalu bersiap menghadapi berbagai kenyataan dan kendala yang mungkin terjadi, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungkinan berbagai tudingan bohong. Propaganda batil yang dilancarkan kepadanya, sikap sinis dan meremehkan sehingga menyudutkan seruan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungkinan resiko yang bakal di derita berupa pemecatan dari jabatan dengan segala fasilitasnya, atau pemutusan kerja dan pencabutan dari berbagai sumber kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Seorang aktifis harus menghadapi kemungkinan berbagai tantangan di lingkungannya, dalam bentuk isolasi dari masyarakat atau keluarganya, bahkan sampai pengusiran dari kampung halaman atau negerinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungkinan tipu daya dan bujukan yang akan melumpuhkan perjuangannnya. Mulai dari kedudukan dan jabatan, harta kekayaan dan status sosial yang membanggakan, sampai kepada wanita-wanita cantik yang menggiurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Seorang aktifis harus siap menghadapi segala kemungkinan pengorbanan jiwanya, yaitu gugur sebagai syuhada demi Din Islam dan tegaknya kalimatullah hiyal ‘ulya di atas bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa lara di atas selalu ada. Kita bisa bercermin dari para penduhulu kita yang mampu tegar dan sabar menghadapinya. Semoga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-2743379139855037557?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2743379139855037557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2743379139855037557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/10/prajurit-dawah-bersiaplah.html' title='Prajurit Da&apos;wah, Bersiaplah !'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SskmXeqwVpI/AAAAAAAAAGY/OU7QuV9dzrU/s72-c/prajurit.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8672345636394880272</id><published>2009-09-29T11:57:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T12:04:55.115-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khazanah'/><title type='text'>ImHalal.com - Saingan Google</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJZGXg-UpI/AAAAAAAAAGI/Y3NqjBhaMxg/s1600-h/2po312d.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 206px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJZGXg-UpI/AAAAAAAAAGI/Y3NqjBhaMxg/s400/2po312d.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386966070214939282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengguna internet Muslim potensial yang mungkin sebelumnya telah menghindari internet karena ada beberapa konten yg kurang sehat, kini memiliki pilihan yg aman di mesin pencari baru: Imhalal.com&lt;br /&gt;"Tujuan utama kami adalah untuk menjadi nomor satu situs web di setiap Muslim di rumah," Reza Sardeha, pendiri ImHalal.com, kepada The Media Line.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara penggunaan internet meningkat dengan cepat di Timur Tengah dan Afrika Utara selama beberapa tahun terakhir, banyak pengguna potensial yang telah menjauh karena konten yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Mesin pencari itu tidak akan memberikan hasil yang dianggap haram, dilarang, dan hanya menunjukkan permintaan hasil yang halal, disetujui, di bawah hukum agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gagasan itu tumbuh dari beberapa teman dan saya, yang semuanya menggunakan Yahoo! Dan Google sebagai mesin pencari, dan kami terus menemukan konten eksplisit," kata Sardeha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mendapatkan ide untuk meluncurkan mesin pencari yang khusus dirancang untuk umat Islam di mana Anda dapat mencari situs Web tanpa harus menemukan konten yang dianggap haram," katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama-tama, kita telah memblokir semua konten eksplisit secara seksual. Kami juga melakukan pembicaraan dengan Imam untuk menentukan apa yang mungkin dianggap haram dan karena itu akan diblokir."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filter yang dipakai bersifat statis tetapi terdiri dari tiga lapisan yang berbeda yang berfungsi untuk memberikan pengguna sebuah mesin pencari yang sebaik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Imhalal bukan diktator atau sensor situs web, kami ingin orang-orang dapat melanjutkan pencarian online mereka," komentar Sardeha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Anda mengetik sebuah istilah pencarian yang tingkat satu atau tingkat dua haram, user masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan jika ia benar-benar yakin bahwa istilah pencarian akan memiliki hasil yang halal. Tetapi jika hasilnya adalah tiga dari tiga maka tidak ada hasil yang akan ditampilkan oleh Imhalal.com," Sardeha menjelaskan.&lt;br /&gt;"Kami menggunakan dua sistem lapisan, pertama-tama mesin pencari melakukan analisis konten Imhalal.com dan semua situs web yang mengandung materi yang eksplisit akan disaring keluar. Beberapa situs web masih akan diambil dan yang kedua, filter lebih agresif dan progresif masuk dan itulah yang anda lihat ketika Anda akan mencapai tingkat Haram," dia melanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sardeha memiliki harapan yang tinggi dan lebih rencana untuk masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam waktu sebulan itu kami berharap untuk menambahkan widget Islam seperti waktu sholat sehingga Anda dapat dengan mudah mengetahui kapan harus sholat atau ketika Anda datang ke situs web Anda akan melihat sebuah kutipan dari Al Qur'an. Kami sebagai memasarkan homepage sosial Imhalal untuk rumah tangga Muslim," dia berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pencarian cepat pada Imhalal.com mengungkapkan bahwa banyak situs berita barat besar telah dibersihkan maupun situs media sosial yang populer seperti Twitter dan Facebook. [Copas dari swaramuslim.com] (iw/ml/smedia) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8672345636394880272?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8672345636394880272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8672345636394880272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/imhalalcom-saingan-google.html' title='ImHalal.com - Saingan Google'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJZGXg-UpI/AAAAAAAAAGI/Y3NqjBhaMxg/s72-c/2po312d.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8062923817275973126</id><published>2009-09-29T11:12:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T11:26:51.107-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi Syari&apos;ah'/><title type='text'>Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJQpKx1MDI/AAAAAAAAAGA/TIt3oaewNdE/s1600-h/33.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 142px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJQpKx1MDI/AAAAAAAAAGA/TIt3oaewNdE/s400/33.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386956772486754354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan berlalunya Ramadhan, tidak berarti berlalu pula amal ibadah. Justru, di antara tanda seorang berhasil meraih kesuksesan selama bulan Ramadhan adalah tampaknya pengaruh yang terus ia bawa pasca Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;« من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر »&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian mengikutinya dengan (puasa) enam pada bulan Syawwal, maka jadilah seperti puasa setahun.”&lt;br /&gt;(HR. Muslim 782, dari shahabat Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara syari’at yang Allah tuntunkan melalui lisan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam pasca bulan Ramadhan adalah puasa selama 6 hari pada bulan Syawwal. Puasa ini sebagai kesempurnaan ibadah puasa Ramadhan. Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan sebulan penuh, kemudian dilanjutkan berpuasa 6 hari dalam bulan Syawwal, maka dia mendapat pahala puasa selama setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita ikuti berbagai rincian dan pernik hukum terkait puasa 6 hari bulan Syawwal ini bersama dua ‘ulama international terkemuka abad ini, Al-‘Allamah Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah dan Asy-Syaikh Al-Faqih Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah dalam jawaban dan fatwa yang beliau berdua sampaikan menjawab pertanyaan yang diajukan kepada beliau berdua :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Syawwal semuanya merupakan waktu yang diizinkan untuk berpuasa 6 hari padanya [1]:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Bolehkah bagi seseorang memilih hari-hari tertentu pada bulan Syawwal untuk ia melaksanakan puasa 6 hari. Ataukah puasa tersebut memiliki watu-waktu khusus?dan apakah jika menjalankan puasa tersebut menjadi wajib atasnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Telah pasti riwayat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda : “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawwal maka menjadi seperti puasa setahun.” Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dari kitab Ash-Shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 hari tersebut ditentukan selama satu bulan (Syawwal). Boleh bagi seorang mukmin untuk memilih dari bagian bulan Syawwal tersebut. Jika mau ia boleh berpuasa pada awal bulan, atau pertengahan bulan, atau pada akhirnya. Kalau mau ia boleh berpuasa secara terpisah-pisah, kalau mau boleh ia berpuasa berturut-turut. Jadi sifatnya longgar/bebas, bihamdillah. Kalau ia bersegera melaksanakannya secara berturut-turut pada awal bulan (Syawwal), maka yang demikian afdhal (lebih utama). Sebab yang demikian termasuk bersegera kepada kebaikan. Dan dengan itu bukan menjadi kewajiban atasnya. Boleh baginya tidak mengerjakannya pada tahun kapanpun. Namun senantiasa melaksanakan puasa Syawwal (setiap tahunnya) adalah afdhal (lebih utama) dan akmal (lebih sempurna). Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Amal yang paling Allah cintai adalah amalan yang pelakunya kontinyu/terus-menerus dalam melaksanakannya meskipun sedikit.” Wallahul Muwaffiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah XV/390-391)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Dipersyaratkan Berturut-turut dalam Melaksakan Puasa 6 Hari Syawwal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Apakah dalam melaksanakan puasa 6 hari pada bulan Syawwal harus dikerjakan secara berturut-turut? Ataukah boleh berpuasa secara terpisah-pisah selama bulan Syawwal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Puasa 6 hari Syawwal merupakan sunnah yang pasti dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Boleh mengerjakannya secara berturut-turut, dan boleh juga terpisah-pisah. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan puasa 6 hari secara mutlak, tidak menentukan secara beturut-turut ataupun secara terpisah, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawwal maka seperti puasa setahun.” Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahul Muwaffiq (Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah XV/391)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Disyari’atkan adalah Mendahulukan Qadha’ (hutang Puasa Ramadhan) sebelum puasa 6 hari Syawwal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Apakah boleh berpuasa 6 hari Syawwal sebelum melaksanakan kewajiban mengqadha’ (membayar hutang) puasa Ramadhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Para ‘ulama berbeda pendapat dalam masalah tersebut. Pendapat yang benar adalah bahwa yang disyari’at mendahulukan qadha’ sebelum puasa 6 hari Syawwal dan puasa-puasa sunnah lainnya. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawwal maka seperti puasa setahun.” Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa yang mendahulukan puasa 6 hari Syawwal sebelum mengqadha` maka dia belum memenuhi syarat mengikutkan puasa 6 hari Syawwal dengan puasa Ramadhan, tapi baru mengikutkannya dengan sebagian puasa Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga karena puasa qadha` adalah fardhu, sedangkan puasa 6 hari Syawwal adalah tathawwu’ (sunnah/tidak wajib). Yang fardhu lebih berhak untuk dipentingkan dan diperhatikan. Wabillahit Taufiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah XV/392)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Mengqadha` Puasa 6 hari Syawwal setelah bulan Syawwal berlalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Seorang wanita biasa berpuasa 6 hari Syawwal setiap tahun. Pada suatu tahun dia mengalami nifas karena melahirkan pada awal bulan Ramadhan, dan tidaklah ia suci/selesai dari nifasnya kecuali setelah keluar dari bulan Ramadhan. Kemudian setelah ia suci tersebut, ia melaksanakan Qadha’ puasa Ramadhan. Apakah harus baginya untuk mengqadha’ puasa 6 hari syawwal sebagaimana ia mengqadha’ Ramadhan, meskipun itu sudah di luar bulan Syawwal? Ataukah tidak ada wajib atasnya kecuali qadha` Ramadhan? Dan apakah puasa 6 hari Syawwal tersebut harus dilakukan terus menerus (setiap tahun) ataukah tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Puasa 6 hari Syawwal adalah sunnah, bukan fardhu. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawwal maka seperti puasa setahun.” Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits tersebut menunjukkan bahwa tidak mengapa melakukan puasa 6 hari tersebut secara berturut-turut atau boleh juga secara terpisah-pisah, karena kemutlakan redaksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menyegerakan pelaksanaannya afdhal (lebih utama), berdasarkan firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku bersegera kepada-Mu. Wahai Rabb-ku, agar Engkau ridha (kepadaku)”. (Tha-ha : 84)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;juga berdasarkan ayat-ayat Al-Qur`an dan hadits-hadits nabawiyyah yang menunjukkan keutamaan berlomba dan bersegera kepada kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak wajib terus-menerus dalam melaksanakan puasa 6 hari tersebut, namun jika dilaksanakan terus menerus itu lebih utama. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Amal yang paling Allah cintai adalah amalan yang dilakukan secara terus menerus oleh pelakunya meskipun sedikit.” Muttafaqun ‘alaihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disyari’atkan mengqadha` puasa 6 hari tersebut jika telah berlalu/lewat bulan Syawwal, karena itu adalah ibadah sunnah yang telah berlalu waktunya. Baik ia meninggalkannya karena udzur atau pun tidak karena udzur (sama-sama tidak ada qadha`).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu waliyyut Taufiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi`ah XV/388-389&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Apakah ada keutamaan shaum 6 hari Syawwal? Apakah melaksanakannya secara terpisah atau harus berturut-turut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Ya, ada keutamaan puasa 6 hari Syawwal. Sebagaimana dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawwal maka seperti puasa setahun.” Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakni seperti puasa setahun penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang perlu diperhatikan bahwa keutamaan tersebut tidak akan terwujud kecuali apabila seseorang telah selesai dari melaksanakan puasa Ramadhan seluruhnya. Oleh karena itu, apabila seseorang berkewajiban mengqadha` Ramadhan, maka dia harus melaksanakan puasa qadha’ tersebut lebih dahulu, baru kemudian dia berpuasa 6 hari Syawwal. Kalau dia berpuasa 6 hari Syawwal namun belum mengqadha’ hutang Ramadhan, maka dia tidak memperoleh keutamaan tersebut, baik kita berpendapat dengan pendapat yang menyatakan sahnya puasa sunnah sebelum melakukan qadha` atau kita tidak perpendapat demikian. [2] Yang demikian karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan … “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang yang masih punya kewajiban mengqadha’ (membayar hutang puasa) Ramadhan, maka dia dikatakan ‘berpuasa sebagian Ramadhan‘, tidak dikatakan “berpuasa Ramadhan“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan boleh melaksanakannya secara terpisah-pisah atau pun secara berturut. Namun berturut-turut lebih utama, karena padanya terdapat sikap bersegera menuju kepada kebaikan, dan tidak terjatuh pada sikap menunda-nunda, yang terkadang menyebabkan tidak melakukan puasa sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Apakah bisa diperoleh pahala puasa 6 hari Syawwal bagi barangsiapa yang masih memiliki tanggungan qadha’ Ramadhan, namun ia mengerjakan puasa tersebut sebelum melakukan puasa qadha`?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Puasa 6 hari Syawwal tidak akan diperoleh pahala/keutamaanya kecuali jika seseorang telah menyempurnakan puasa bulan Ramadhan. Barangsiapa yang masih memiliki kewajiban mengqadha’ Ramadhan, maka dia jangan berpuasa 6 hari Syawwal kecuali melaksakan puasa qadha’ Ramadhan. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan … “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar itu, kita katakan kepada orang yang masih punya kewajiban qadha’, “Laksanakan puasa qadha’ terlebih dahullu, kemudian baru lakukan puasa 6 hari Syawwal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila telah selesai bulan Syawwal sebelum ia sempat berpuasa 6 hari, maka ia tidak bisa memperoleh keutamaan tersebut, kecuali apabila karena udzur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pelaksanaan puasa 6 hari Syawwal ini bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, maka dia dia bisa memperoleh dua pahala sekaligus dengan niat mendapatkan pahala puasa 6 hari Syawwal dan pahala puasa Senin - Kamis. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Amal-amal itu harus dengan niat. Dan bagi masing-masing orang akan mendapat apa yang ia niatkan.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Apakah boleh seseorang memilih melakukan puasa 6 hari Syawwal, ataukah 6 hari tersebut ada waktu tertentu? Dan apakah jika seorang muslim melaksakana puasa 6 hari tersebut kemudian menjadi kewajiban atasnya dan wajib melaksanakannya setiap tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : telah sah riwayat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda : “barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawwal maka seperti puasa setahun.” Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 hari tersebut bukanlah hari-hari tertentu/terbatas dari bulan Syawwal. Namun boleh bagi seorang mukmin untuk memilihnya. Jika mau dia boleh berpuasa pada awal bulan, jika mau boleh berpuasa pada pertengahan bulan, dan jika mau boleh berpuasa pada akhir bulan, jika mau boleh mengerjakannhya secara terpisah-pisah. Sifatnya longgar, bihamdillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia bersegera mengerjakannya secara berturut-turut pada awal bulan, maka yang dimikian afdhal (lebih utama) karena termasuk bersegera pada kebaikan. Namun tidak ada kesempitan dalam hal ini, bihamdillah, bahkan sifatnya longgar. Jika mau berturut-turut, jika mau maka boleh terpisah-pisah. Kemudian jika dia mengerjakannya pada sebagian tahun, dan tidak mengerjakannya pada sebagian tahun lainnya, maka tidak mengapa. Karena itu ibadah tathawwu’ (sunnah), bukan ibadah fadhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Majmu’ Fatawa Ibni ‘Utsaimin XX/5-8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Yakni selain tanggal 1 Syawwal (pentj)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Yakni ada satu permasalahan yang diperselisihkan di kalangan ‘ulama, apakah boleh/sah berpuasa sunnah sebelum mengqadha’Ramadhan. Namun permasalahan puasa 6 hari Syawwal sebelum mengqadha’ Ramadhan ini adalah permasalahan lain di luar permasalahan pertama. Karena masalah puasa 6 hari Syawwal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mempersyarakat harus berpuasa Ramadhan secara penuh terlebih dahulu. (pentj)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari http://www.assalafy.org/mahad/?p=366#more-366) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8062923817275973126?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8062923817275973126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8062923817275973126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/puasa-6-hari-di-bulan-syawal.html' title='Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJQpKx1MDI/AAAAAAAAAGA/TIt3oaewNdE/s72-c/33.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-6296478408120284767</id><published>2009-09-29T11:05:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T11:15:03.887-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Topeng..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJNJyE1-JI/AAAAAAAAAF4/BQ5qD9-RWvk/s1600-h/22.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 141px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJNJyE1-JI/AAAAAAAAAF4/BQ5qD9-RWvk/s400/22.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386952934744782994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang penjual topeng tampak berdiri di tepian jalan. Ia cermati kendaraan dan orang yang berlalu lalang. Setiap kali ada tanda-tanda calon pembeli yang menghampiri, tukang topeng pun memperlihatkan aneka topeng yang dijajakan. Tak sungkan, beberapa topeng ia kenakan secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Silakan, Pak, Bu. Topeng hebat. Nyaman di muka. Nggak bikin gerah! Ayo siapa mau beli?” teriaknya sambil memperlihatkan aneka topeng di kedua tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berbagai topeng yang ia jajakan. Ada topeng badut, topeng gorila atau kingkong, topeng pahlawan super, topeng robot, ada juga topeng wajah sedih dan menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu bersama dua puteranya tampak menghampiri si tukang topeng. Terlihat dua anak itu mencoba beberapa topeng. Anak-anak itu pun tertawa, dan mereka pun mencoba topeng yang lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sang ibu terlihat serius berbicara dengan si pedagang topeng. “Nggak kurang lagi, Mas?” ucap si ibu ke penjual topeng. “Waduh, ini sudah paling murah, Bu. Topeng ini bukan topeng biasa. Ini nyaman, Bu. Pokoknya, seperti tidak memakai topeng!” ujar si penjual topeng meyakinkan. ** Buat sebagian orang, hidup tak ubahnya seperti arena berfose mengenakan topeng. Ada topeng dengan sosok bijak, ada topeng berwajah cantik nan menawan, ada topeng seram seperti gorila, dan ada topeng lucu menyerupai badut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sembarang orang bisa menebak karakter asli si pemakai topeng. Seluruh karakter topeng begitu menyatu dalam diri si pemakai. Kalau bukan karena hubungan lama dan dekat, nyaris, tak seorang pun bisa memastikan apakah seseorang sedang mengenakan topeng atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin mahal topeng yang diperankan, semakin nyaman topeng dikenakan. Persis seperti yang diungkapkan sang penjual topeng, ”Pokoknya seperti tidak memakai topeng!”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-6296478408120284767?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6296478408120284767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6296478408120284767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/topeng.html' title='Topeng..'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJNJyE1-JI/AAAAAAAAAF4/BQ5qD9-RWvk/s72-c/22.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-4629087401414961300</id><published>2009-09-29T11:02:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T11:14:35.192-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tafsir'/><title type='text'>Kriteria Cendekiawan Rabbani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJMVKMPeBI/AAAAAAAAAFw/WkM6h3TDjrQ/s1600-h/12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 106px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJMVKMPeBI/AAAAAAAAAFw/WkM6h3TDjrQ/s400/12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386952030685198354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki akal dan hati yang sadar adalah orang yang apabila diingatkan tentang kebenaran maka ia mengambil pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ (19) الَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَلَا يَنْقُضُونَ الْمِيثَاقَ (20) وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ (21) وَالَّذِينَ صَبَرُوا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُولَئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ (22) جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آَبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ (23) سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ (24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Adakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran(19), (Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian..(20) Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk..” (21) Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),(22) (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu,(23) (sambil mengucapkan), ‘Salamun ‘alaikum bima shabartum (Selamat atas kalian karena kesabaran kalian).’ Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (24) (Arra’d / 13 : 19 - 24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak mengetahui bahwa Kitab yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu adalah benar itu bukan orang yang bodoh (tidak tahu), melainkan orang buta! Ini merupakan metode menakjubkan dalam menyentuh hati dan menyatakan perbedaan. Pada saat yang sama, hal itu merupakan suatu kebenaran, tanpa melebih-lebihkan, tanpa menambahi, dan tanpa membelokkan. Karena kondisi buta sajalah yang mengakibatkan ketidak-tahuan tentang hakikat yang jelas dan besar ini, yang memang tidak samar kecuali bagi orang yang buta. Di hadapan hakikat ini, manusia terbagi menjadi dua kelompok, yaitu orang-orang yang melihat sehingga mereka tahu, dan orang-orang yang buta sehingga mereka tidak tahu! Buta dimaksud adalah buta mata hati, tertutupnya konsepsi, terkuncinya hati, padamnya cahaya ma’rifat dalam ruh, dan terputusnya ia dari sumber cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki akal dan hati yang sadar adalah orang yang apabila diingatkan tentang kebenaran maka ia mengambil pelajaran darinya, dan yang menyadari dalil-dalilnya lalu ia berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah sifat orang-orang yang memiliki akal itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian..” (20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji Allah itu bersifat mutlak dan mencakup setiap bentuk perjanjian. Ikrar dengan Allah itu bersifat absolut dan mencakup setiap bentuk ikrar. Perjanjian terbesar yang menjadi tonggak bagi perjanjian-perjanjian lain adalah perjanjian iman, dan ikrar terbesar yang menghimpun seluruh ikrar adalah ikrar untuk melaksanakan tuntutan-tuntutan iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian iman itu ada yang bersifat lama (primordial) dan ada yang bersifat baru. Ada perjanjian primordial dalam fitrah manusia yang terhubung dengan undang-undang wujud seluruhnya; yang memahami secara langsung kesatuan kehendak yang menjadi sumber seluruh wujud ini, keesaan Khaliq sang empunya kehendak, dan bahwa Dia semata yang berhak disembah. Itulah perjanjian yang diambil pada manusia saat masih berada di tulang sulbi ayahnya menurut sebuah penafsiran yang kami terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;emudian, ada perjanjian baru bersama para Rasul yang diutus Allah, bukan untuk mengadakan perjanjian iman, tetapi untuk memperbaharuinya, mengingatkannya, merincinya, menjelaskan tuntutan-tuntutannya untuk patuh kepada Allah dan meninggalkan kepatuhan kepada selain Allah, dengan disertai perbuatan baik, perilaku yang lurus, dan orientasi kepada Allah semata sebagai Pemegang perjanjian primordial tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, perjanjian Ilahi dan ikrar Robbani itu mengimplikasikan setiap perjanjian dan ikrar terhadap manusia, baik terhadap Rasul atau kepada manusia biasa, baik kerabat atau yang bukan kerabat, baik individu-individu atau kelompok-kelompok. Seseorang yang memelihara perjanjian pertama itu harus memelihara seluruh perjanjian, karena menjaganya adalah wajib. Dan orang yang menjalankan tugas-tugas dari ikrar pertama itu juga harus menjalankan setiap yang dituntut pada manusia, karena ia termasuk beban-beban dari ikrar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kaidah pertama yang melandasi seluruh bangunan kehidupan, yang dinyatakan al-Qur’an hanya dalam beberapa kalimat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk..” (21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, masalah ini dijelaskan secara global. Mereka menyambung setiap hal yang Allah perintahkan untuk disambung. Maksudnya, itulah ketaatan yang sempurna, konsitensi yang mengantar pada tujuan, dan perjalanan di atas sunnah dan sesuai undang-undang tanpa menyimpang dan tanpa berbelok. Karena itu, konteks surat membiarkan penjelasan perkara ini bersifat global, tanpa merinci satuan-satuan perintah Allah, karena perinciannya amat panjang, dan di sini itu bukan yang dituju. Karena yang dituju di sini adalah menggambarkan sifat istiqamah abolut tanpa berbelok, ketaatan abolut tanpa pernah membangkang, dan keterhubungan abolut tanpa pernah terputus. Kemudian, bagian akhir dari ayat ini mengisyaratkan perasaan dalam jiwa yang menyertai ketaatan yang sempurna tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk..”&lt;br /&gt;Itulah rasa takut kepada Allah, takut akan siksaan yang buruk pada hari pertemuan yang menakutkan dengan-Nya. Dan mereka itulah orang-orang yang berakal, yang menyadari hisab sebelum hari hisab terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar memiliki banyak corak dan tuntutan. Ada sabar terhadap beban-beban perjanjian dalam bentuk amal, jihad, dakwah, ijtihad, dan seterusnya. Ada juga sabar terhadap nikmat dan kesusahan. Sedikit orang yang bisa sabar terhadap nikmat sehingga tidak sombong dan kufur. Ada juga sabar terhadap ketololan manusia yang menyesakkan dada. Intinya, sabar, sabar, dan sabar. Seluruhnya bertujuan mencari ridha Tuhan mereka, bukan untuk menghindari tudingan manusia bahwa mereka pengecut, bukan untuk mencari muka agar disebut sebagai orang yang sabar, bukan untuk mengharap keuntungan di balik kesabaran itu, bukan untuk menolak suatu mudharat yang timbul dari sifat pengecut, dan tidak untuk tujuan apapun, selain mencari ridha Allah. Juga sabar terhadap nikmat dan ujian-Nya. Kesabaran dalam arti berserah diri kepada ketentuan-Nya, tunduk kepada kehendak-Nya, ridha, dan menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mendirikan shalat..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya mendirikan shalat itu telah tercakup ke dalam perintah memenuhi perjanjian Allah, tetapi konteks surat menegaskannya karena mendirikan shalat merupakan tonggak pertama dari upaya memenuhi perjanjian tersebut, karena shalat itu merefleksikan tawajjuh yang tulus dan sempurna kepada Allah, dan karena shalat itu merelisasikan hubungan yang jelas antara hamba dengan Rabb secara tulus kepada-Nya, tanpa ada gerak dan kalimat di dalamnya untuk selain Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infak juga sebenarnya telah tercakup dalam perintah menyambung apa yang diperintahkan Allah untuk disambung, dan juga tercakup dalam tugas-tugas perjajian. Tetapi, konteks surat menampilkannya di sini karena ia merupakan hubungan antara hamba-hamba Allah yang menghimpun mereka di jalan Allah saat mereka dalam ranah kehidupan, yang membersihkan jiwa pemberinya dari sifat bakhil, membersihkan jiwa penerimanya dari sifat iri, menjadikan kehidupan dalam masyarakat Muslim itu layak bagi umat manusia yang tolong-menolong, saling menanggung, dan mulia di sisi Allah. infak diberikan secara sembunyi atau terang-terangan. Secara rahasia sehingga kehormatan dapat dijaga dan hati berhati-hati untuk mengumumkanya. Dan secara terang-terangan sehingga keteladanan diberikan, syari’at dilaksanakan, dan untuk ditaati. Masing-masing memiliki tempatnya dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Serta menolak kejahatan dengan kebaikan..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, mereka membalas kejahatan dengan sikap yang baik terkait dengan hubungan sehari-hari, bukan perkara agama. Tetapi, ungkapan di sini melewatkan pendahuluan untuk langsung kepada hasil. Jadi, membalas kejahatan dengan kebaikan itu dapat menekan kejahatan diri, mengarahkannya kepada kebaikan, memadamkan titik api kejahatan, dan menepis godaan setan. Dari sini kejahatan itu dapat dihindarkan, dan pada akhirnya dapat dicegah. Nash menyebut bagian akhir ini secara langsung untuk memotivasi manusia agar membalas kejahatan dengan kebaikan, dan untuk mengejar hasilnya yang diharapkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, ayat tersebut mengisyaratkan secara intrinsik mengenai pembalasan kejahatan dengan kebaikan, dengan syarat sikap ini dapat menghindarkan kejahatan dan mencegahnya, bukan untuk membuatnya semakin dominan! Tetapi ketika kejahatan itu perlu ditekan dan dihadapi dengan tegas, maka tidak alasan untuk membalas kejahatan itu dengan kebaikan, agar kejahatan tersebut tidak semakin merajalela, tidak semakin berani, dan tidak mendominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membalas kejahatan dengan kebaikan itu biasanya terjadi pada hubungan pribadi antara dua orang yang setara. Adapun dalam ranah agama Allah, cara ini tidak berlaku. Tidak ada cara yang efektif untuk menindak orang yang sombong dan sewenang-wenang selain konfrontasi yang kuat. Dan tidak ada cara yang efektif untuk menghadapi orang-orang yang melakukan kerusakan di bumi selain tindakan yang tegas. Instruksi-instruksi al-Qur’an ini sengaja disampaikan secara global, untuk melibatkan perenungan terhadap kondisi, pemikiran, dan tindakan yang dianggap baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan), ‘Salamun ‘alaikum bima shabartum (Selamat atas kalian karena kesabaran kalian).’ Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (22-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka itu berada pada maqam yang tinggi, dan bagi mereka tempat terakhir yang baik, yaitu surga ‘Adn sebagai tempat tinggal dan menetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam surga-surga ini direkatkan kembali hubungan mereka dengan orang-orang shaleh dari kalarangan orang tua, istri dan anak cucunya. Mereka masuk surga karena keshalehan dan kepantasan mereka. Lebih dari itu, mereka dimuliakan dengan pertemuan dengan keluarga yang terpisah-pisah, dan dengan pertemuan dengan orang-orang yang dicintai. Itu merupakan kenikmatan lain, yang membuat nikmat-nikmat surga terasa berlipat ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam suasana pertemuan ini, para malaikat ikut memberikan ucapan selamat dan penghormatan secara berduyun-duyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konteks ayat membiarkan pemandangan itu hadir di depan mata, seolah-olah kita menyaksikannya dan mendengar ucapan para malaikat itu rombongan demi rombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“‘Salamun ‘alaikum bima shabartum (Selamat atas kalian karena kesabaran kalian).’ Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah parade yang sarat dengan pertemuan, salam, gerak yang kontinu, dan penghormatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-4629087401414961300?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4629087401414961300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4629087401414961300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/kriteria-cendekiawan-rabbani.html' title='Kriteria Cendekiawan Rabbani'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJMVKMPeBI/AAAAAAAAAFw/WkM6h3TDjrQ/s72-c/12.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-3708173723194639488</id><published>2009-09-29T10:46:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T10:49:47.650-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>Tips Merawat Flash Disk USB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJIZypDIMI/AAAAAAAAAFo/PmnIEe2K4v0/s1600-h/images343.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 110px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJIZypDIMI/AAAAAAAAAFo/PmnIEe2K4v0/s400/images343.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386947712216408258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Walaupun harga usb flashdisk saat ini sudah murah dan terjangkau oleh kantong para pelajar dan mahasiswa namun tidak ada salahnya kita menjaga dan merawat usb flash disk yang kita miliki agar kita tidak dibut stres ketika data penting yang ada di dalam flash disk tersebut hilang ke negeri entah berantah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa tips penting organisasi.org seputar penjagaan dan perawatan dasar usb flash disk :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan dijatuhkan atau dipukul-pukul dengan benda keras agar komponen di dalamnya tidak rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hindari suhu panas termasuk terkena sinar matahari langsung serta suhu dingin yang terlalu dingin agar komponen tidak rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan dicemplungkan ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air dengan garansi penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hindari medan magnet tinggi seperti speaker, dinamo, dan lain-lain agar media penyimpanan tidak terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Simpanlah flahs disk usb kita di tempat yang benar agar kita tidak lupa menaruhnya akibat ukuran flash disk yang kecil. Simpan di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selalu buat copy data cadangan atau backup data di komputer atau laptop kita yang dilindungi anti virus atau media lain seperti cd dan dvd agar jika data hilang kita tidak panik dan stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Setelah kita gunakan di komputer lain lakukan pemindaian atau scan dengan antivirus yang terbaru dan terupdate rutin agar aman dari virus yang ikutan mendompleng usb flash drive bisa diberantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan langsung mencabut usb flashdisk ketika selesai digunakan agar tidak rusak datanya. Gunakan metode eject atau stop untuk mematikannya terlebih dulu sebelum kita cabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Normalnya usb flash disk dapat digunakan sebanyak ribuan atau jutaan kali diisi dan dihapus data. Setelah itu flashdisk akan lemah, mati atau rusak. Sebaiknya tidak bekerja atau mengedit pada file yang ada di flash disk. Kopi dulu ke hard disk drive lalu edit, dan setelah selesai kopi kembali file yang sudah diedit ke dalam flah disk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pilih merek produk flashdisk yang garansi dan purna jual bagus kalau perlu ltw singkatan dari life time warranty. Simpan bon pembelian dengan baik untuk klaim penggantian baru atau perbaikan bila rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis. Jika melakukan manage flash disk pilihlah cluster terbesar agar kerja flashdisk tidak berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Jika ada waktu defrag flash disk anda agar struktur data di dalam flash disk bisa diatur agar kinerja flashdisk kita lebih optimal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-3708173723194639488?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/3708173723194639488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/3708173723194639488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/tips-merawat-flash-disk-usb.html' title='Tips Merawat Flash Disk USB'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsJIZypDIMI/AAAAAAAAAFo/PmnIEe2K4v0/s72-c/images343.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-716673561982047493</id><published>2009-09-27T19:26:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T19:33:06.769-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikotes'/><title type='text'>Sekedar renungan untuk kita..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAf3s5wxoI/AAAAAAAAAFY/IjE3QNWTPcA/s1600-h/23.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAf3s5wxoI/AAAAAAAAAFY/IjE3QNWTPcA/s400/23.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386340196141811330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ada sebuah psikotes sederhana untuk mengetahui kepribadian anda.&lt;br /&gt;tapi anda harus JUJUR dalam menjawab pertanyaan.&lt;br /&gt;dan JANGAN MELIHAT HASIL JAWABAN sebelum anda mengisi kuistioner di bawah ini...SIAP&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.Anda berdiri didepan mulut gua dan anda harus masuk kedalamnya.anda tdk mengetahui panjang gua tersebut, didepan mulut gua tersedia 10 btg lilin..berapa lilin yang anda bawa ( ingat anda tak mengetahui panjang gua tersebut )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. setelah anda memasuki gua dan keluar dari gua didepan anda ada dua mata air. 1 air terjun dan kolam yang tenang. anda ingin mandi dimanakah anda akan mandi. lalu telanjangkah anda mandi ( disitu tak ada manusia seorangpun )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. setelah anda mandi anda tersa lapar. didepan anda terhidang makanan di dua meja....1 meja untuk 4 orang...1 lagi meja panjang dengan beraneka hidangan...dimana anda akan makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 ini lah pertanyaan paling penting.....binatang apa yang anda sangat takuti ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OKE inilah jawaban kuistioner tersebut&lt;br /&gt;Gua yang gelap mencerminkan kehidupan kita...kita tidak pernah tahu apa yang ada di depan kita..kapan kita kaya kapan kita jatuh dan kapan kita mati...lilin mencerminkan pasangan hidup kita..yang menemani kita melalui gua kehidupan yang gelap..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaan kedua adalah cerminan dari hati kita apabila anda mandi di air terjun...maka anda adalah orang yang dinamis dan aktif hanya saja anda cenderung untuk terbawa arus. apabila anda memilih untuk mandi di kolam yang tenang anda termasuk orang yang pasif dan hati hati dalam menyikapi sesuatu hanya saja anda cenderung tidak berani mangmbil tantangan dalam hidup. apabila anda mandi dalam keadaan telanjang mencerminkan anda adalah pribadi yang terbuka dan mudah mempercayai orang tetapi mempunyai kecenderungan sembrono..apabila anda tidak telanjang anda adalah pribadi yang tertutup dan cenderung berhati hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaan ketiga mencerminkan sikap anda pada komunitas. apabila anda makan di meja besar berarti anda orang yang senang bersosialiasi dan bergaul dengan banyak kalangan. bila anda makan di meja kecil anda termasuk pribadi yang tidak cepat percaya pada banyak orang. anda merasa nyaman di lingakaran teman/keluarga dekat anda saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaan keempat adalah pertanyaan yang paling penting... ada pepatah mengatakan musuh terbesarmu ialah dirimu sendiri jadi gambaran binatang yang anda takuti itu sebenarnya ialah anda sendiri...sejauh mana anda bisa mengontrol ketakutan itu dan menjadikannya sebagai kekuatan dari anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-716673561982047493?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/716673561982047493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/716673561982047493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/sekedar-renungan-untuk-kita.html' title='Sekedar renungan untuk kita..'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAf3s5wxoI/AAAAAAAAAFY/IjE3QNWTPcA/s72-c/23.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-4056279926300937488</id><published>2009-09-27T19:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T19:21:20.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>Berinternet Cepat, Hemat Waktu dan Biaya Pemakaian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAdS7R06SI/AAAAAAAAAFQ/x8n5o_fnbek/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 112px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAdS7R06SI/AAAAAAAAAFQ/x8n5o_fnbek/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386337365322426658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk antum, kami berikan 10 tips dan trik berinternet semakin asik, hanya sedikit utak-atik dan penyetelan dibeberapa hal [KONEKSI, BROWSER, E-MAIL CLIENT, SECURITY, DOWNLOAD, MANAGER, MESSENGER, dan APLIKASI PENDUKUNG LAIN-nya]. Mesin internet antum akan terasa kian andal.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Berhemat Dengan Sesekali Offline&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghemat biaya koneksi, dan juga menyiagakan saluran telepon untuk keperluan lain, klik [FILE] [WORK OFFLINE]. Internet Explorer akan memutuskan koneksi dan anda bisa bekerja dengan PAGE yang tersimpan di CACHE. Saat mengklik LINK, akan muncul OPSI untuk terkoneksi kembali. Sangat efektif saat DOWNLINE dan SUBCRBE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Putuskan Modem Saat Istirahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat modem tidak dipergunakan, terlebih dalam jangka lama, sebaiknya anda cabut kabel-kabel yang terhubung ke PC. Ini salah satu upaya untuk menghindari PC dari sambaran petir, tidak ada jaminan 100 % meski modem anda berembel-embel ” ANTIPETIR “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menyegarkan Kembali Modem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat koneksi internet terasa lambat, cobalah untuk MEREBOOT MODEM, khususnya jika anda meninggalkannya agak lama. Matikan komputer cabut modem [EKSTERNAL] lalu colokkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Setel Kecepatan Maksimum Modem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar bisa mendapat kecepatan optimal sesuaikan setel modem anda. Di JENDELA CONTROL PANEL, klik dobel [PHONE AND MODEM OPTIONS], klik tab [MODEMS], pilih modem yang sesuai, lalu klik [PROPERTIES], di tab [MODEM] pada bagian maximum PORT SPEED, ganti kecepatan sampai ke maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mendongrak Kinerja IE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda tidak menggunakan PROXY SERVER, anda bisa mempersingkat waktu BROWSER INTERNET EXPLORER saat loading, klik [TOOL] [INTERNET OPTIONS] masuk ke tab [CONNECTIONS], klik tombol [LAN... SETTING] lalu hilangkan tanpa centang pada [AUTOMATICALY DETECT SETTING].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Membatasi Akses Internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar internet tidak digunakan tanpa izin buatlah 2 ACCOUNT [AKUN] login WINDOWS salah satu ” UMILTED “. Sekarang login dengan akun ADMINISTRATOR, klik kanan [NETWORK AND INTERNET CONNECTIONS] lalu [CREATE SHORTCUT] letakkan di DESKTOP. klik dobel icon shortcut tersebut. Klik kanan koneksi yang anda gunakan dan pilih [DISABLE] untuk memakai lagi, sambungkan dengan memilih [CONNECT].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Selalu Cek Nomer Dial-Up&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara berkala, cek dan ganti nomer Dial-Up anda. Di browser klik [OPTIONS] [INTERNET OPTIONS...] klik tab [CONNECTIONS], klik dobel koneksi internet yang anda gunakan lalu [PROPERTIES]. Di bawah ” PHONE NUMBER ” ada nomer yang saat ini di gunakan. Seleksi dan ketikan gantinya, tombol [ALTERNATES] akan menambah nomer lokal lain, yang berfungsi saat nomer utama sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Manfaat Proxy ISP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengguna PROXY SERVER dari ISP pada jaringan anda bisa mempercepat akses. Cobalah tanyakan ketersediaan layanan tersebut ke ISP langganan anda. Jika tersedia, klik [OPTIONS] [INTERNET OPTIONS...] di tab [CONNECTIONS] klik [LAN SETTING...] centangi [USE A PROXY SERVER FOR YOUR LAN].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Perhatikan Hard Disk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar masalah daya tampung yang makin sesak, kemampun baca atau tulis Hard Disk yang sudah tua pun biasanya memperlambat internet. Hal ini tentu berpengaruh terhadap proses caching alias proses penyimpanan data sementara di internet, sehingga menghambat kelancarannya. Pengguna Hard Disk baru akan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Matikan Layanan Otomatis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan yang berjalan otomatis tentu menghambat kelancaran akses internet. Anda bisa mematikannya klik [START] [RUN], tuliskan ” SERVICES.MSC “, lalu [ENTER] pada daftar layanan, klik dobel item berjenis ” AUTOMATIC ” ganti dengan ” DISABLE “.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-4056279926300937488?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4056279926300937488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4056279926300937488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/berinternet-cepat-hemat-waktu-dan-biaya.html' title='Berinternet Cepat, Hemat Waktu dan Biaya Pemakaian'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAdS7R06SI/AAAAAAAAAFQ/x8n5o_fnbek/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-6244162114216810402</id><published>2009-09-27T19:13:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T19:21:20.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>mengetahui ciri pembohong dari ekspresi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAcZVhhO8I/AAAAAAAAAFI/yftKGvr92I0/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 119px; height: 111px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAcZVhhO8I/AAAAAAAAAFI/yftKGvr92I0/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386336375935155138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memang untuk mengetahui seseorang berbohong atau tidak ternyata gampang-gampang susah. Terkadang kita bingung untuk menentukan apakah yang dikatakan fakta atau hanya rekayasa? Berikut merupakan Beberapa ciri yang sama pada pembohong di lebih dari 60 negara di dunia. Apa saja?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penelitian dari Texas Christian University, menemukan salah satu ciri kebohongan dari senyuman. Senyum yang keluar dari seorang pembohong akan tampak beda dengan senyum yang ikhlas dan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;Seorang profesor psikologi dari UCSF dan pengarang buku Telling Lies, Paul Ekman pun berhasil menemukan satu cara untuk membedakan antara emosi yang sesungguhnya dengan emosi yang palsu alias pura-pura melalui otot-otot di wajah.&lt;br /&gt;Melalui The Facial Action Coding System (FACS), ekspresi seseorang bisa diketahui dengan ekspresi yang disebut microexpressions. Meskipun senyum palsu dan senyum sungguh-sungguh menggunakan otot yang sama, namun senyum yang ikhlas dan sungguh-sungguh tercipta melalui otak yang sadar, sedangkan senyum yang palsu tidak.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, otot zygomaticus major sama-sama menarik pipi ke atas pada orang yang senyum, baik itu senyum palsu maupun sungguhan. Namun pada mereka yang senyum dengan ikhlas, bagian otak yang mengontrol emosi juga meningkatkan kerja otot orbicularis oculi dan pars orbitalis. Otot tersebut tidak hanya menarik pipi ke atas tapi juga alis.&lt;br /&gt;"Kuncinya adalah melihat lipatan antara kelopak mata dan alis ketika tersenyum. Orang yang senyum dengan ikhlas dan sungguh-sungguh memiliki area lipatan yang menurun dan alis yang sedikit melengkung ke bawah. Memang sulit menerka mimik wajah tersebut jika belum ahli," ujar psikolog asal UC Santa Barbara, Bella DePaulo seperti dilansir Yourtango, Kamis (24/9/2009).&lt;br /&gt;Pembohong juga bisa dikenali lewat gerakan tubuhnya. Berdasarkan Journal of Accounting yang dibuat oleh Joseph Wells dari Association of Certified Fraud Examiners, pembohong biasanya lebih banyak berkata-kata dan menunjukkan sikap gelisah. Bahkan menurut Joseph, pembohong biasanya menutup mulutnya ketika berbohong.&lt;br /&gt;Menurut peneliti di University of Texas, pembohong juga lebih banyak komplain, sering berganti-ganti pilihan kata, dan cenderung menggunakan referensi orang ketiga dibanding dirinya sendiri. Mereka juga mengeluarkan emosi negatif seperti marah, frustasi atau takut.&lt;br /&gt;Dalam studi yang dipublikasikan Neuroreport, berbohong ternyata ada hubungannya dengan waktu. Hah, maksudnya? berdasarkan hasil Studi, seseorang sudah bisa berbohong sejak usia 4 atau 5 tahun. Jadi ketika kecil sudah mulai berbohong kemungkinan besarnya akan jadi pembohong juga.&lt;br /&gt;Hayoo yang kecilnya sudah suka bohong jangan jadi pembohong professional yaa. .&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-6244162114216810402?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6244162114216810402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6244162114216810402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/memang-untuk-mengetahui-seseorang.html' title='mengetahui ciri pembohong dari ekspresi'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAcZVhhO8I/AAAAAAAAAFI/yftKGvr92I0/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-2613487786972038262</id><published>2009-09-27T19:00:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T19:21:20.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Trik'/><title type='text'>Tips Ringan Buat yang susah Tidur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAa7O1L-1I/AAAAAAAAAFA/4sBHSGMbGKo/s1600-h/insomnia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAa7O1L-1I/AAAAAAAAAFA/4sBHSGMbGKo/s400/insomnia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386334759230896978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelum anda mmbaca bgmana cara mengatasi insomnia, anda harus tahu dahulu hal2 apa yang tlah mengganggu tidur anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Insomnia dpt disebabkan oleh beberapa hal seperti: perubahan, stres, sakit, trauma, &amp; emosi, kematian org yg dicintai ^_^, atau trlalu byk berpikir.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;II. Insomnia bisa dtg pada setiap tahap kehidupan manusia. Diperlukan waktu agar ritme tidur kita menjadi normal &amp; teratur kembali, bersabarlah, karena utk menyembuhkan insomnia tdk cukup dlm waktu semalam. Tidak ada solusi lain kecuali anda mau minum obat tidur, namun hal itu dapat mengakibatkan masalah serius lainnya.&lt;br /&gt;III. 15 Tips untuk mengatasi Insomnia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. STIMULASI RETINA - pergilah ke luar di mana anda bisa menerima cahaya matahari secara maksimal, untuk menstimulasi mata anda selama 15menit setiap hari. Hal ini dapat membantu tubuh anda agar dapat tidur pada malam hari sesuai dengan siklus naturalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. JANGAN TIDUR SIANG - Hindari tidur pada siang hari. Jika anda tidur pada siang hari tubuh anda mungkin tidak lelah untuk bisa tertidur pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. RUANGAN SEJUK - Jaga suhu di kamar agar tetap sejuk dan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. HINDARI TIDUR"AN - Jangan beraktifitas ketika berada di tempat tidur seperti menonton tv, menelpon, smsan, makan, atau menggunakan laptop. Lain halnya dengan membaca. Membaca dapat membantu anda memfokuskan pikiran, terutama jika apa yang anda baca adalah buku yg membosankan. Membaca di tempat tidur adalah trik kuno agar cepat tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. TIDURLAH DENGAN WAKTU YG TERATUR - Rencanakanlah waktu tidur anda sesuai dengan apa yg akan anda kerjakan keesokan harinya. Tubuh anda akan menyesuaikan dengan keadaan yg anda ciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. JANGAN BEROLAHRAGA (&lt;3jam) - Jangan berolahraga dalam waktu 3 jam ketika anda ingin tidur karena hal ini akan memicu jantung anda. Sedikit peregangan pada tangan mungkin dapat membuat tubuh anda merasa lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. JANGAN MAKAN (&lt;3 jam) - Jangan makan makanan berat ketika anda mau tidur karena dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan perut mulas ketika tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. HINDARI STIMULANT (&lt;2-3 jam) - Hindari semua stimulant (perangsang) seperti kafein dan nikotin dalam rokok karena stimulan dalam rokok bahkan dapat merangsang ketika anda lelah. Jauhi produk berkafein seperti kopi, teh, soda, dan cola. Bahkan obat sakit kepala sering mengandung kafein. Minuman berenergi atau suplemen lainnya sering mengandung stimulan dalam jumlah yg banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. BERHENTI MINUM (&lt;2 jam) - banyak orang yang minum air terlalu banyak sebelum ia tidur. Well, dalam hal ini orang dewasa mempunyai pola yang sama dengan anak kecil. Jika anda minum air sebelum tidur, maka air yg kita minum akan mendesak kita untuk buang air di waktu kita tengah tertidur. Berbeda dengan anak2, orang dewasa mempunyai kontrol baldder yg cukup untuk membuat mereka sampai ke kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. RELAKS (&lt;90 menit) 90 menit sebelum anda tidur buatlah diri anda untuk merasa nyaman dan rileks dengan melakukan nafas panjang. Jangan melakukan hal yg dapat menimbulkan kecemasan seperti membaca email atau menonton berita malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. TULISLAH (&lt;30 menit) Luangkanlah waktu anda beberapa menit sebelum anda tidur di malam hari untuk menuliskan rasa khawatir dan ketegangan anda, juga berdoalah dan mensyukuri hal yg kita dapat. Hal ini dapat membuat pikiran anda beristirahat selama anda tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. DENGARKAN MUSIK - Mendengarkan musik yg memenangkan, white noise, self-hyponsis untuk dapat tertidur. Dianjurkan pula untuk mendengarkan musik coldplay. waduh.. kalo ana sih tetap Ahmad Bukhatir, Tariq Abu Ziad, Musyari Rasyid.. atau Dai Nada.. lebih berkelas.. gt..&lt;br /&gt;13. BANGUN DARI TEMPAT TIDURР�- jika anda belum dapat tertidur setelah 15-20menit bangunlah dari tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. HINDARI CAHAYA - Jika&lt;br /&gt;kamu terbangun di tengah malam dan tidak dapat tidur kembali dalam waktu 30menit, bangunlah namun hindari mata anda agar tidak terlalu banyak melihat cahaya. Hindari komputer karena layarnya memancarkan banyak cahaya. Setiap cahaya yg kuat dapat merangsang dan membangunkan sistem saraf anda sehingga anda sulit untuk tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. ATASI MIMPI BURUK -&lt;br /&gt;jika anda mendapatkan mimpi buruk, atau stres, fokuskanlah diri anda pada hal yg berbeda. Tuliskanlah mimpi itu, atau ceritakan pada orang lain sehingga anda tidak memikirkannya terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.selfhelpmagazine.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-2613487786972038262?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2613487786972038262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2613487786972038262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/tips-ringan-buat-yang-susah-tidur.html' title='Tips Ringan Buat yang susah Tidur'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAa7O1L-1I/AAAAAAAAAFA/4sBHSGMbGKo/s72-c/insomnia.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-8574728147825357193</id><published>2009-09-27T18:46:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T18:49:07.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>As-Salafiyyah bainal ‘Aqîdah al-Islâmiyyah wal Falsafatil Ghorbiyyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAVxQZaAAI/AAAAAAAAAE4/YOzM2k5c1Ac/s1600-h/salafiyah-m-helmi.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 142px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAVxQZaAAI/AAAAAAAAAE4/YOzM2k5c1Ac/s400/salafiyah-m-helmi.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386329090294415362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku : As-Salafiyyah bainal ‘Aqîdah al-Islâmiyyah wal Falsafatil Ghorbiyyah&lt;br /&gt;Penulis : Syaikh DR. Musthofâ Hilmî&lt;br /&gt;Penerbit : Dârul Kutub al-‘Ilmîyah, Beirut, Lebanon&lt;br /&gt;Jumlah Halaman :204 halaman&lt;br /&gt;Cetakan : Pertama 2005/1426&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Review Singkat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi buku akademisi yang layak ditelaah oleh para pelajar studi pemikiran Islam, yaitu as-Salafiyah antara aqidah Islamiyah dan filsafat barat. Buku yang ditulis oleh DR. Musthofa Helmi, guru besar Universitas Kairo ini memaparkan tentang pemahaman salafiyah di dalam pandangan dunia Islam, yang dikomparasikan dari sisi pemahamanannya di dalam filsafat barat beserta historis dan peradabannya, untuk menjelaskan adanya perbedaan nyata dan pertentangan mendasar tentang istilah salafiyah menurut aqidah islamiyyah dan filsafat barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bab pertama, penulis mendiskusikan tentang salafiyah di dalam pandangat barat. Di bab ini, penulis memaparkan beberapa poin pembahasan, yaitu Salafiyah menurut interpretasi peradaban (hadhori) oleh Arnold Toynbee, gambaran filsafat secara historis dan masyarakatnya, Salafiyah dan ideologi Marxisme dan Madzhab Salafi tentang pemikiran filsafat barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bab kedua, penulis mendiskusikan tentang isu salafiyah dan peradaban. Penulis memaparkan tentang esensi peradaban Islami dan salafiyah dengan peradaban Islami. Lalu penulis menjelaskan tentang peradaban Islami di zaman salaf shalih dan Islam itu adalah agama tauhid. Penulis kemudian memaparkan tentang metodologi salaf dan pandangan rasio akal serta sikap mereka dari ilmu kalam dan filsafat. Penulis juga menjelaskan sebab-sebab kaum salaf menentang ahli kalam dan sikap mereka terhadap filsafat Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pembahasan berikutnya, penulis menjelaskan perbedaan di dalam memahami esensi akal antara filsafat Yunani dengan syariat Islam. Lalu penulis melanjutkan dengan penjelasan tentang pembaharuan metodologi salafi di bawah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah serta pengaruh aqidah tauhid kaum salaf di dalam perspektif ilmiah bagi kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab selanjutnya, penulis menyebutkan golongan yang menyelisihi metodologi salaf, dan beliau bagi menjadi dua, yaitu yang masih berada di dalam lingkaran Islam seperti Khowarij dan Syi’ah, dan kelompok yang keluar dari lingkaran Islam seperti Bathiniyah, Bahaiyah dan Babiyah. Di sini penulis memaparkan metodologi dan keyakinan sekte-sekte menyimpang ini dan mendiskusikan argumentasi mereka lalu membantahnya. Di pasal terakhir, penulis menjelaskan tentang tujuan salafiyah dan dhawabit (kriteria)-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini, sekali lagi, sangat patut dibaca dan dipelajari oleh para pelajar atau penuntut ilmu yang tengah mendalami studi pemikiran Islam yang seringkali bergelut dengan syubuhat ahli kalam dan filsafat. Buku ini insya Alloh akan menjelaskan pondasi dan dasar metodologi salaf di dalam menghadapi filsafat dan teologi pemikiran barat, yang kini tengah masuk menginfiltrasi pemikiran sebagian kaum muslimin, dengan jargon liberal dan semacamnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin memesan buku ini, silakan klik http://bursamuslim.web.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-8574728147825357193?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8574728147825357193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/8574728147825357193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/as-salafiyyah-bainal-aqidah-al.html' title='As-Salafiyyah bainal ‘Aqîdah al-Islâmiyyah wal Falsafatil Ghorbiyyah'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/SsAVxQZaAAI/AAAAAAAAAE4/YOzM2k5c1Ac/s72-c/salafiyah-m-helmi.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-4779758387217084220</id><published>2009-09-27T16:02:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T18:43:23.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Bersama Embun Pagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_wIB0BS-I/AAAAAAAAAEw/KZgV_M2h-mk/s1600-h/images4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 98px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_wIB0BS-I/AAAAAAAAAEw/KZgV_M2h-mk/s400/images4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386287700074646498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Kring...” weker mungilku mulai memekik. Sekilas kulirik benda kecil itu, pukul enam. Dengan sedikit malas kusambar bir sisa semalam, kemudian melangkah menuju jendela. &lt;br /&gt;Kubuka jendela kayu yang hampir copot engselnya itu. Ah... indahnya pemandangan pagi. Kuhirup udara segar sambil sesekali meneguk bir. Pemandangan pagi Tseung Kwan memang selalu indah. Bukan hanya Tseung Kwan. tentu ada yang lebih menarik dari sekedar pemandangan alam di sebuah kampung orang miskin ini. ia adalah bidadari pagi-ku.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mataku tak lepas dari sebuah rumah tua kecil yang tepat dibawah tempat kosku ini. Tempat kos yang baru seminggu kutempati. Akhirnya yang kutunggu keluar juga. Seorang gadis dengan kain panjang membelit di kepalanya melangkah keluar dari rumahnya. Tangannya memegang sebuah rantang. Ia tampak bergegas kesebuah warung yang tidak jauh dari rumahnya. Kemudian kembali dengan rantang penuh berisi bubur ayam.&lt;br /&gt;“Cpret!” satu gambar berhasil di tembak handphone ku. Kutatap dalam-dalam. Hasilnya lebih bagus dari kemaren. Walau objek dan backround-nya sama. Seorang gadis dengan kain panjang yang menutup kepalanya. &lt;br /&gt;Kulihat ‘model’ku masuk kedalam rumahnya. Kembali kuhirup nafas panjang. Berarti aku harus sabar sampai besok pagi. Moment berharga yang hanya bisa kunikmati pagi hari saja. Kualihkan objekku mencoba menikmati pemandangan pagi kembali. Namun tiba-tiba saja pemandangan pagi itu menjadi hambar. Kembali ku terjang ranjang kapuk untuk melanjutkan tidurku.&lt;br /&gt; “Biip!” Handphone ku menjerit. Siapa sih yang nelpon pagi-pagi begini? Baru saja mataku terpicing.&lt;br /&gt;“Andi. kemaren lu sift malam?” masih samar-samar kudengar suara sobatku dari telpon.&lt;br /&gt;“Ada apa sih Jem, tumben pagi-pagu lu nelpon?” balasku.&lt;br /&gt;“Ndi, semalam Bar lu kena kan?” aku masih ngak ngerti.&lt;br /&gt;“Kena gimana?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Ya Elu, semalam polisi ngerazia semua bar di Kwan im. Masa lu ngak tau sih?” kesadaranku pulih seratus persen.&lt;br /&gt;“Sumpah gua ngak tau. Soalnya semalam gua sift siang” balasku.&lt;br /&gt;“Mending lu ke tempat gua sekarang, Si Paku kena tembak” mataku terbelalak.&lt;br /&gt;“Apa?”&lt;br /&gt;“Iya, razia polisi semalam  cuma Si Paku yang bisa lolos, pahanya ketembak. Anak-anak yang lain kena tangkap semua. Cepat kesini, gua tunggu!” sejenak ku termenung. Namun dengan sigap kusambar sebuah jaket hitam kumal. Kemudian dompet, kunci mobil, dan juga sebuah pistol.&lt;br /&gt;Kuparkir mobilku di depan sebuah ruko kosong. Tempat berdiam sobatku, Jemmy. Kupercepat langkahku menuju pintu belakang, karena pintu depan memang selalu dikunci.&lt;br /&gt;Di dalam kulihat Jemmy sedang sibuk membalut paha Si Paku dengan selembar kain.&lt;br /&gt;langkahku tehenti. Jemmy menoleh dan menatapku tajam. “mm...Sori Jem” ujarku basa basi.&lt;br /&gt;Jemmy menghisap rokoknya. Ia bangkit dan... “buk!” sebuah tinju mendarat  dipelipisku.&lt;br /&gt;“Kemana aja lu semalam? Hah!” Jemmy membentakku. Aku hanya diam.&lt;br /&gt;“gue heran ama lu. Akhir-akhir ini napa lu ngak mau sift sampe pagi?” suara Jemmy masih tak kalah nyaringnya.&lt;br /&gt;“Gua... Gua, tempat tinggal gua kan jauh Jem” kilahku.&lt;br /&gt;“Lagian ngapain lu tinggal di ujung kampung. Lu mau menghindar ya dari kita?”&lt;br /&gt;Makian Jemmy hanya kujawab diam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuhempaskan tubuhku disebuah kursi rotan tua yang rapuh. Sesuatu minta keluar dari saku celana jens ku. Rokok, ya... percaya atau ngak, rokok bisa mengobati rasa sedih dan menenangkan jiwa. heh... entahlah...&lt;br /&gt;Ku celongokkan kepalaku sedikit dari ujung balkon rumah kos ku. Kembali kutatapi rumah tua bidadari pagi-ku. &lt;br /&gt;Apa yang kucari disini? tinggal dirumah tua yang reot hanya untuk melihat seorang wanita yang namanya saja aku tidak tahu.&lt;br /&gt;Sampai kapan aku terus begini? Bahkan sedikit keberanian untuk menghampiri wanita itu-pun tidak kudapatkan. Puluhan Gengser bergolok bisa kuhadapi. tidak gentar sedikitpun. tapi bila berhadapan dengan wanita berkain panjang itu bak _______ tersiram air. kuncup!&lt;br /&gt;Dua minggu yang lalu, seorang wanita berkain panjang itu hampir dirampas kehormatannya. Hampir saja! Geng Timur yang menjadi musuh bebuyutan ku hampir saja menodai wanita itu. Mereka semua kuterjang dengan sepeda motor. Awalnya bukan berniat menolong, karena setiap melihat geng Timur tangan ku selalu gatal untuk membuat kepala mereka seperti ondel-ondel.&lt;br /&gt;Untuk tiga orang tak butuh waktu yang lama melumat-lumat mereka. bahkan tiga orang anak-anak Geng Timur itu tidak sempat kabur. Entah mati entah pingsan yang jelas ada yang patah tulang punggung dan tulang lehernya. &lt;br /&gt;Setelah puas, kualihkan pandangan ke wanita tadi. tampaknya ia mau berterima kasih. peduli amat! tak perlu kuperlihatkan diriki seperti seorang hero. karena aku memang bukan hero, tapi penjahat. Helm ku pun rasanya tak perlu ku buka karena waktu itu kurasa ia tak perlu tahu wajahku. pendapat yang sekarang kusadari adalah pendapat terbodoh yang pernah kulakukan. Andai saja waktu itu sempat kenalan, trus jalan-jalan.&lt;br /&gt;Setelah kejadian itu, entah mengapa wajah wanita berkain panjang itu terus melekat di otak ku. wajahnya begitu jernih. berlebihan mungkin jika kukatakan kalau wajahnya memancarrkan cahaya. tapi begitulah kenyataannya. sekali melihat wajahnya membuatku tersihir. hingga pada puncaknya aku mencari wanita itu. kembali kutelusuri sendiri. dan akhirnya dapat! sampailah aku disini. dirumah tua reot. tapi lebih mendingan daripada aku tinggal dirumah lama yang lumayan bagus, tapi hatiku tersiksa (afwan lagi proses pembuatan..)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-4779758387217084220?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4779758387217084220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/4779758387217084220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/embun-pagi-hongkong.html' title='Bersama Embun Pagi'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_wIB0BS-I/AAAAAAAAAEw/KZgV_M2h-mk/s72-c/images4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-2525710617265508353</id><published>2009-09-27T15:00:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T18:43:23.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Sebungkus Rendang Kasih Sayang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_hJubgKqI/AAAAAAAAAEo/CumVlIH5Ukc/s1600-h/images3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 102px; height: 137px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_hJubgKqI/AAAAAAAAAEo/CumVlIH5Ukc/s400/images3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386271236556860066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Malam sudah semakin larut. musim dingin terasa menggigitku sampai ketulang sumsum. berkas - berkas embun dari hujan tadi sore masih menempel di jendela kamarku. Kulirik jam dinding. Oh, sudah pukul dua malam. &lt;br /&gt;“Prang …! “ terkengar suara bantingan kaca. “ Pergi kau ! Pergi …!” keras sekali.&lt;br /&gt;“ Astaghfirullah… “ hampir habis darahku. Kaget sekali…Segera kuterjang selimutku dan berlari menuju sumber suara tadi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“ Ada apa bang ?” Husni tergopoh – gopoh dari kamarnya menghampiriku. &lt;br /&gt;“ Ali …!” kukejar langkahku menuju kamar Ali.&lt;br /&gt;“ Astaghfirullah …” terlihat Ali tengah kejang – kejang terkapar di lantai kamarnya seperti ayam yang baru digorok lehernya. Seisi kamarnya berantakan.&lt;br /&gt;“ Husni ! cepat ambil habbah sauda dikamar abang!” seruku setengah berteriak.&lt;br /&gt;Langsung kupegang Ali sebisaku. Sebelum seisi kamarnya menjadi lebih hancur. Kulantunkan ayat kursi dengan suara keras ketelinganya. Ali masih saja mengelinjang dan menceracau. Tenaganya kuat sekali. Kubelitkan tanganku ke lehernya untuk mengunci geraknya.&lt;br /&gt;Husni segera datang membawa minyak habbah sauda lalu menggosokkannya ke dada Ali. Ayat – ayat Alquran tetap kulantunkan dengan keras namun tenang. Perlahan Ali mulai tenang kembali.&lt;br /&gt;“ Bagaimana ini bang ?” Husni melemparkan tatapan hampanya padaku. Kuhirup nafas panjang. Kusibakkan rambut Ali yang penuh keringat. Oh adikku, sabarlah dengan ujian Allah ini.&lt;br /&gt;Sebenarnya Ali bukanlah sanak familiku. Ali adalah adik kelasku yang mengikuti langkahku untuk meneruskan studi di bumi kinanah ini. Sejak dari Aliah kami memang sudah akrab. Sekarang, ia sudah seperti adikku sendiri. Begitu juga dengan Ali. Dari kecilnya dia sudah yatim piatu. Menjelang ia menamatkan aliahnya, ia kembali dihadapkan pada kenyataan pahit. Nenek yang dari kecil merawatnya sepeninggal orang tuanya-pun dipanggil Allah Ta’ala. Waktu itu, dengan isak tangis ia memelukku“ Bang… aku tidak punya siapa – siapa lagi selain antum bang “ bisiknya. Akhirnya kubawalah dia kesini. Ke bumi Mesir ini.&lt;br /&gt;Namun ujian Allah bertubi – tubi datang padanya. Sudah seminggu ini ia kerasukan jin. Ia seperti orang gila. Badannya yang sudah kurus jadi semakin kurus. Kami mengobatinya dengan ruqyah syar’iyyah. Walau terapi ini butuh waktu lama, aku tetap optimis sampai hari ini. Wallahi, Aku tidak rela adikku dijamah oleh dukun.&lt;br /&gt;“ Bang … Bangaimana bang ?“ Husni membuyarkan lamunan ku. “ Oh, afwan dik. Bagaimana kalau besok abang ke Kairo. Kalau Bang Zulfa ada waktu, kita bawa dia kesini. Biar Ali diruqiah lagi oleh beliau lagi, gimana ?”&lt;br /&gt;“ Kalau masalah ruqyah memang Bang Zulfa ahlinya, bang. Tapi apa tidak kejauhan bang ? gimana kalau yang di Tafahna ini aja. Bang Abdullah gimana? lagian ana tahu persis abang kan sekarang lagi muflisy ”&lt;br /&gt;“ Justru itu dik, abang rencananya mau minjam – minjam juga sama kawan – kawan di Kairo “ jelasku.&lt;br /&gt;Terdengar lantunan ayat Alquran dari corong – corong menara masjid. “ Ayo Husni, bentar lagi mau subuh “.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Kubuka jendela kamarku. Sejenak kunikmati sinar matahari pagi. Kuhirup udara dingin bercampur embun. &lt;br /&gt;“ Bang, sarapan yuk “ terlihat husni tengah menghidangkan ful kompilasi-nya. Beberapa lembar isy masih menggepulkan asap menandakan ia masih hangat.&lt;br /&gt;Kututup kembali jendelaku dan langsung menuju kamar Ali. kulihat Ali duduk mematung menghadap ke jendela. “ Ali, yuk sarapan dulu dik…” kubimbing Ali keruang makan. &lt;br /&gt;Kusuapkan satu potong isy bercampur ful. “ Yuk dik, buka mulutnya. Ini enak lho…”&lt;br /&gt;Ali membuka mulutnya kemudian melahap suapanku pelan. &lt;br /&gt;Sudah dua Minggu Ali seperti ini. Tidak pernah bicara. Lebih suka menyendiri. Kalau ditanya jawabnya hanya mengangguk atau menggeleng. Hatiku meringis.&lt;br /&gt;Kupotongkan satu isy lagi. “ Ali, buka mulutnya lagi  dik…”&lt;br /&gt;Kali ini Ali bungkam. Ia menatapku. Husni segera menjauhkan makanan kalau – kalau Ali kambuh lagi.&lt;br /&gt;"Bang, ana kepengen makan rendang “ ujar Ali datar.&lt;br /&gt;Aku dan Husni saling menatap. Ini kali pertama Ali mengajak bicara setelah seminggu ini. “ Mau makan apa dik ?” tanyaku tak percaya.&lt;br /&gt;“ Abang ngak bosan makan isy terus ? kita buat rendang yuk bang “ sambung Ali.&lt;br /&gt;Aku dan Husni saling menatap kemudian tertawa lega. Bukan main senangnya hati kami“.&lt;br /&gt;“ Dik, Alhamdulillah kamu sudah sembuh. Abang jadi lega. Oke, nanti abang belikan rendang “ ujarku bersemangat sambil menurut – urut bahunya. Ali menyambutnya dengan senyum. Oh Ali indah sekali senyummu.&lt;br /&gt;Tiba – tiba pintu di ketuk keras. “ Andunisi iftahil bab !” &lt;br /&gt;Segera kubukaan pintu. “ Oh, Baba tafaddhal …” ternyata tuan rumah kami. Tampaknya Baba kali ini kurang bersahabat.&lt;br /&gt;“ Fi eh ya ‘am? Fi eh… ! billel fi eh ?” baba membentakku.&lt;br /&gt;“ Ma’lesy ya Baba, kan ‘Ali maridh Kaman “ ujarku.&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu aku sudah memahamkan Baba kalau Ali kerasukan jin. Tapi baba sulit menerimanya. Ia dan keluarga sangat terganggu. Terutama dengan kebisingan malam tadi. Terlebih ia tinggal tepat dibawah syaqah kami. &lt;br /&gt;“ Muhammad ! ana misy ‘aizin tani kida” Baba kembali membentakku. Kuanggukkan kepalaku “ masyi “.&lt;br /&gt;“ Wa ugroh bet fen ?” Tanya Baba selanjutnya dengan suara tak kalah kerasnya. “ Ma’lesy ya Baba, dil wakti mafisy ‘andina fulus, ba’da bukra agiblak insya Allah “&lt;br /&gt;” Kullu yaum ma’lesy !”  Baba berlalu sambil mengulang kata – katanya.&lt;br /&gt;Kulihat Ali sangat ketakutan. Duduk sambil memeluk lututnya. Kembali kutenangkan Ali seraya menggosok – gosok punggungnya. “ tenanglah dik “. Ia rebahkan kepalanya kebahuku.&lt;br /&gt;“ Husni abang pergi sekarang ya. Kasihan Baba besok sudah masuk bulan baru sementara bulan ini kita belum bayar sewa rumah ” ujarku sambil memasang jaket dan kubelitkan syal di leherku.&lt;br /&gt;” Oh ya,  Husni, abang pinjam uang antum lima pound dulu ya “.&lt;br /&gt;Husni tersenyum tipis sambil merongoh sakunya. Kulirik Ali.” Bang Mat, jangan lupa beli rendang nya ya …” ujar Ali penuh harap.&lt;br /&gt;“ Insya Allah, dik “ balasku kemudian kuucapkan salam dan melangkah membelah dingin.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“ Allahu Akbar… Allahu Akbar… “ bersahut sahutan terdengar suara azan dari menara ke menara. Kubelokkan langkah menuju Masjid Faruq di pertigaan Mutsallast. Alhamdulillah dikantongku sekarang ada seratus empat puluh pound. Sejumlah uang yang kudapat dari delapan orang peminjam. Juga usaha kerasku selama dua hari. Kusisihkan seratus dua puluh untuk biaya sewa rumah. Kumudian sepuluh pound untuk membeli rendang buat Ali. Sepuluh Pound lagi buat ongkos ku dan Bang Zulfa ke Tafahna. Selesai berwudlu kuperhatikan jama’ah masjid satu persatu. Alhamdulillah, kuliahat Bang Zulfa sedang shalat sunat. &lt;br /&gt;Sehabis shalat dengan zikir sekadarnya, segera kusapa Bang Zulfa. Kemudian kuutarakan maksutku hendak mengjak beliau ke rumahku untuk mengobati Ali. Alhamdulillah Beliau setuju.&lt;br /&gt;“ Kita berangkat Habis Isya aja yang bang, naik Qitor malam “ ajakku.&lt;br /&gt;“ Duh, apa nanti kita ngak beku. Sekarangkan puncak musim dingin, Mat ?” balas Bang Zulfa.&lt;br /&gt;“ Soalnya kalau naik mobil takut ada pemeriksaan. Iqomah abang kan udah habis …” balasku mencari – cari alasan. Padahal tujuanku sebenarnya karena biaya naik kereta api kebih murah dibanding naik mobil.&lt;br /&gt;Bang Zulfa tersenyum. Seolah beliau faham isi hatiku.” Baiklah. Habis Shalat Isya disini, kita berangkat ‘ala tul ya ”&lt;br /&gt;Kuanggukkan kepalaku. Kemudian kusungkurkan kepalaku sujud syukur. Ya Allah, Lakalhamdu wa lakasy Syukru. Terima kasih Ya Allah telah Engkau sampaikan maksutku.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Kutapaki langkah di kawasan Suk Sayarot. Alhamdulillah sebungkus rendang untuk Ali ada ditanganku. Rendang special buatan Rumah Makan Singgalang di Bawabah Tsalisah. Terbayang olehku wajah Ali yang sedang menikmati rendang pembelianku. Semoga ini bisa membantu kesembuhannya.&lt;br /&gt;Sebentar lagi Azan Isya. Aku harus cepat – cepat ke Masjid Faruq di Mutsallast. Aku tidak ingin Bang Zulfa yang menungguku.&lt;br /&gt;“ Walak ! ta’al inta !” tiga orang Mesir menghadangku. Duh bagaimana ini ? Kupercepat langkahku. &lt;br /&gt;Tiba – tiba dua orang Mesir menodongkan pisau dari belakang. Ya Allah aku diserang oleh lima orang. Mereka melipat tananku ke belakang. Salah satunya mengorok sakuku. Kucoba untuk berontak tapi sebuah pisau terselip di leherku.&lt;br /&gt;“ Mereka tersenyum melihat uang seratus tigapuluh pound berhasil diambil dari dompetku.&lt;br /&gt;Kucoba untuk membujuk dan memelas agar mereka tidak mengambil semua uangku. Masing masing mereka kutatap dengan tatapan memelas. Tapi malah satu pukulan keras mendarat diwajah ku. “ Uskut inta… !”&lt;br /&gt;“ Eh da ?”  seorang Mesir mengambil bungkusan rendangku. Lalu menumpahkannya ketanah dan menginjaknya. Spontan saja, emosiku langsung meledak. Kuayunkan tinju sekuat – kuatnya kemuka orang Mesir itu. Sampai ia tersungkur. Terus kupukuli sampai satu tusukan belati menembus dadaku. Aku terkapar. Mereka menusukku dari belakang. &lt;br /&gt;Lima orang Mesir itu langsung kabur. Ya Allah, sakitnya. Aku terus berusaha untuk bernafas walau tersendak – sendak. Kulihat darahku menggenang dan bercampur dengan ceceran rendang yang baru kubeli. &lt;br /&gt;Kutengadahkan kepala kelangit. Dari kepulan awan – awan seakan - akan kulihat wajah Ali. “ Ali, maafkan abang tidak bisa memberikan permintaanmu. Terlalu banyak orang yang engkau sanyangi meninggalkanmu “.&lt;br /&gt;Dari kejauhan kudengar suara iqamat. Ya Allah jangan Engkau matikan aku sebelum kutunaikan kewajiban Isya ku. Kulakukan shalat Isya sebisanya. Allahu Akbar !&lt;br /&gt;Tafahna, 7 Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-2525710617265508353?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2525710617265508353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2525710617265508353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/sebungkus-rendang-kasih-sayang.html' title='Sebungkus Rendang Kasih Sayang'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_hJubgKqI/AAAAAAAAAEo/CumVlIH5Ukc/s72-c/images3.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-1773006540593446646</id><published>2009-09-27T14:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T18:29:20.727-07:00</updated><title type='text'>Belajarlah dari Khadijah RA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_X05eJRjI/AAAAAAAAAEY/I8o1wcROTeI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 90px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_X05eJRjI/AAAAAAAAAEY/I8o1wcROTeI/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386260983138829874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;''ALLAH tidak menganugerahkan kepadaku seorang istri sebagai pengganti yang lebih baik daripada Khadijah ra. Dia beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari kenabianku; dia membenarkanku ketika orang-orang mendustakan diriku; dia membantuku dengan harta kekayaannya ketika orang lain tidak mau memberiku, dan dari rahimnya Allah menganugerahkan anak-anak bagiku, bukan dari perempuan lain.'' &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Demikian terjemahan dari Sabda Rasulullah Muhammad SAW yang seringkali didengar oleh para sahabat beliau, termasuk oleh istri beliau sesudahnya, Aisyah, sehingga dia sangat cemburu kepada Khadijah sekalipun sudah almarhum. &lt;br /&gt;Khadijah adalah seorang istri yang penuh dengan sifat keibuan, mampu menjadi pelipur lara di saat sang suami (waktu itu belum menjadi nabi) mengalami kehausan kasih sayang karena sejak kecil sudah yatim-piatu. Beliau istri yang penyabar dan penuh perhatian, sekalipun suami (Muhammad) suka pergi untuk ber- tahannuts (menyendiri dan merenung) di gua-gua di luar Kota Makkah. Beliau sebagai penyejuk dan penenang jiwa, termasuk saat suaminya pulang ke rumah di pagi buta dalam keadaan ketakutan. Tubuhnya gemetar, dengan wajah yang pucat pasi dan terbata-bata menceriterakan kejadian dahsyat yang baru saja dialami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Gua Hira malam itu, Muhammad didatangi seseorang yang belum pernah dikenalnya, yang ternyata malaikat Jibril. Melalui Jibril, beliau menerima lima ayat dari surat Al-'Alaq, yang terjemahnya: ''Bacalah (hai Muhammad) dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari sesuatu yang menggantung. Bacalah, dan Tuhanmu yang Paling Mulia yang telah mengajari dengan pena. Mengajari manusia, apa saja yang tidak diketahuinya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan dan kegelisahan suami seketika lenyap di saat Khadijah merangkul dan mendekap ke dada beliau dengan sikap lembut dan dengan kata-kata yang menghibur, sehingga tenanglah hati Muhammad sampai tertidur di sampingnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat itulah, Khadijah diam-diam mengunjungi saudaranya yang bernama Waraqah bin Naufal, dan menceriterakan kejadian yang telah dialami suami, dan beliau memperoleh kepastian bahwa Muhammad telah dipilih oleh Allah menjadi Nabi! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa syukur bercampur kagum dan cinta, ingin sekali beliau menyampaikan perasaan itu secepatnya kepada suami. Maka di saat sang suami menyatakan bahwa dirinya diperintahkan untuk mengajak manusia menyembah hanya kepada Allah, dan ''siapakah kiranya orang yang mau kuajak?'', Khadijah segera menjawab dengan mantap penuh keyakinan: ''Aku yang menyambut ajakanmu wahai Muhammad! Ajaklah aku sebelum mengajak orang lain, aku mengaku Islam, membenarkan kerasulanmu dan mengimani Tuhanmu.'' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya sebagai mukmin-mukminah pertama, Khadijah juga merelakan seberapa pun harta bendanya dipergunakan untuk membiayai dakwah yang penuh hambatan. Beliau yang terkenal sebagai pengusaha ekspor-impor yang disegani kala itu, kaya raya, dan bangsawan, sama sekali tak keberatan ketika harus meninggalkan kemegahannya untuk hidup mengungsi ke Syi'ib Abu Thalib yang sangat sederhana, demi menyelamatkan agama barunya dari amukan kaum Quraisy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siksaan dan penindasan dari kafir (Quraisy) yang menabuh genderang perang, bertahun-tahun beliau alami bersama keluarga, namun ketabahan dan kesetiaan beliau kepada suami dan perjuangannya tetap mengagumkan setiap orang. Belum lagi lelabuh beliau dalam melahirkan dan mendidik enam putra-putri Rasulullah Muhammad SAW yang sangat dicintai, yakni: Qasim, Abdullah (keduanya meninggal di saat kecil), Zaynab, Ruqayyah, Ummu Kaltsum, dan Fathimah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperempat abad Khadijah membuktikan dirinya sebagai istri shalihah. Oleh karenanya secara jujur Rasulullah mengakui, keberadaannya tak pernah tergantikan! Jiwanya tetap hidup meski jasadnya telah wafat, bayangannya tetap menyertai sepanjang kehidupan Rasulullah. Hal itu terlihat, setiap beliau bercerita atau mendengar nama Khadijah disebut, wajah beliau langsung berbinar-binar bahagia. Cinta kasih beliau kepada Khadijah menjadikan beliau tak pernah menduakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keteladanan seorang ummul mukminin yang akan tetap abadi sepanjang sejarah hidup umat Islam di dunia. Seorang istri yang siap hidup bersama suami dalam suka dan dukanya, dalam sehat dan sakitnya, dalam penindasan dan pengagungannya. Istri yang siap menjadi bemper bagi perjuangan suci sang suami, tanpa rasa takut akan risiko besar yang harus dihadapinya. Istri yang senantiasa memiliki semangat untuk menyinkronkan setiap langkah positif suaminya (bukan hanya sebatas mendukung), sehingga upaya seiring-sejalan dalam mengarungi hidup lebih mudah dilakukan, sekalipun pada dasarnya memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat jelas. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-1773006540593446646?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/1773006540593446646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/1773006540593446646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/belajarlah-dari-khadijah-ra.html' title='Belajarlah dari Khadijah RA'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_X05eJRjI/AAAAAAAAAEY/I8o1wcROTeI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-6617984590931287441</id><published>2009-09-26T11:15:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T18:44:33.750-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontemplasi'/><title type='text'>Berburu Malam Lailatul Qadar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr5bi0BKazI/AAAAAAAAAEQ/ykl_G61Tkas/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr5bi0BKazI/AAAAAAAAAEQ/ykl_G61Tkas/s400/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385842858018892594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Demi Fajar! Dan malam yang sepuluh! Dan yang genap dan yang ganjil!” [89:1-3]&lt;br /&gt;Allah SWT telah memberkati Jumat sebagai hari yang terbaik dalam seminggu, Ramadan sebagai bulan terbaik dalam setahun, dan 10 hari terakhirnya sebagai hari-hari terbaik di bulan Ramadan. Serupa dengan hal itu Dia juga telah menyatakan sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah sebagai masa yang penuh dengan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk membedakannya, Allah SWT memanifestasikan kesucian rentang waktu “Sepuluh Malam” ini dalam Alquran. Menurut sejumlah ulama dalam Islam, ‘Sepuluh Malam’ merujuk pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan atau sepuluh hari pertama di bulan Muharam atau lima hari ganjil terakhir di bulan Ramadan, yang juga termasuk, Malam Kemuliaan, Kedua Malam Idulfitri dan Iduladha, Mi’raj, ‘Arafah, dan Malam Pertengahan (Nisfu) Syakban. Tetapi sebagian besar ulama itu percaya bahwa ’Sepuluh Malam’ itu merujuk pada 10 malam pertama di bulan Zulhijah. Alasannya karena haji dilaksanakan selama kurun waktu tersebut.&lt;br /&gt;Ditambah lagi dengan adanya hari ‘Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Zulhijah. Sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah adalah hari-hari yang terpenting dalam setahun. Dan hari ‘Arafah adalah hari yang terpenting di antara yang sepuluh itu. Oleh sebab itu ia merupakan hari terpenting dalam setahun. Allah SWT memberikan kemuliaan terbesar kepada hamba-Nya dengan jalan mengampuni mereka. Kebahagiaan di Akhirat sangat dipengaruhi oleh pencarian terhadap ampunan Allah SWT, hari ‘Arafah adalah hari pengampunan. Rasulullah SAW bersabda bahwa Muslim yang berpuasa di hari ‘Arafah akan diampuni dosa-dosanya sepanjang tahun.&lt;br /&gt;Selain itu masih ada lagi hari yang baik di bulan ini, yaitu Hari Raya Kurban atau Iduladha yang jatuh pada 10 Zulhijah. Ini adalah hari di mana Nabi Ibrahim AS diuji untuk mengorbankan putra yang paling dicintainya, Nabi Ismail AS sehingga setiap Muslim dianjurkan untuk memperingati peristiwa ini dan mengambil hikmahnya.&lt;br /&gt;Rasulullah SAW mengatakan bahwa sepuluh hari pertama ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, memohon, salat dan ibadah lainnya. Di laporkan dari Abu Hurayrah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari lain yang lebih disukai Allah SWT daripada 10 hari pertama di bulan Zulhijah.” Puasa di siang harinya adalah sama dengan puasa setahun penuh, dan ibadah di malam harinya setara dengan ibadah di malam Laylat al-Qadar. (Tirmidzi dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;‘Abd Allah ibn Mas’ud RA berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari lain dalam setahun di mana suatu perbuatan baik mempunyai nilai yang sangat tinggi dibandingkan dengan hari yang sepuluh (yakni 10 hari pertama di bulan Zulhijah).” Seseorang bertanya, “Bagaimana dengan berjihad di jalan Allah SWT?” Beliau menjawab, “Bahkan dibandingkan jihad di jalan Allah SWT.” Haytami berkata, “Tabarani meriwayatkan hal itu dalam al-Mu’jam al-Kabir dan semua perawi hadis dalam rantai transmisinya adalah perawi yang sahih.&lt;br /&gt;Juga diriwayatkan oleh Ibn Abbas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih disukai oleh Allah SWT selain di 10 hari pertama bulan Zulhijah. Jadi dalam periode ini perbanyaklah tasbih (Subhanallah), tahlil (Laa Ilaha Ilallah), tahmid (Alhamdulillah), dan takbir (Allahu Akbar).” (Tabarani)&lt;br /&gt;Hazrat Abu Qatadah al-Ansari RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa di hari ‘Arafah (9 Zulhijah). Beliau bersabda, “Puasa itu bisa menebus dosa-dosa kecil di tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang.” (Muslim) Puasa ini adalah Mustahab, tidak berdosa jika tidak melakukannya.&lt;br /&gt;Juga diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tetap terjaga dan melakukan ibadah di malam Idulfitri dan Iduladha, hatinya tidak akan mati ketika hati orang-orang yang lain mati.” (Targhiib)&lt;br /&gt;Hazrat Muadz bin Jabal RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jannah (surga) adalah wajib bagi siapa yang tetap terjaga dengan niat beribadah pada malam 8, 9, dan 10 Zulhijah, malam Idulfitri dan malam Nisfu Syakban.” (Targhiib)&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda, “Siapapun yang berpuasa pada tanggal 1 Zulhijah seolah-olah ia ikut dalam Jihad di jalan Allah SWT selama 2.000 tahun tanpa istirahat sedikit pun. Bagi yang berpuasa di hari kedua seolah-olah ia telah beribadah kepada Allah SWT selama 2.000 tahun dan puasa di hari ketiga seolah-olah ia telah memerdekakan 3.000 budak di masa Nabi Ismail AS. Untuk puasa di hari keempat ia menerima ganjaran sama dengan 400 tahun ibadah. Untuk hari kelima ganjarannya setara dengan memberikan pakaian kepada 5.000 orang yang telanjang, puasa di hari ke-6 setara dengan ganjaran bagi 6.000 syuhada dan puasa di hari ketujuh, semua pintu di ketujuh neraka menjadi haram baginya dan untuk puasa di hari kedelapan, seluruh pintu surga akan dibuka baginya.” Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa puasa pada hari pertama Zulhijah bagaikan telah mengkhatamkan Alquran sebanyak 36.000 kali. Catatan: puasa-puasa tersebut adalah Mustahab, tidak ada keharusan untuk melakukannya. Selain itu kita juga dilarang berpuasa pada hari Tasyrik (hari ke-11, 12, dan 13 bulan Zulhijah) sebagaimana Aisyah RA dan IbnuUmar RA meriwayatkan bahwa tidak seorang pun diperbolehkan berpuasa pada hari Tasyrik, kecuali mereka yang tidak mampu berkurban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-6617984590931287441?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6617984590931287441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/6617984590931287441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/berburu-malam-lailatul-qadar.html' title='Berburu Malam Lailatul Qadar'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr5bi0BKazI/AAAAAAAAAEQ/ykl_G61Tkas/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-718457623206348009</id><published>2009-09-25T15:36:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T18:43:23.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Kado Terakhir buatmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_f98XwmoI/AAAAAAAAAEg/md_Q2mxXXJE/s1600-h/images2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 97px; height: 127px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_f98XwmoI/AAAAAAAAAEg/md_Q2mxXXJE/s400/images2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386269934629198466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sinar mentari pagi mengintip dari celah – celah jendela iqbal. Sementara itu, penghuni kamar masih hanyut dengan lantunan muratalnya. Lidahnya menari – nari mengikuti makhraj dan tajwid. Fokus matanya tak lepas dari sebuah mushaf kecil yang amat lusuh. Sejelak, sudut mata iqbal mengintip jam tangannya. Kemudian, tak berapa lama diciumnya mushaf kecil itu penuh ta'dzim.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Iqbal berjalan menghampri jendela kamar, kemudian perlahan membukanya. Pagi yang indah. Dihirupnya nafas dalam – dalam. Musim dingin telah berakhir. Udara pagi tidak lagi membekukan pori-pori. Iqbal kembali menghirup nafas panjang. Segar sekali, mengalir sampai ke relung-relung jiwa. Oh, tak ada yang lebih indah dari musim semi.  &lt;br /&gt;Tak jauh dari tempat iqbal berdiri, hal yang sama juga terjadi. Perlahan jendela sebuah kamar dari imarah di tingkat empat itu terbuka. Tepat di depan iqbal. Seorang banat Mesir.&lt;br /&gt;Iqbal segera ghadul bashar dan menjauhkan diri dari jendelanya. Tiba –tiba saja ia jadi tidak berselera untuk berlama-lama menikmati pagi. &lt;br /&gt;“Si bidadari pagi kembali terbit dari ufuk timur” keluhnya setengah berteriak.&lt;br /&gt;Tak seperti pagi biasanya, kali ini Iqbal bingung. Ia berfikir sejenak akan apa yang baru dilihatnya barusan. Tentang Si Bidadari yang setiap pagi dilihatnya. Sekalipun sudah dari tiga bulan yang lalu si Bidadari itu muncul, sekalipun Iqbal belum pernah bicara dengannya. Bahkan, namanya saja Iqbal tidak tahu. Dan mungkin tidak akan pernah tahu. Bagi Iqbal cukuplah ia menjulukinya dengan sebutan Bidadari pagi, tak lebih dari itu.  Iqbal mulai melamun hingga ia disadarkan oleh kata – katanya sendiri “iqbal... iqbal ! sadar woi... ente ngak mungkin bisa jadian sama orang Mesir ! mang nya stok Andunisiyin sudah habis apa ?! “ &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“ Halo... ya, ini lagi di Mith Ghamr, ya insya Allah abis ini langsung pulang kok. Tunggu aja dirumah ya...” Iqbal masih sibuk dengan telpon selulernya. Andi, teman Iqbal masih bengong dengan bahan belanjaannya. “ Ya, sampai nanti ya... Wa’alaikumussalam “ Iqbal menutup handphone lipatnya.&lt;br /&gt;“ Ndi, ana pulang duluan ya, Anak – anak kaya’ nya lagi butuh ana nih untuk mendekor” Iqbal menepuk pundak Andi. &lt;br /&gt;“ Ya... telat dikit ngak pa – pa kali. Kan acaranya besok abis Ashar. Mendekor mulai nanti malam juga bakalan sempat kok.. “ Andi mulai kecewa.&lt;br /&gt;“ Ya sih, Cuma ngak enak aja sama anak – anak. Sekarang mereka mungkin lagi pada nungguin ane. Ente ngak pa – pa kan belanja sendiri ?“ Iqbal memelas.&lt;br /&gt;“ Ya udah lah. Tau nya gini, ana pasti nolak jadi seksi konsumsi” Andi kecewa. Ia menyodorkan dua kantong belanjaan ke Iqbal.&lt;br /&gt;Iqbal segera meninggalkan Andi yang masih bengong. Ia menenteng Beberapa bahan masakan untuk acara kajian DPD besok. Ia harus segera pulang membantu teman –temannya mendekorasi backround. Supaya acara besok jadi lebih semarak.&lt;br /&gt;Iqbal masuk kesebuah angkot chevrolet tujuan Tafahna. Ia masih sibuk dengan bahan belanjaannya yang lumayan banyak. Maklumlah, Angkot Chevrolet bangkunya memanjang kebelakang. Jadi lumayan susah mengangkat barang. Yang datang awal biasanya duduk dibangku paling dekat ke pintu. Tapi karena Iqbal paling akhir, harus duduk paling ujung. Ia kewalahan mengangkat barang melewati ibu – ibu berbadan raksasa. Hingga akhirnya Iqbal sadar siapa yang duduk persis didepannya. Bidadari pagi !&lt;br /&gt;Angkot mulai berjalan. Sebisa mungkin Iqbal tidak melihat ke wanita Mesir yang ada didepannya. Apalagi kalau sampai ngobrol. Apa nanti kata penumpang yang lain. Apalagi disudut dekat pintu duduk seorang berpenampilan syaikh dengan jenggot panjang. Iqbal sering melihat beliau waktu talaqi dulu di Masjid Tauhid Mith Ghamr.&lt;br /&gt;Mobil civrolet yang ditumpangi Iqbal sudah sampai di Dindidh. Beberapa orang penumpang sudah turun. Termasuk bapak setengah baya berjenggot panjang tadi. Iqbal jadi semakin gelisah. Sekarang didalam angkot tinggal Iqbal, dua orang banat Mesir yang duduk dekat pintu dan seorang bapak tua yang terkantuk – kantuk di tempat duduk paling ujung. Iqbal memilih pura – pura tidur berdua dengan sibapak tua. Nanti kalo hampir sampai di Tafahna ia segera bangun.&lt;br /&gt;“ Wua dah agnabi bi sakin gambuki... ?” &lt;br /&gt;“ Sstt.. aiwa ana ‘arif”&lt;br /&gt;Iqbal mengangkat sedikit kepalanya. Melihat dua orang banat Mesir yang sedang berbisik – bisik. Iqbal merongoh sakunya. Handphone-nya bergetar. “Halo, ya ini bentar lagi juga nyampe, ana dah sampai Dindith...”&lt;br /&gt;Begitu Iqbal selesai menutup telponnya, “Sstt ...“ terdengar suara sapaan dari dua banat tadi. &lt;br /&gt;“ inta agnabi bi sakin andi ustadz Zakariya, shah ? “&lt;br /&gt;“ Fakkirni ? ana bi sakin gambuku ‘ala tuul “&lt;br /&gt;Iqbal kikuk. Si Bidadari pagi mulai melontarkan pertanyaan yang sebenarnya dari tadi ia khawatirkan. Iqbal menoleh sekilas, kemudian mengangguk.&lt;br /&gt;“ Ana ismi Zahra. Inta ?” &lt;br /&gt;Iqbal semakin kikuk. Tiga tahun ia di Mesir dan ini kali pertamanya ia berbicara dengan banat Mesir. Waktu di indonesia ia juga jarang berkomunikasi dengan makhluk yang namanya wanita. Apalagi ‘pacaran’ yang tidak pernah singgah dalam hidupnya.&lt;br /&gt;Keringat dingin Iqbal mulai keluar. “ Muhammad” jawab Iqbal singkat. Dilanjutkan dengan senyum tipis.&lt;br /&gt;Tak terasa Chevrolet tua sudah sampai di Tafahna dan perlahan – lahan mulai berhenti. Bidadari pagi yang ternyata bernama Zahra itu kembali menoleh kearah Iqbal. Iqbal yang kebetulan melihat kearahnya segera memasang senyum sembari memberi isyarat mempersilahkan mereka berdua untuk turun duluan. Iqbal sengaja berlambat – lambat waktu membayar ongkos angkot menunggu sampai dua banat itu benar – benar sudah jauh ditelan keramaian Mahasiswa – mahasiswi yang baru pulang kuliah.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Iqbal merebahkan diri diranjang kecilnya. Sejak dari tadi bibirnya tersenyum. “Ternyata namanya Zahra” berkali – kali ia mengulang kata – kata itu dalam hati. Iqbal menasehati dirinya sendiri “Sudahlah Iqbal ! ini sudah lebih dari cukup ! Buat apa berharap pada sesuatu yang kita sendiri tidak ingin itu terjadi. Apakah ente sanggup nikah sama orang Mesir ? ngak kan ?! Abi sama Umi juga ngak bakal ngijinin. Jadi untuk apa berharap yang bukan – bukan ?“. Entahlah... Bidadari Pagi. Hanya untuk mengetahui namanya saja, Ia bahkan tidak berani bercita – cita.&lt;br /&gt;“ Iqbal, dah selesai masternya ? biar kita gunting nih ?” seorang sahabat Iqbal nyelonong langsung kekamarnya dan membuyarkan semua lamunannya.&lt;br /&gt;“ Oh iya, tinggal di print kok “ Iqbal segera bangun.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sejak kejadian di Chevrolet tua itu, entah mengapa Iqbal jadi sering cilingak – cilinguk ke jendela. Ia pun heran dengan tingkah lakunya yang rada – rada eneh.  Ia jadi betah dikamar dan sering senyum – senyum sendiri. Si Bidadari pagi juga berubah sikap. Yang dulunya cuek, sekarang jadi ramah senyum. Kalau dulu, begitu beradu pandang dengan Iqbal, mereka berdua saling ghadul bashar, cepat – cepat mengalihkan pandangan kearah  lain, sekarang jika beradu pandang, mereka saling tersenyum. Senyum tipis walaupun hanya sebentar. Setelah itu keduanya menjauh dari jendela dan sibuk dengan fikiran masing – masing. Berbulan – bulan itu terjadi tanpa ada kata – kata yang bisa terucap.&lt;br /&gt;Tak terasa, Musim panas pun menjelang. Ujian term II juga tinggal seminggu lagi. Bagi Iqbal, tempat bidadari paginya hanya diwaktu pagi hari. Tidak sampai siang, sore, apalagi malam. Ia sekarang harus lebih fokus dengan muqorror nya.&lt;br /&gt;Iqbal kembali membuka maddah Qodhoya Fikh tingkat tiganya. Ia kembali mengulang – ulang Pembahasan seputar asuransi dalam islam. Berkali – kali ia menghela nafas panjang karena banyak mufradat yang tidak diketahuinya. Yang bisa ia lakukan hanya menebak – nebak, dengan alasan kamusnya dipinjam teman..&lt;br /&gt;“ Braak...!” Iqbal terkejut. Pintu jendelanya ditampar angin. Angin musim panas yang kencang selalu saja membuat jendelanya terhempas – hempas. Seketika itu juga hafalan yang baru saja dipelajarinya terbang entah kemana.&lt;br /&gt;Iqbal mulai jengkel dan geram. Segera ia membuka jendelanya dengan kasar. Dengan setengah mengomel ia membuka paksa daun jendela kamarnya itu. “Ops..” langkah kasarnya tiba- tiba saja terhenti dan lenyap. Seorang Bidadari dengan wajah bak pualam melihat kepadanya. Sekilas ia melihat ke Bidadari itu. Ia membaca tatapan bidadari itu. Seakan – akan ia mengerti kemarahan Iqbal dan dan seakan – akan berkata “ fi eh ? sallu ‘alan nabiy...”&lt;br /&gt;Iqbal mengambil pensil nya untuk menyanggah sudut jendela nya agar tidak dihempas angin lagi. Ia tidak ingin berlama – lama diperhatikan banat Mesir itu. Sepertinya pensil Iqbal terlalu kecil untuk jadi sumbatnya dan akhirnya malah jadi jatuh kebawah. Bidadari itu tertawa kecil. Iqbal jadi semakin kikuk. Ia mencari – cari sebuah sumbat jendela yang lebih besar dari pensil sedikit.&lt;br /&gt;“Sstt...” terdengar panggilan dari arah Banat Mesir itu. “ Garrib dah !” terlihat Si Bidadari sedang berbicara kepadanya. Ditangannya terlihat sebuah jepitan jemuran. “Cerdas !” kata Iqbal dalam hati. Sepertinya Jepitan jemuran itu lebih cocok untuk sumbat jendelanya. Iqbal mengangguk.&lt;br /&gt;Bidadari itu melemparkan jepitan jemuran itu ke jendelanya. Namun tenaganya terlalu lemah. Sehingga berkali – kali ia mencoba melempar namun tidak sampai. Setiap kali lemparannya gagal, ia tertawa. Mungkin ia mentertawakan kelemahannya sendiri. Iqbal juga tertawa. &lt;br /&gt;Tertanya tuan rumah Iqbal Ustadz zakariya berada dibawah dan menatap Iqbal tajam. Aduh... Iqbal segera memberi isyarat kepada Banat Mesir itu “ Kifayah...  Baz... khalas...ya Zahra”. Iqbal panik.&lt;br /&gt;Zahra segera menyadari kalau mereka berdua sedang diperhatikan. Ia segera masuk ke kamarnya. Iqbal yang serba salah mengangkat tangan penuh hormat seraya tersenyum tipis kepada tuan rumahnya.&lt;br /&gt;“Aduh... bodohnya ana. Bisa – bisa nanti kena marah sama Ustadz Zakariya” batin Iqbal. Terlintas dalam fikirannya kalau – kalau karena kejadian ini ia diusir dari rumahnya. Atau tersebar opini kalau orang indonesia di Tafahna sudah mulai mengganggu banat Mesir. Jelas ini bakal merusak citra tulabah indonesia.&lt;br /&gt;Sampai malam tiba Iqbal tidak berani keluar rumah. Bahkan untuk shalat ke Masjid sekalipun. Ia khawatir bertemu dengan Ustadz Zakariya tuan rumahnya. Walaupun mungkin tidak akan dimarahi, Cuma ia segan saja. Karena selama ini Iqbal terkenal berakhlak baik dan santun kepada Ustadz Zakariya dan keluarganya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pagi yang cerah. Iqbal sengaja pagi itu berlama – lama di depan jendelanya. Mushaf kecilnya belum lepas dari genggaman tangannya. Ditatapnya sebuah jendela tepat didepan jendela kamarnya. Sepertinya Bidadari paginya masih dialam mimpi. Diliriknya jam dinding, pukul enam pagi.&lt;br /&gt;Waktu yang menurut pendapatnya paling tepat untuk melihat Bidadarinya adalah saat pagi – pagi begini. Karena setiap pagi selalu sepi. Mungkin tidak akan ketahuan Ustadz Zakariya karena ia hanya ingin melihat saja. Tidak lebih dari itu. Untuk mengobati kerinduannya setelah beberapa hari ini ia tidak lagi melihat Sang Bidadari setelah peristiwa lempar – lemparan jepitan jemuran itu.&lt;br /&gt;Tiba – tiba jendela yang dari tadi tak lepas dari perhatian Iqbal perlahan terbuka. Iqbal berisiap – siap memasang senyum seindah mungkin.  Munculah sesosok yang dinanti – nantikannya. Berwajah putih bersih. Tanpa sedikitpun dibumbui kosmetik. Sungguh kecantikan yang alami. Matanya masih sembab, mungkin baru bangun tidur. Tapi bagi Iqbal, ia tetap cantik.&lt;br /&gt;Wanita itu melirik Iqbal kemudian tersenyum manis. Iqbal terpesona. ia juga tersenyum. Sesaat kemudian Iqbal berbalik. “Sudah... cukup, Iqbal !” seru batinnya. &lt;br /&gt;“ Sstt... Istanna, Muhammad !” perlahan terdengar panggilan suara bidadarinya. Langkah Iqbal tertahan. Ia berbalik kembali melihat Bidadarinya.&lt;br /&gt;“ ‘andak mubail ?” suaranya setengah berbisik. Iqbal mengangguk. Hatinya mulai cemas.&lt;br /&gt;“ kam ?” lanjutnya sambil menggelengkan kepala.&lt;br /&gt;Iqbal  bingung. Bagaimana mungkin ia memberikan nomor handphone nya kepada wanita Mesir ini. “Untuk apa, Iqbal..? untuk apa lagi kalau bukan untuk pacaran... “ batinnya masih mengingatkan. Iqbal masih bimbang. Ia tatap bidadarinya sekali lagi. Sang bidadari kembali tersenyum manis. Hati iqbal luluh juga. karena senyuman Bidadarinya.&lt;br /&gt;“ zero sittasyar taltah arba’...” suara Iqbal masih ragu. Si Bidadari buru – buru mengeluarkan hanphone nya. Tersirat senyum puas diwajahnya. Iqbal tersenyum tipis.&lt;br /&gt;Zahra masih ingin berbicara dengan Iqbal. Terlihat ia ingin mengucapkan sesuatu. Namun dibawah imarah mereka lewat seorang bapak paruh baya. Ia mengeluarkan himar nya dari kandangnya. Zahra mengurungkan niatnya. Ia memberi isyarat dengan tangannya. Mengacungkan jempol dan kelingkingnya seperti orang menelpon, tersenyum kemudian meninggalkan jendela. Iqbal tersenyum. Apa mungkin banat yang menelpon banin ? apa dia seberani itu ? Iqbal heran sekaligus penasaran.&lt;br /&gt;Benar saja, tidak berapa lama kemudian, handphone Iqbal berdering. Jantung Iqbal berdegup kencang. Dijawab atau tidak? Batinnya mengingatkan “Iqbal ! Sadar Iqbal ! ini sudah nyata jeratan iblis. Buat apa ini semua ? apa manfaatnya jika ente jawab telpon ini ?”&lt;br /&gt;Namun ada juga bisikan lain “ Iqbal ! buat apa tadi ente ngasih nomor telpon kalau ternyata ente ngak mau mererima telponnya ?”&lt;br /&gt;“ tidak ada salahnya mencoba...”&lt;br /&gt;“ Hanya sebatas telpon kok. Cuma ngobrol biasa “&lt;br /&gt;Handphone Iqbal berdering lama. Dan akhirnya mati. Iqbal menarik nafas lega. Syukurlah... Tapi kalau dia menelpon lagi bagaimana? Iqbal semakin bingung.  Bagaimana nanti kalau handphone.. (duh afwan.. sedang dalam proses pembuatan)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-718457623206348009?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/718457623206348009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/718457623206348009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/cerita-sebuah-buku.html' title='Kado Terakhir buatmu'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr_f98XwmoI/AAAAAAAAAEg/md_Q2mxXXJE/s72-c/images2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6284584884433085649.post-2330701154685158386</id><published>2009-09-25T12:12:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T18:44:03.487-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisa'/><title type='text'>Menangkis Konspirasi Kepahlawanan Tuanku Imam Bonjol</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr0W30a7BZI/AAAAAAAAADM/UkmLF49u8zk/s1600-h/wall3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 90px; height: 126px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr0W30a7BZI/AAAAAAAAADM/UkmLF49u8zk/s400/wall3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385485877625161106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuanku Imam Bonjol (TIB) (1722-1864), yang diangkat sebagai pahlawan nasional berdasarkam SK Presiden RI Nomor 087/TK/Tahun 1973, 6 November 1973, adalah pemimpin utama Perang Paderi di Sumatera Barat (1803-1837) yang gigih melawan Belanda.&lt;br /&gt;Selama 62 tahun Indonesia merdeka, nama Tuanku Imam Bonjol hadir di ruang publik bangsa: sebagai nama jalan, nama stadion, nama universitas, bahkan di lembaran Rp 5.000 keluaran Bank Indonesia 6 November 2001.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun, baru-baru ini muncul petisi, menggugat gelar kepahlawanannya. TIB dituduh melanggar HAM karena pasukan Paderi menginvasi Tanah Batak (1816-1833) yang menewaskan “jutaan” orang di daerah itu (http://www.petitiononline. com/bonjol/petition.html).&lt;br /&gt;Kekejaman Paderi disorot dengan diterbitkannya buku MO Parlindungan, Pongkinangolngolan Sinamabela Gelar Tuanku Rao: Teror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak, 1816-1833 (2006) (Edisi pertama terbit 1964, yang telah dikritisi Hamka, 1974), kemudian menyusul karya Basyral Hamidy Harahap, Greget Tuanku Rao (2007).&lt;br /&gt;Kedua penulisnya, kebetulan dari Tanah Batak, menceritakan penderitaan nenek moyangnya dan orang Batak umumnya selama serangan tentara Paderi 1816-1833 di daerah Mandailing, Bakkara, dan sekitarnya (Tempo, Oktober 2007).&lt;br /&gt;Mitos kepahlawanan&lt;br /&gt;Munculnya koreksi terhadap wacana sejarah Indonesia belakangan ini mencuatkan kritisisme terhadap konsep pahlawan nasional. Kaum intelektual dan akademis, khususnya sejarawan, adalah pihak yang paling bertanggung jawab jika evaluasi wacana historis itu hanya mengakibatkan munculnya friksi di tingkat dasar yang berpotensi memecah belah bangsa ini.&lt;br /&gt;Ujung pena kaum akademis harus tajam, tetapi teks-teks hasil torehannya seyogianya tidak mengandung “hawa panas”. Itu sebabnya dalam tradisi akademis, kata-kata bernuansa subyektif dalam teks ilmiah harus disingkirkan si penulis.&lt;br /&gt;Setiap generasi berhak menafsirkan sejarah (bangsa)-nya sendiri. Namun, generasi baru bangsa ini—yang hidup dalam imaji globalisme—harus menyadari, negara-bangsa apa pun di dunia memerlukan mitos-mitos pengukuhan. Mitos pengukuhan itu tidak buruk. Ia adalah unsur penting yang di-ada-kan sebagai “perekat” bangsa. Sosok pahlawan nasional, seperti Pangeran Diponegoro, Sultan Hasanuddin, Sisingamangaraja XII, juga TIB, dan lainnya adalah bagian dari mitos pengukuhan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Jeffrey Hadler dalam “An History of Violence and Secular State in Indonesia: Tuanku Imam Bondjol and Uses of History” (akan terbit dalam Journal of Asian Studies, 2008) menunjukkan, kepahlawanan TIB telah dibentuk sejak awal kemerdekaan hingga zaman Orde Baru, setidaknya terkait tiga kepentingan.&lt;br /&gt;Pertama, menciptakan mitos tokoh hero yang gigih melawan Belanda sebagai bagian wacana historis pemersatu bangsa.&lt;br /&gt;Kedua, mengeliminasi wacana radikalisme Islam dalam upaya menciptakan negara-bangsa yang toleran terhadap keragaman agama dan budaya.&lt;br /&gt;Ketiga, “merangkul” kembali etnis Minang ke haribaan Indonesia yang telah mendapat stigma negatif dalam pandangan pusat akibat peristiwa PRRI.&lt;br /&gt;Kita tak yakin, sudah adakah biji zarah keindonesiaan di zaman perjuangan TIB dan tokoh lokal lain yang hidup sezaman dengannya, yang kini dikenal sebagai pahlawan nasional..Kita juga tahu pada zaman itu perbudakan adalah bagian sistem sosial dan beberapa kerajaan tradisional Nusantara melakukan ekspansi teritorial dengan menyerang beberapa kerajaan tetangga. Para pemimpin lokal berperang melawan Belanda karena didorong semangat kedaerahan, bahkan mungkin dilatarbelakangi keinginan untuk mempertahankan hegemoni sebagai penguasa yang mendapat saingan akibat kedatangan bangsa Barat. Namun, mereka akhirnya menjadi pahlawan nasional karena bangsa memerlukan mitos pemersatu.&lt;br /&gt;Bukan manusia sempurna&lt;br /&gt;Tak dapat dimungkiri, Perang Paderi meninggalkan kenangan heroik sekaligus traumatis dalam memori bangsa. Selama sekitar 20 tahun pertama perang itu (1803-1821) praktis yang berbunuhan adalah sesama orang Minangkabau dan Mandailing atau Batak umumnya.&lt;br /&gt;Campur tangan Belanda dalam perang itu ditandai dengan penyerangan Simawang dan Sulit Air oleh pasukan Kapten Goffinet dan Kapten Dienema awal April 1821 atas perintah Residen James du Puy di Padang. Kompeni melibatkan diri dalam perang itu karena “diundang” kaum Adat.&lt;br /&gt;Pada 21 Februari 1821 mereka resmi menyerahkan wilayah darek (pedalaman Minangkabau) kepada Kompeni dalam perjanjian yang diteken di Padang, sebagai kompensasi kepada Belanda yang bersedia membantu melawan kaum Paderi. Ikut “mengundang” sisa keluarga Dinasti Pagaruyung di bawah pimpinan Sultan Muningsyah yang selamat dari pembunuhan oleh pasukan Paderi yang dipimpin Tuanku Pasaman di Koto Tangah, dekat Batu Sangkar, pada 1815 (bukan 1803 seperti disebut Parlindungan, 2007:136-41).&lt;br /&gt;Namun, sejak awal 1833 perang berubah menjadi perang antara kaum Adat dan kaum Agama melawan Belanda. Memorie Tuanku Imam Bonjol (MTIB)— transliterasinya oleh Sjafnir Aboe Nain (Padang: PPIM, 2004), sebuah sumber pribumi yang penting tentang Perang Paderi yang cenderung diabaikan sejarawan selama ini—mencatat, bagaimana kedua pihak bahu-membahu melawan Belanda.&lt;br /&gt;Pihak-pihak yang semula bertentangan akhirnya bersatu melawan Belanda. Di ujung penyesalan muncul kesadaran, mengundang Belanda dalam konflik justru menyengsarakan masyarakat Minangkabau sendiri.&lt;br /&gt;Dalam MTIB, terefleksi rasa penyesalan TIB atas tindakan kaum Paderi atas sesama orang Minang dan Mandailing. TIB sadar, perjuangannya sudah melenceng dari ajaran agama. “Adapun hukum Kitabullah banyaklah yang terlampau dek oleh kita. Bagaimana pikiran kita?” (Adapun banyak hukum Kitabullah yang sudah terlangkahi oleh kita. Bagaimana pikiran kalian?), tulis TIB dalam MTIB (hal 39).&lt;br /&gt;Penyesalan dan perjuangan heroik TIB bersama pengikutnya melawan Belanda yang mengepung Bonjol dari segala jurusan selama sekitar enam bulan (16 Maret-17 Agustus 1837)—seperti rinci dilaporkan De Salis dalam Het einde Padri Oorlog: Het beleg en de vermeestering van Bondjol 1834-1837: Een bronnenpublicatie [Akhir Perang Paderi: Pengepungan dan Perampasan Bonjol 1834-1837; Sebuah Publikasi Sumber] (2004): 59-183—mungkin dapat dijadikan pertimbangan untuk memberi maaf bagi kesalahan dan kekhilafan yang telah diperbuat TIB.&lt;br /&gt;Kini bangsa inilah yang harus menentukan, apakah TIB akan tetap ditempatkan atau diturunkan dari “tandu kepahlawanan nasional” yang telah “diarak” oleh generasi terdahulu bangsa ini dalam kolektif memori mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6284584884433085649-2330701154685158386?l=dshiraz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2330701154685158386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6284584884433085649/posts/default/2330701154685158386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dshiraz.blogspot.com/2009/09/menangkis-konspirasi-kepahlawanan.html' title='Menangkis Konspirasi Kepahlawanan Tuanku Imam Bonjol'/><author><name>Hannan Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17936327354588281376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/StEK3AFSdMI/AAAAAAAAAKU/cJsEGBWEyVs/S220/Untitled-4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5CxBYRZ-hcA/Sr0W30a7BZI/AAAAAAAAADM/UkmLF49u8zk/s72-c/wall3.jpg' height='72' width='72'/></entry></feed>
